Beredar Gambar Biodata Pemutilasi Pria di Apartemen Kalibata City, Benarkah Laeli Ati Supriyatin Lahir di Tegal?

TEGAL - Nama Laeli Ati Supriyatin terus mendapat sorotan. Bersama kekasihnya, Djumadil Al Fajri, namanya mendadak menjadi bahan perbincangan di media sosial karena aksi kejinya membunuh dan memutilasi Rinaldi Harley Wismanu, HRD perusahaan swasta.

Di tengah perbincangan tentang sosoknya, sebuah foto yang memuat biodata perempuan ini beredar. Disebutkan, mantan aktivis kampus ini lahir di Tegal pada akhir 1993.

Gambar dengan biodata itu muncul sebagai ilustrasi kasusnya yang tayang di chirpstory. Namun, tidak disebutkan alamat asal perempuan ini.

Saat berita ini diturunkan, radartegal.com masih mencari kepastian mengenai hal ini.

Sebelumnya, viral beredar kabar, Laeli merupakan orang ketiga dalam rumah tangga Fajri.

Dikutip dari Pojoksatu, dari keterangan polisi, perbuatan kejam itu dilakukan Laeli dan Fajri dengan alasan ingin menguasai harta Rinaldi.

Setelah kasus pembunuhan tersebut terungkap, belakangan netizen menguak masa lalu keduanya di media sosial Twitter.

Diketahui, Laeli Atik Supriyatin ternyata saat kuliah adalah seorang aktivis. Ia bahkan pernah menjadi ketua Pemilihan Raya UI 2012. Ini adalah pemilihan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa UI.

Titik Sumaryati yang pernah mengenal sosok Laeli mengatakan, perempuan yang kini berambut pirang itu saat kuliah mengenakan jilbab.

“Anak rantau juga. Ya salut gue sama dia, tipe-tipe cewek independen dan punya ideologi gitu,” ujar Titik, salah seorang teman Laeli di perkuliahan.

Titik mengaku mengenal mahasiswi Fakultas MIPA UI itu saat satu kepanitiaan di Pemilihan Raya UI 2012. Saat itu, Laeli dipercaya menjadi ketua acara tersebut dan Titik menjadi salah satu stafnya.

Namun di pertengahan kepanitiaan, Laeli tiba-tiba mengundurkan diri. Padahal, tersangka saat itu aktif mengkritik BEM UI dan vokal terhadap isu-isu di kampus. (dhe/pojoksatu/ima)

Baca Juga:

  • Kerap Lontarkan Narasi Tendensius, Sekjen PBNU: Gus Nur Gak Kapok Hina NU.
  • Tak Diajak Bahas UU Ciptaker, Presiden Jokowi Singkirkan NU? Said Aqil Bilang Begini.

Berita Terkait

Berita Terbaru