Bantah Followersnya Hilang 8 Juta, Deddy Corbuzier: Gak Suka Ga Masalah, Nyebar Hoaksnya yang Lucu

JAKARTA - Kabar hilangnya 8 juta followers akun Instagramnya langsung dibantah presenter ternama berkepala pelontos, Deddy Corbuzier. Sebelumnya disebutkan kehilangan 8 juta followers di Instagram itu imbas podcast yang mengundang bintang tamu pasangan LGBT, Ragil Mahardika dan Frederik Vollert.

Karena konten tersebut, Deddy Corbuzier menjadi trending topic di Twitter dengan hastag #UnsubcirePodcastCorbuzier. Deddy Corbuzier pun dikabarkan kehilangan pengikut di Instagram hingga 8 juta, dari semula 20 juta pengikut hanya tersisa 11.1 juta.

Melalui akun Instagram resminya, Deddy Corbuzier memberikan klarifikasi hal tersebut. Dalam postinganya, Deddy Corbuzier memposting foto berita dengan judul "Deddy Corbuzier kehilangan 8 juta Follower di Instagram, Ini Penyebabnya!.

Ayah Azka Corbuzier pun langsung menyebut bahwa hal tersebut adalah kabar hoaks. "AH ELAH HOAX LAGI," tulis Deddy Corbuzier yang dikutip dari @mastercorbuzier, Selasa (10/5).

Deddy Corbuzier pun melanjutkan bahwa penyebaran hoaks mengenai kehilangan pengikut di Instagram suatu yang lucu. "Tidak, pengikut saya tidak seperti yang kalian pikirkan," tulis Deddy.

"Gak suka ga masalah, nyebar hoax nya yang lucu," sambungnya.

Sebagaimana diketahui, YouTuber Deddy Corbuzier akhirnya minta maaf setelah dikecam publik karena mengundang pasangan gay Ragil Mahardika dan Frederik Vollert di podcast miliknya.

"Seperti biasa ketika gaduh di sosmed.. Saya minta maaf. Kebetulan masih dalam suasana bulan Syawal," kata Deddy Corbuzier di akun Instagram-nya, Selasa (10/5).

Duda satu anak ini mengatakan, dirinya tidak mendukung LGBT. Dia hanya memandang mereka sebagai sesama manusia. "Sejak awal saya bilang tidak mendukung kegiatan LGBT. Saya hanya melihat mereka sebagai manusia" katanya.

Dia mengatakan bahwa alasan mengundang mereka di Podcast hanya untuk membuka fakta bawa LGBT itu ada di lingkungan sekitar. (fin/zul/rtc)

Baca Juga:

  • Dilengserkan dari Presiden ACT, Ahyudin Diduga Dirikan Lembaga Donasi Baru GMC.
  • Jadi Polemik, Ustaz Ahong Bilang ACT Sudah Lama Terindikasi Danai Aksi Terorisme di Suriah.

Berita Terkait

Berita Terbaru