DPRD Kota Tegal
Share this on:

Ada Pergeseran Fungsi Wilayah, Perda RTRW Mendesak Direvisi

  • Ada Pergeseran Fungsi Wilayah, Perda RTRW Mendesak Direvisi
  • Ada Pergeseran Fungsi Wilayah, Perda RTRW Mendesak Direvisi

RAPAT – Komisi III DPRD rapat dengan Bappeda di Gedung Parlemen, Jalan Pemuda, Selasa (6/11). (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Komisi III DPRD Kota Tegal memandang Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) mendesak direvisi. Hal ini disampaikan dalam Rapat Pembahasan dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) di Gedung Parlemen, Selasa (6/11).

Rapat yang membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III Sodik Gagang, dihadiri Wakil Ketua Komisi III Sutari, Sekretaris Komisi III Rofii Ali, serta Anggota Komisi III Ahmad Satori, Dedi Wahyudin, Sudarso, dan Abas Toya Bawazir.

“Kami minta November dan Desember ini Bappeda bisa mengejar, termasuk untuk Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS),” kata Sutari.

Komisi III meminta revisi Perda RTRW disegerakan, karena untuk menjadi pijakan pembangunan ke depan. Komisi III tidak ingin saat wali kota terpilih dilantik, Perda ini belum selesai direvisi.

Menurut Sutari, Perda RTRW sangat penting direvisi karena terjadi pergeseran fungsi wilayah. Sehingga, diperlukan penyesuaian-penyesuaian yang diatur melalui Perda tersebut.

Setelah Perda RTRW direvisi, selanjutnya dapat dibuat Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang juga tidak kalah pentingnya. Perda RDTR diperlukan untuk mengatur pemanfaatan wilayah di masing-masing kecamatan secara lebih rinci.

“Perda RDTR untuk mengatur wilayah ini untuk apa, wilayah itu untuk apa, dengan berdasarkan zonasi peruntukannya,” jelas Sutari.

Kepala Bappeda Nur Effendi yang hadir bersama jajarannya dalam Rapat Pembahasan APBD 2019 tersebut menjelaskan, terkait revisi Perda RTRW, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sudah mengeluarkan rekomendasinya. Bappeda siap menyusun KLHS dan selanjutnya akan dikonsultasikan bersama dengan Komisi III. (nam/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Wali Kota: Retribusi Sampah Diatur Perda

Wali Kota: Retribusi Sampah Diatur Perda

Wali Kota Tegal HM. Nursholeh menerangkan informasi Pemkot Tegal akan menarik retribusi sampah rumah tangga ke masyarakat.


Mendesak, Perubahan Perda RTRW di Kota Tegal

Mendesak, Perubahan Perda RTRW di Kota Tegal

Setelah menyimak dan mencermati penjelasan Wali Kota Tegal Nursholeh terkait tiga rancangan peraturan daerah (raperda) yang diajukan.


Perda Pengelolaan Sampah Sangat Mendesak

Perda Pengelolaan Sampah Sangat Mendesak

Persoalan sampah menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan di Kota Tegal.


Jalankan Fungsi, Dewan Usulkan Raperda Inisiatif

Jalankan Fungsi, Dewan Usulkan Raperda Inisiatif

Selain tiga raperda yang diusulkan Pemkot, Paripurna DPRD juga menerima usulan perda inisiatif yang diajukan Dewan.


Cari Solusi Banjir, DPRD Minta Pemkot Tegal Normalisasi Saluran

Cari Solusi Banjir, DPRD Minta Pemkot Tegal Normalisasi Saluran

DPRD Kota Tegal terus berupaya mencari solusi untuk penanganan banjir dan rob yang terjadi di wilayah Kecamatan Tegal Timur.


Di Kota Tegal, Masih Ada Guru PAUD Enam Bulan Digaji Rp150 Ribu

Di Kota Tegal, Masih Ada Guru PAUD Enam Bulan Digaji Rp150 Ribu

Gaji guru pendidikan anak usia dini (PAUD) yang mengajar di Kota Tegal masih memprihatinkan.


Masih Ada yang BAB Sembarangan, Warga Tegal Timur Risih

Masih Ada yang BAB Sembarangan, Warga Tegal Timur Risih

Program jambanisasi Pemkot Tegal melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) belum tuntas seluruhnya.


Ada Panggung Rigging di Atas Teater Arena, Pelaku Seni Protes

Ada Panggung Rigging di Atas Teater Arena, Pelaku Seni Protes

Pelaku seni (seniman) di Kota Tegal memprotes penggunaan panggung rigging untuk acara salah satu BUMN di Teater Arena Taman Budaya Tegal (TBT).


Belum Ada SMA/SMK Negeri, Warga Tegal Selatan Iri

Belum Ada SMA/SMK Negeri, Warga Tegal Selatan Iri

Belum adanya Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) membuat warga di wilayah Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal iri dengan wilayah lain


Minimalisasi Banjir, Warga Minta Dibuatkan Sumur Resapan

Minimalisasi Banjir, Warga Minta Dibuatkan Sumur Resapan

warga Kelurahan Krandon dan Kelurahan Kaligangsa di Kecamatan Margadana Lota Tegal usul dibangun sumur resapan di utara dan selatan wilayah mereka.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!