Ayah Datangi Kamar Putrinya Lalu Berbuat Terlarang, Istri dan Putranya Dihajar Keesokan Harinya

BAUBAU - Entah apa yang ada di benak seorang pria berinisial S di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Usai pesta miras bersama teman-temannya, subuh-subuh malah mendatangi kamar putrinya, D, untuk berbuat cabul.

Tidak hanya itu, pria 41 tahun juga memukuli anak laki-laki dan istrinya hingga babak belur.

Polisi untuk sementara menjerat pria bejat yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu dengan Pasal 44 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

“Awalnya, S mengonsumsi minuman keras di rumahnya. Setelah itu, ia melanjutkan pesta miras bersama rekan-rekannya di belakang rumah,” beber Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo.

Erwin mengungkapkan, anak buahnya sudah menangkap S di rumahnya di Kota Baubau, pada Sabtu (18/6).

Selain mencabuli sang putri, pria itu juga menganiaya istrinya WN dan anak laki-lakinya R.

Mantan Kapolres Konawe Selatan itu membeberkan kronologi kejadian hingga membuat polisi bertindak tegas dengan menangkap pelaku.

Seusai pesta miras bersama rekannya, pelaku pulang ke rumah pada malam harinya sekitar pukul 21.30 WITA.

Pelaku kemudian pulang dan menyuruh putranya R untuk pergi mencari ibunya, tetapi hasilnya nihil.

“Malam itu, istri pelaku inisial WN ini tidak pulang di rumah. Dia takut pulang kalau suaminya dalam keadaan mabuk. Pasalnya pelaku sering menganiaya WN,” beber eks Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sultra itu.

Sekitar pukul 04.15 WITA, S masuk ke kamar putrinya.

“Saat itu, D sedang main HP, karena mendengar ada yang masuk ke dalam kamarnya, dia pura-pura tidur. Namun, S langsung menindih badan putrinya yang terbaring dengan posisi tengkurap,” jelasnya.

Dalam posisi seperti itu, kata AKBP Erwin, pelaku mencium leher dan mengigit telinga anaknya.

Korban yang mendapat perlakuan tidak senonoh dari ayahnya itu berusaha menolak dan memberontak.

Namun, S justru menutup mulut sang putri dan berusaha memegang payudaranya.

“Korban kemudian berteriak memanggil kakaknya inisial R, tak lama kemudian R datang dan menyuruh ayahnya untuk meninggalkan kamar D dan pelaku pun keluar dari kamar tersebut,” ungkapnya.

Sekitar pukul 07.00 WITA, istri pelaku kemudian pulang ke rumahnya dan langsung terlibat pertengkaran dengan suaminya.

“Pelaku memukul muka istrinya sebanyak lima kali dan menendangnya,” terang AKBP Erwin.

Anak lelaki korban mencoba melerai keduanya, tetapi sang ayah justru menganiaya R dengan cara memukul dan mendorongnya hingga terjatuh ke lantai.

Atas kejadian tersebut, WN melaporkan suaminya ke Polres Baubau.

“S sudah kami tangkap, untuk dugaan tindak pidana pencabulan terhadap D masih dalam proses penyelidikan,” beber AKBP Erwin dikutip dari JPNN.com. (ima/rtc)

Baca Juga:

  • Heboh! Ada Jatah Haji untuk Pejabat Kemenag, Anggota DPR, dan Ormas Islam.
  • Diserang Simpatisan Tersangka Pencabulan yang Juga Anak Kiai, Seorang Polisi Terluka.

Berita Terbaru