Beri Pemahaman Vaksin Covid-19, Masyarakat Diminta tidak Alergi

BREBES - Hingga saat ini, jumlah virus corona di Kabupaten Brebes mencapai 1.500 lebih kasus. Salah satu upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 adalah melalui vaksin. Karenanya masyarakat diminta untuk tidak antipati atau alergi dengan vaksin atau imunisasi Covid-19.

"Salah satu pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19 yakni dengan vaksin, memakai masker, menjaga imun dan iman, karena virus itu pasti tetep ada dan susah untuk hilang. Di akhir tahun ini, pemerintah pusat akan memberikan vaksin Covid-19, karenanya masyarakat jangan sampai alergi dengan vaksin," kata Anggota Komisi IV DPRD Brebes Muhammad Rizki Ubaidillah, Rabu (2/12).

Dijelaskannya, sudah ada beberapa vaksin yang sudah dikenal dan dianjurkan oleh pemerintah. Di antaranya, wajib vaksin meningitis dan vaksin influenza bagi calon jamaah umrah ataupun haji.

"Karena itu, jika kebiasaan baru seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun sulit dilaksanakan, pemberian vaksin ini merupakan salah satu solusinya," jelasnya.

Di sisi lain, vaksin dianggap sebagai unsur penting dalam upaya mengatasi penyebaran penyakit menular dari waktu ke waktu. Termasuk pandemi terbaru yang hingga kini masih melanda berbagai penjuru dunia dan belum bisa diatasi sepenuhnya, Covid-19.

“Seperti dulu pada penyakit campak, difteri, dan pneumonia sebelum ditemukan, angka kematian akibat penyakit itu jumlahnya banyak. Dan setelah ditemukan vaksinnya, penyakit itu juga hilang," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dr. Sartono.

Karenanya, dirinya meminta kepada masyarakat untuk tidak menolak vaksin Covid-19 yang sedang diupayakan pemerintah, dengan harapan bisa segera mengakhiri pandemi.

Selain itu, kata dia, masyarakat juga harus mengetahui jika vaksin jauh berbeda dengan obat. Karena vaksin akan diberikan kepada orang sehat. Oleh sebab itu syarat vaksin dibuat sangat ketat.

"Namun demikian, meskipun vaksin tidak lama lagi akan datang, kita harus tetap disiplin menerapkan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak aman)," pungkasnya. (ded/ima)

Baca Juga:

  • Pandemi Belum Berkurang, Muncul Serangan Virus Baru Nipah yang Lebih Ganas dari Covid-19.
  • Kasus Positif Covid-19 Sudah Tembus 1 Juta Lebih, Pemerintah Siapkan Lockdown Terbatas.

Berita Terkait

Berita Terbaru