DPRD Kota Tegal
Share this on:

Anggota Komisi Beber Keluhan Camat dan Lurah di Kota Tegal

  • Anggota Komisi Beber Keluhan Camat dan Lurah di Kota Tegal
  • Anggota Komisi Beber Keluhan Camat dan Lurah di Kota Tegal

BERBICARA – Anggota Komisi I Sisdiono Ahmad berbicara saat rapat di Gedung Parlemen, Kamis (8/11). (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Camat dan lurah mengeluhkan minimnya anggaran belanja langsung kecamatan dan kelurahan pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) 2019. Keluhan ini diungkapkan dalam Rapat Pembahasan bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal di Gedung Parlemen, Jalan Pemuda, Rabu (7/11).

“Sudah tiga tahun berturut-turut anggaran kecamatan dan kelurahan stagnan, tidak mengalami kenaikan yang berarti. Anggaran yang ada hanya untuk operasional rutin kantor saja,” kata Anggota Komisi I Sisdiono Ahmad, Kamis (8/11). Kota Tegal sendiri memiliki empat kecamatan dan 27 kelurahan.

Sisdiono mencontohkan, sebagai kecamatan yang cukup maju, anggaran belanja langsung Kecamatan Tegal Timur mengalami penurunan dari Rp900 juta sekian menjadi Rp800 juta sekian. Padahal, sesuasi dengan peraturan, camat telah difungsikan kembali sebagai kepala wilayah yang bertugas membina wilayah yang dipimpinnya.

Menurut Sisdiono, karena anggaran yang minim, beberapa kegiatan tingkat kecamatan tidak memiliki biaya. Contohnya, lomba mata pelajaran dan seni islami (mapsi) tingkat kecamatan. Sementara di tingkat kota, mapsi dibiayai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

“Karena tidak dianggarkan untuk biaya, para guru agama dan sekolah terpaksa urunan,” ungkap Sisdiono.

Sisdiono mengemukakan, ini harus menjadi perhatian Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Sebab, kecamatan dan kelurahan merupakan pintu pertama pelayanan masyarakat, dan memiliki beban kerja yang banyak.

“Komisi I merekomendasikan ini dibahas di Badan Anggaran, untuk disampaikan ke TAPD agar menjadi perhatian,” ujar Sisdiono. (nam/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pemkot Diminta Berkomunikasi dengan Pemkab Tegal

Pemkot Diminta Berkomunikasi dengan Pemkab Tegal

Kondisi Pasar Muaraanyar yang kian memprihatinkan menjadi perhatian Komisi II DPRD Kota Tegal.


Bahas Raperda, Pansus DPRD Mulai Bekerja

Bahas Raperda, Pansus DPRD Mulai Bekerja

Panitia Khusus (Pansus) XVI Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal yang baru dibentuk langsung tancap gas.


Sesalkan Tawuran, DPRD Minta Dinas Terkait Tegas

Sesalkan Tawuran, DPRD Minta Dinas Terkait Tegas

Dunia pendidikan di Kota Tegal kembali tercoreng dengan ulah sejumlah oknum pelajar yang melakukan tindakan tidak terpuji.


Wali Kota: Retribusi Sampah Diatur Perda

Wali Kota: Retribusi Sampah Diatur Perda

Wali Kota Tegal HM. Nursholeh menerangkan informasi Pemkot Tegal akan menarik retribusi sampah rumah tangga ke masyarakat.


Bahas Raperda, DPRD Bentuk Tiga Pansus

Bahas Raperda, DPRD Bentuk Tiga Pansus

DPRD Kota Tegal membentuk tiga panitia khusus (pansus) untuk membahas tiga rancangan peraturan daerah (raperda) yang diajukan Pemkot Tegal.


Tanggul Sungai Gung Ambles, Komisi III Minta Segera Dibereskan

Tanggul Sungai Gung Ambles, Komisi III Minta Segera Dibereskan

Komisi III DPRD Kota Tegal mengajak DPUPR Kota Tegal meninjau tanggul Sungai Gung yang ambles di Kelurahan Mangkukusuman Kecamatan Tegal Timur.


Raperda Perlu Memuat Sanksi Tegal

Raperda Perlu Memuat Sanksi Tegal

Pemkot Tegal mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pembangunan Industri Kota Tegal 2018-2038.


Rekrutmen PPPK Harus Prioritaskan Pegawai Honorer Lama

Rekrutmen PPPK Harus Prioritaskan Pegawai Honorer Lama

Rencana Pemkot Tegal k membuka rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian Kerja (PPPK) didukung penuh Komisi I DPRD Kota Tegal.


Soal Pasar Muaraanyar, Pemkot Diminta Bicara dengan Pemkab Tegal

Soal Pasar Muaraanyar, Pemkot Diminta Bicara dengan Pemkab Tegal

Kondisi Pasar Muaraanyar di Jalan Brawijaya Kelurahan Muarareja Kecamatan Tegal barat Kota Tegal mendapatkan sorotan DPRD Kota Tegal.


Mendesak, Perubahan Perda RTRW di Kota Tegal

Mendesak, Perubahan Perda RTRW di Kota Tegal

Setelah menyimak dan mencermati penjelasan Wali Kota Tegal Nursholeh terkait tiga rancangan peraturan daerah (raperda) yang diajukan.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!