Ade Armando Kena Semprot Tokoh Tionghoa: Kita Lihatnya Itu Ngilu, Pak

JAKARTA - Kerap membuat gaduh di media sosial, Dosen Universitas Indonesia Ade Armando kena semprot tokoh Tionghoa.

Dia adalah Lieus Sungkharisma yang meminta Ade agar tidak membuat gaduh dengan mengungkit-ungkit agama dan suku seseorang.

Lieus menilai, Ade Armando acap kali membela Tionghoa dan non muslim, adalah cara yang tak patut. Sebab di lain sisi pembelaan itu, Ade Armando juga mengucilkan agama lain, yakni Islam.

“Pak Ade Armando yang saya hormati, kelihatannya Bapak membelain orang Tionghoa, belain orang non muslim, tapi kita lihatnya itu ngilu, Pak. Kayaknya gak enak. Bapak ini kan dosen di UI. Orang-orang pintar. Kita ini nggak ada lagi perbedaan-perbedaan, kita orang-orang Tionghoa, orang-orang non muslim. Tapi janganlah mendeskriditkan agama lain,” ujar Lieus Sungkharisma melalui video-nya yang beredar di media sosial, Sabtu (7/8).

Lieus Sungkharisma mencontohkan Ade Armando yang mengungkit agama pebulu tangkis Indonesia yang berlaga di Olimpiade Tokyo.

Padahal seharusnya Ade Armando melihat bahwa itu putra putri bangsa yang bertarung untuk nama baik negara. Bukan membawa-bawa agama.

“Kaya yang menang olimpiade Bapak bilang agamanya Kristen. Itu gak enak, Pak. Kita melihat itu dia adalah putra putri bangsa. Tanpa lagi latar belakang kesukuan, latar belakang agama. Kita semua happy, bergembira, jangan Bapak sekat-sekat begitu,” ucapnya.

“Jangan, Pak. Sumbangan-sumbangan bawa etnis, akhirnya kan jadi ngga enak. Jagalah, Pak kerukunan. Bapak pasti ngerti yang saya ngomong ini,” sambungnya.

“Kita ini satu bangsa, kalau ada perbedaan pandangan politik itu biasa. Jangan dibawa agama dan sukunya. Tadinya kita sudah rukun, sudah bagus. Jadi ada sekatnya lagi, sekat agama, sekat suku. Jangan, Pak,” pungkas Lieus Sungkharisma dikutip dari Fin. (fin/fajar/ima)

Baca Juga:

  • Soal Cuitan Polisi Diganti Satpam Bank, Kapolri: Jangan Antikritik, Introspeksi untuk Menjadi Lebih Baik.
  • Stop Penggunaan Sinovac, Thailand Beralih Gunakan Vaksin yang Efektif Lawan Varian Baru Covid-19.

Berita Terkait

Berita Terbaru