Bela Mas Menteri Nadiem Makarim, Denny Siregar: Dunia Pendidikan Kita Hanya Menghasilkan Pekerja Kasar, Bukan Pembuat Kebijakan

JAKARTA - Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim yang belakan dihujat habis-habisan dibela pegiat media sosial Denny Siregar. Sebelumnya, Nadiem dihujat lantaran dianggap mengabaikan peran NU dan Muhammadiyah dalam dunia pendidikan Indonesia.

Menurut Denny, Nadiem sudah meminta maaf kepada NU dan Muhammadiyah. Dia berharap NU dan Muhammadiyah sebagai orang tua bisa memaafkannya.

“Nadiem itu produk pendidikan luar negeri. Disana, dia bisa melakukan apa saja tnp perlu berpikir dampak politik. Dan itu berbenturan dgn kultur di sini,” kata Denny.

Denny mengutip survei kemampuan pelajar yang dirilis oleh Programme for International Student Assessment (PISA), pada Selasa (3/12) di Paris. Dalam survei itu, Indonesia Indonesia berada di peringkat ke-72 dari 77 negara.

Data ini menjadikan Indonesia bercokol di peringkat enam terbawah, masih jauh di bawah negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.

Survei PISA merupakan rujukan dalam menilai kualitas pendidikan di dunia, yang menilai kemampuan membaca, matematika dan sains.

“Sekian tahun merdeka, pendidikan kita tertinggal jauh bahkan dr Malaysia dan Brunei. Dunia pendidikan kita hanya menghasilkan pekerja kasar, bukan pembuat kebijakan,” ujar Denny.

“Ini yg mau diubah @jokowi dan Nadiem. Harus ekstrim jk ingin maju. Siapkah kita?” tandas Denny Siregar. (one/pojoksatu/zul)

Baca Juga:

  • Mengerikan! Djumadil dan Laeli Sempat Tidur Bareng Potongan Tubuh Korban Karena Kelelahan usai Mutilasi.
  • Penuturan Teman Seangkatan Pembunuh dan Pemutilasi Sadis asal Tegal, Dulu Laeli Alim, Pintar, dan Berhijab tapi Berubah Setelah Kuliah.

Berita Terkait

Berita Terbaru