Bendera Indonesia Tidak Boleh Dikibarkan di Piala Thomas, Tagar Pecat Menpora Mencuat

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali saat ini menjadi sasaran warganet atau netizen di dunia maya.

Hal ini menyusul tidak bisanya bendera negara atau Merah Putih berkibar di turnamen Piala Thomas walaupun sukses jadi juara.

Dikutip dari Fajar.co.id, hingga Senin pagi (18/10) sudah 7.500 lebih tweet soal menpora. Netizen ramai-ramai mempertanyakan dan menyayangkan kenapa hanya bendera PBSI yang berkibar.

Tidak sedikit netizen yang meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengganti menpora saat ini.

Diketahui, tim beregu putra Indonesia meraih gelar Piala Thomas. Hendra Setiawan cs akhirnya bisa kembali membawa pulang piala bulutangkis beregu putra itu ke Tanah Air setelah terakhir kali pada 2002 lalu.

Pada final Piala Thomas 2020 yang berlangsung di Denmark, Minggu, 17 Oktober 2021, Indonesia sukses menghancurkan China di partai final. Tidak tanggung-tanggung, Indonesia mengunci kemenangan hanya melalui tiga gim saja, alias 3-0.

Hanya saja, momen spesial ini terasa hambar lantaran para putra terbaik negeri ini tidak bisa melihat benderanya berkibar. Untuk seremoni, Jonatan Christie dkk ditemani bendera PBSI.

Hal tersebut lantaran sanksi yang diterima Indonesia dari WADA (Badan Antidoping Dunia).

Sebelumnya, per tanggal 7 Oktober 2021, WADA menjatuhkan sanksi pada Indonesia lantaran dianggap tidak patuh dalam penegakan standar antidoping sehingga berimbas pada hak untuk menggelar kejuaraan tingkat regional, kontinental, atau internasional.

Imbasnya, Indonesia tidak memenuhi syarat untuk jadi tuan rumah turnamen regional hingga dunia. Ditambah, tidak bisa mengibarkan bendera negara selain di Olimpiade.

Hanya saja, atlet masih diperbolehkan bertanding di semua kejuaraan. Beruntung, lagu kebangsaan Indonesia Raya bisa berkumandang saat Tim Merah Putih menjuarai Piala Thomas 2020.

“Kalau saya presiden pasti saya copot Menpora. apa jokowi gak malu lihat bendera PBSI yg dijadikan bendera saat Indonesia raya dikumandangkan di perayaan juara piala thomas?,” tulis tokoh NU, Umar Hasibuan di akun Twitternya.

“Ini kelalaian Pemerintah RI cq. Menpora.Indonesia di Saspen oleh Lembaga Doping Internasional (LADI). Hal seperti ini sejak awal harusnya sudah diantisipasi. Atlet kita sudah berjuang, tapi dirusak oleh lemahnya kerja !birokrat,” ujar politikus Partai Demokrat Abdullah Rasyid.

“Pecat Menpora #Eh,” tweet politikus Demokrat lainnya, Cipta Panca Laksana.

“Merah Putih tdk berkibar di Ceres Arena, Aarhus, Denmark malam ini. Merah Putih digantikan bendera PBSI.Jk tim Thomas Indonesia juara, Indonesia Raya tetap berkumandang. Dan sgl hormat kpd Menpora. Doping plan, manajemen sampel, dan modernisasi lab adl urusan yg sangat serius,” komentar Ainur Rohman, jurnalis olahraga senior JawaPos. (msn/fajar/ima)

Baca Juga:

  • Novia Widyasari yang Diduga Bunuh Diri Sudah 2 Kali Dihamili Polisi Pacarnya dan 2 Kali Diaborsi.
  • Prihatin Wali Kota Portal Alun-alun, Warga: Kita Ingin Tak Ada Egoisme dan Arogansi Kekuasaan.

Berita Terkait

Berita Terbaru