Benarkan Dirinya Ditegur Ganjar dan Kapolri, Wali Kota Tegal: Tegal Selatan Akan Kami Swab Massal

TEGAL - Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono membenarkan dirinya ditegur Gubernur Ganjar Pranowo terkait dangdutan di Lapangan Tegal Selatan, Rabu (23/9) malam. Bahkan, menurut Wali Kota, dia juga ditegur Kapolri terkait peristiwa itu.

"Iya tadi Pak Gubernur telepon, Pak Kapolri juga. Intinya meminta Kota Tegal harus membatasi betul kegiatan masyarakat. Makanya nanti, orang hajatan yang akan ramai-ramai bahkan menggunakan hiburan, akan kami larang. Akan saya koordinasikan dengan Kapolres," kata Dedy.

Dedy mengaku kecolongan dengan peristiwa itu. Sebab, menurutnya, dia hanya tahu acara itu digelar sederhana. Dedy Yon mengatakan datang kondangan pada pukul 11.00 WIB.

"Setelah itu saya ke Semarang, hari ini saya baru tahu kalau itu ada acara ramai-ramai. Kalau saya tahu, pasti sudah saya bubarkan," ucapnya.

Orang Nomor Satu di Kota Bahari itu akan menindaklanjuti kejadian yang dihadiri banyak orang itu. Pemkot Tegal, ungkap Dedy Yon, sedang mengupayakan dilakukan swab massal bagi masyarakat sekitar yang hadir pada acara dangdutan tersebut.

"Nanti di Tegal Selatan akan kami swab, karena saya dapat laporan itu tidak jaga jarak saat acara dangdutan berlangsung. Segera kami akan melakukan swab," paparnya.

Sebelumnya, Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo menegaskan, Polres Tegal Kota tidak akan mengeluarkan izin keramaian selama penanganan wabah Covid-19. Itu menyusul adanya instruksi dari pimpinan yang turun pada 8 September lalu.

"Sejak adanya itu, kita tidak akan memberikan rekomendasi segala bentuk hiburan, izin keramaian selama penanganan wabah Covid-19," tegasnya.

Menurut Kapolres, aturan itu berlaku untuk semua pihak tanpa terkecuali, serta berlaku sampai dengan ada pemberitahuan selanjutnya. (jpnn/rtc)

Baca Juga:

  • Karikatur Nabi Diributkan, Denny Siregar: Mereka Bahkan Tidak Membaca Kisahnya.
  • Depresi Belajar Online, Siswa SMP Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi.

Berita Terkait

Berita Terbaru