Ancam Perdamaian di Indonesia, Polisi Didesak Segera Tangkap Pendeta Saifuddin

JAKARTA - Pendeta Saifuddin Ibrahim mengancam perdamaian di Indonesia. Karenanya, Wakil Ketua Anggota Komisi III DPR RI Ahmad Syahroni mendesak polisi agar segera menangkapnya.

Ia meminta pihak kepolisian segera menangkap Saifuddin Ibrahim.

“Nah polisi perlu menindak dan menangkap Saifuddin dengan cepat, demi kita menghindari perpecahan dan kemarahan di masyarakat,” ujarnya.

Penangkapan itu terkait pernyataannya yang meminta Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menghapus 300 Ayat Alquran.

“Pernyataan seperti ini sangat berbahaya karena bisa menyulut konflik di masyarakat, dan kita tahu, agama adalah isu sensitif,” kata Syahroni dalam keterangannya, Senin (21/3).

Politisi Partai NasDem itu juga menyarankan kepada kepolisian jika merasa kesulitan mendeteksi keberadaan Saifuddin Ibrahim.

Menurutnya, polisi harus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menangkap Saifuddin Ibrahim.

“Saya minta kepolisian agar segera berkordinasi dengan pihak terkait,”

Syahroni menyebutkan, berdasarkan kabar yang ia dengar bahwa Saifuddin Ibrahim berada di Luar Negeri.

“Isunya beliau ada di luar negeri. Karena itu polisi harus memastikan apakah hal tersebut benar atau tidak,” pungkas Syahroni.

Sebelumny, dikutip dari Fin.co.id, Mabes Polri menyatakan masih mendalami kasus pendeta Saifuddin Ibrahim.

Tim Cyber juga tengah mencari keberadaan pendeta Syaifuddin Ibrahim itu.

Hal itu untuk memastikan benar tidaknya yang bersangkutan tak berada di Indonesia. (ima/rtc)

Baca Juga:

  • Ada Pergerakan 20 Pasukan di Luar Kendali Dukung Sambo, Ketua IPW: Brimob Sampai Tak Ingin Bentrok.
  • Tabungan Brigadir J Diduga Dikuras Salah Seorang Tersangka Pembunuhnya, Pengacara Keluarga: Orang Mati Kirim Duit.

Berita Terkait

Berita Terbaru