Beli Ganja dari Luar Negeri secara Online, Anjie Pakai Identitas Orang Lain

JAKARTA - Kasus dugaan penyalahgunaan narkoba dengan tersangka musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji masih terus dikembangkan.

Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mengungkap sumber ganja berasal. Sejauh ini, Anji diketahui membeli ganja dari luar negeri secara online.

“Menurut yang bersangkutan mendapatkan barang (ganja) tersebut dari situs yang berada di luar (negeri) yaitu megamarijuanastore.com,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (16/6).

Berdasarkan hasil penelusuran, laman tersebut berada di Amerika Serikat. Pembelian ini diduga dibantu oleh DPO berinisial BRO. BRO ini membantu menyediakan identitas agar Anji bisa mengakses situs tersebut.

“Dia lah yang memiliki ID, yang bersangkutan (Anji) tinggal memilih jenisnya. Nanti saudara BRO yang memesan dan diserahkan kepada yang bersangkutan,” jelas Ady dikutip dari Fajar.

Sebelumnya, Anji ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di kawasan Cibubur pada Jumat (11/6) kemarin. Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo membenarkan adanya penangkapan seorang musisi ternama.

“Benar, kami baru saja menangkap musisi ternama berinisial AN,” kata Ady dalam keterangannya, Minggu (13/6).

Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat selanjutnya resmi menaikan status hukum Erdianto Aji Prihartanto alias Anji. Setelah menjalani pemeriksaan intensif, kini dia telah berstatus tersangka. “Statusnya yang bersangkutan saat ini adalah tersangka dalam tindak pidana narkotika,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Ronaldo Maradona Siregar kepada wartawan, Selasa (15/6).

Penetapan tersangka itu dilakukan setelah penyidik mengantongi bukti yang cukup. Selain itu, Anji juga dikenakan penahanan dalam kasus dugaan penyalahgunaan ganja tersebut.

“Yang bersangkutan kami tahan di rutan Mapolres Jakbar,” jelasnya. (jpg/fajar/ima)

Baca Juga:

  • Mahfud Sebut Negara Enggan Minta Bantuan Asing, Luhut: Pemerintah Telah Meminta Bantuan Negara Sahabat.
  • Politisi PDI Perjuangan Kritik Keras soal PPKM, Effendi Simbolon: Presiden Tidak Patuh Konstitusi.

Berita Terkait

Berita Terbaru