Anjlok! Elektabilitas Prabowo Subianto Makin Gawat, Anies Baswedan Malah Hancur Lebur

JAKARTA - Berdasarkan survei terbaru Y-Publica, elektabilitas Prabowo Subianto hanya menyentuh angka 17,3 persen. Tak heran jika banyak kalangan yang menyarankan menteri pertahanan ini mengurungkan niat kembali mencalonkan diri sebagai presiden.

Elektabilitas ketua umum Gerindra ini setali tiga uang dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sama-sama anjlok.

Angka itu menurun dibandingkan elektabilitas Prabowo pada Maret 2020 yang mencapai 23,7 persen.

Sementara itu, elektabilitas Anies Baswedan turun drastis dari 14,7 menjadi 9,7 persen.

Kejutan justru terjadi pada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Elektabilitas Ganjar Pranowo menyentuh angka 15,2 persen. Itu artinya ada kenaikan dari delapan persen.

Elektabilitas Ridwan Kamil sebesar 12,1 persen alias meningkat dari 4,9 persen pada Maret 2020.

Ganjar dan Kang Emil pun berhasil melesat dari yang sebelumnya berada di posisi keempat dan kelima kini di tiga besar.

“Kenaikan signifikan elektabilitas kedua kepala daerah tersebut berkorelasi erat dengan kebijakan selama pandemi covid-19,” kata Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono dikutip dari Genpi, Jumat (24/7).

Rudi menambahkan, elektabilitas Sandiaga Uno juga menurun seperti Anies Baswedan.

“Pamor Anies dan Sandi yang bersinar sejak Pilkada DKI 2017 dan Pilpres 2019 kini makin redup,” sambung Rudi.

Di sisi lain, elektabilitas Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang sebelumnya di bawah 1 persen kini mencapai 3,7 persen.

Sementara itu, elektabilitas Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini turun dari 3,6 menjadi 3,4 persen.

Di bawah Risma ada Menteri BUMN Erick Thohir yang elektabilitasnya turun dari 4,1 menjadi 2,9 persen. (genpi/ima)

Baca Juga:

  • Penuturan Teman Seangkatan Pembunuh dan Pemutilasi Sadis asal Tegal, Dulu Laeli Alim, Pintar, dan Berhijab tapi Berubah Setelah Kuliah.
  • Mengerikan! Djumadil dan Laeli Sempat Tidur Bareng Potongan Tubuh Korban Karena Kelelahan usai Mutilasi.

Berita Terkait

Berita Terbaru