Barcelona vs Bayern, Menjaga Rekor Sempurna

LISBON - Datang ke Lisbon, Quique Setien mendapatkan tekanan berat. Tidak ada yang dapat dilakukan Pelatih Barcelona itu kecuali memenangi gelar juara Liga Champions.

Menghadapi seteru utamanya di liga Champions, Bayern Munchen, eks pelatih Racing Santander ini patut waswas dengan solidnya pertahanan Die Roten (julukan Munchen) dini hari nanti (siaran langsung SCTV/Champions TV Pukul 02.00WIB).

Jika ditarik dari komposisinya, lini depan kedua tim paling seimbang. Robert Lewandowski yang masih menjadi top skorer Liga Champions (13 gol) tetap menjadi andalan der trainer Hans-Dieter Flick mengisi ujung tombak serangan. .

Sementara itu, kubu Barcelona masih mengandalkan Lionel Messi. Kendati tertinggal jauh karena baru mencetak 3 go, La Pulga bisa kembali unjuk gigi usai mencetak gol di leg kedua saat menghadapi Napoli.

Menghadapi Bayern Munchen, Barca tetap berpeluang bermain beringas setelah terakhir kali terjadi pada musim 2014/2015. Pertandingan di Fussball Arena Munchen pada semifinal leg kedua Liga Champions, lima tahun silam dimenangkan tuan rumah dengan skor 3-2.

Sayangnya kemenangan tersebut tak cukup untuk membawa Die Roten menuju final. Dua gol Neymar di babak pertama melengkapi agregat menjadi 5-3 bagi Blaugrana.

Pekerjaan rumah terbesar adalah menjaga kestabilan skuadnya. Ya, dari sisi lini belakang dan tengah, Die Roten dapat dikatakan unggul daripada El Barca.

Untuk mengejar itu, Barcelona diprediksi akan membawa formasi 4-3-3 dengan Trio MSG (Lionel Messi, Luis Suarez, dan Antoine Griezmann). Trisula ini wajib disegarkan kembali di kompetisi Eropa.

Sementara, Munchen masih tetap meroket dengan hasil 26 kemenangan dan satu imbang dari 27 pertandingan di semua kompetisi.

Sementara Barcelona justru naik turun penampilannya selepas lockdown, hingga gagal merebut trofinya musim ini. Meski demikian, Gelandang Barcelona Antoine Griezmann mengaku optimistis bakal melewati halangan ini dengan baik.

Di sisi lain, Griezmann ingin mengulang kembali kenangan manisnya saat di Athletico Madrid. Ya, dari 8 match Liga Champions ini, pemain berpaspor Perancis itu mendapat rating 6,58,jauh dari harapan.

"Saya membawa koper besar ke Lisbon hingga 23 Agustus. Saya bahkan telah membawa PlayStation," kata Griezmann seperti dilansir dari Omnisport. "Kami hanya memiliki tiga laga tersisa untuk merebut Liga Champions dan itu sangat pendek. Tapi kami sangat menantikannya,” tambahnya.

Sementara, Bayern Munich datang ke Lisabon dengan kepercayaan tinggi. Dua pertandingan terakhir di Liga Champions berakhir dengan kemenangan.

Sementara di Bundesliga, Munich baru saja merebut trofi Bundesliga yang ke-30. Pertandingan diprediksi berlangsung ketat. Kecepatan para pemain Bayern dapat menemui hadangan dari lini pertahanan Barcelona.

Terlebih, Trio MSG tampaknya diberikan misi khusus untuk membongkar pertahanan Munich lewat serangan balik. Namun sistem pertahanan Bayern tidak seperti Barcelona meski diperkuat empat bek.

Dua gelandang Bayern akan banyak beroperasi di lini tengah, sementara tiga winger akan menusuk lewat kedua sayap. Tugas tersebut akan diemban Perisic, dan Gnabry, yang juga berkewajiban memberi suplai pada Muller.

Skema ini memang membuat serangan Bayern membahana. Dari 8 laga yang dijalani di UCL musim ini, FC Hollywood telah mencetak 31 gol. Artinya rerata gol per pertandingan mencapai 3,8.

Di sisi lain, bek Niklas Sule yang sebelumnya cedera panjang telah sembuh. Kendati belum bisa diturunkan, setidaknya ia akan dimanfaatkan dalam momentum penting kala Die Roten butuh pola defensif yang lebih lama.

”Laga seperti melawan Chelsea dan melihat situasi bahwa kami bisa bermain adaptif. Saya pikir semua lini telah menampilkan performa yang baik, tetapi kami harus lebih berkonsentrasi pada diri kami sendiri,” tandas Niklas Sule sebagaimana dikutip laman resmi klub. (fin/zul/tgr)

Baca Juga:

  • Mengerikan! Djumadil dan Laeli Sempat Tidur Bareng Potongan Tubuh Korban Karena Kelelahan usai Mutilasi.
  • Penuturan Teman Seangkatan Pembunuh dan Pemutilasi Sadis asal Tegal, Dulu Laeli Alim, Pintar, dan Berhijab tapi Berubah Setelah Kuliah.

Berita Terkait

Berita Terbaru