Baru 66 Persen, Bupati Curhat Capaian Vaksinasi di Kabupaten Tegal Belum Sinkron

DUKUHTURI - Data pencapaian vaksin di Kabupaten Tegal hingga kini belum sinkron. Hal ini dikatakan bupati saat menghadiri bulan dana PMI di Markas Kodim 0712/Tegal.

Bupati Tegal, Umi Azizah mengatakan vaksinasi di Kabupaten Tegal baru mencapai 66 persen dari jumlah sasaran sebanyak 1,2 juta jiwa. Pencapaian itu mendasari data di faskes Dinas Kesehatan.

Ditegaskannya, pencapaian vaksinasi di Kabupaten Tegal belum sinkron. Menurutnya, jika mendasari Kartu Tanda Penduduk (KTP), vaksinasi sudah mencapai 85 persen, sedangkan jika berbasis faskes baru 66 persen.

"Jadi ada selisih sekitar 18 persen. Saat ini kita sedang melakukan validasi data. Ketika data sudah terkumpul, nanti akan kita laporkan ke Pemprov Jateng," katanya.

Selisih data ini, tambah Umi Azizah, karena dipicu oleh berbagai sebab. Di antaranya, ada warga yang sudah terdaftar tapi belum divaksin dan ternyata sudah meninggal dunia.

Kemudian ada juga warga yang sudah vaksin di luar daerah dan ada pula warga yang masih ragu divaksin. Secara teknis memang tidak ada kendala. Hanya saja, untuk mencari sasarannya yang agak sulit, karena mobilitas warga Kabupaten Tegal sangat tinggi.

"Sebetulnya tidak ada masalah soal vaksin. Hanya saja mobilitas warga di Kabupaten Tegal sangat tinggi," tambahnya.

Kendati demikian, lanjut Umi Azizah, dirinya yakin pencapaian vaksinasi di Kabupaten Tegal bisa tercapai 70 persen di bulan ini. Pesannya adalah, warga harus tetap patuh pada protokol kesehatan.

"Pakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, kurangi mobilitas dan hindari kerumunan massa," pungkas Bupati. (guh/zul)

Baca Juga:

  • Sambil Menangis, Mbak Rara Ngaku Sudah Berkomunikasi dengan Arwah Eril: Jantungnya Tertusuk.
  • Ramal Eril, Putra Ridwan Kamil Meninggal, Paranormal Mbak Rara Berharap Meleset.

Berita Terkait

Berita Terbaru