Bantuan ke Desa Randusari Mulai Mengalir, Buntut Kasus Covid-19

SLAWI - Bantuan sembako ke Desa Randusari Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal mulai mengalir. Karena dari hasil swab tenaga medis Puskesmas Pagerbarang, 70 orang di RW 04 Desa Randusari reaktif.

Koordinator Jogo Tonggo RW 04 Desa Randusari Rojikun, Rabu (9/6) mengatakan, pemdes sudah bekerja ekstra bersama seluruh elemen masyarakat. Untuk mencegah penularan Covid-19 ke luar, telah dilakukan penyekatan di seluruh pintu keluar masuk wilayah tersebut.

Pelaksanaan protokol kesehatan menjadi hal yang sangat diutamakan. Karena dengan membatasi keluar masuknya warga diharapkan penularan dapat dicegah.

"Bantuan dari berbagai pihak sudah datang ke Desa Randusari. Baik
dari masyarakat sekitar maupun dari luar wilayah. Seperti dari dinsos, dinkes, Ikatan Warga Randusari, Lazis koin IPPNU Kecamatan Pagerbarang, Komunitas RX King dan yang lainnya," katanya.

Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Tegal Joko Wantoro menambahkan, dinsos telah menyalurkan paket beras 20 kilogram untuk 54 kepala keluarga yang terdampak.

Peran Satgas Jogo Tonggo untuk menegakkan protokol kesehatan agar bisa mengontrol warga dan memastikan tersedianya akomodasi bagi masyarakat yang di isolasi. Satgas covid-19 ingin memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

"Virus corona memang ada dan nyata. Oleh sebab itu kita harus tetap waspada dan yang paling penting protokol kesehatan jangan diabaikan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Randusari Sanyoto memberikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang sudah peduli dengan kejadian ini. Dirinya berharap agar pandemi cepat berlalu serta jangan lupa menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Kasus di Kabupaten Tegal Melonjak, Pimpinan DRPD Ngamuk Tahu Anggaran Covid-19 Rp86 Miliar Baru Dipakai Rp900 Juta.
  • Iwan Sumule Sebut Rezim Sontoloyo ke Jokowi yang Janjikan Ekonomi Meroket Tapi Sembako Mau Dipajakin.

Berita Terkait

Berita Terbaru