DPRD Kota Tegal
Share this on:

Belajar dari Masa Lalu, Wali Kota dan Wakilnya Diminta Akur

  • Belajar dari Masa Lalu, Wali Kota dan Wakilnya Diminta Akur
  • Belajar dari Masa Lalu, Wali Kota dan Wakilnya Diminta Akur

TEGAL - Belajar dari pemerintahan sebelumnya, DPRD Kota Tegal berharap agar Walikota, Wakil Walikota dan birokrasi untuk bisa tetap rukun. Sebab, masih banyak pekerjaan yang perlu ditangani terutama menyangkut kesejahteraan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Kota Tegal, Edy Soeripno, saat membuka acara paripurna istimewa, Kamis (11/4).

Menurutnya, Kota Tegal sendiri sudah mengalami model pemerintahan yang banyak mulai dari pemerarintahan jaman penjajahan hingga pemerintahan jaman sekarang.

"Karenanya, kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal dan unsur pemerintahan saya berharap untuk selalu rukun dalam bekerja dan melindungi rakyatnya terutama urusan yang mendasar seperti pendidikan dan kesehatan demi terwujudnya rakyat Tegal yang sejahtera," tandasnya.

Terkait hari jadi Kota Tegal, Edy menegaskan kegiatan Hari Jadi Kota Tegal ke- 439 diperingati setiap tahun pada 12 April yang diawali dengan Paripurna Istimewa dan dilanjutkan dengan kegiatan lainnya. Untuk tahun ini, pelaksanaan Rapat Paripurna, DPRD menggunakan bahasa Tegalan.

"Tujuannya ingin membudayakan bahasa Tegal dan juga ingin mengangkat filosofi dan falsafat Kota Tegal," tegasnya. (muj/wan)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tangani Banjir, Pemkot Tegal Diminta Lakukan Kajian Tak Biasa

Tangani Banjir, Pemkot Tegal Diminta Lakukan Kajian Tak Biasa

Penanganan banjir yang selama ini menggunakan program peninggian jalan kerap dikeluhkan warga.


Moncong Putih Desak Pemkot Tegal Buka Seleksi Pejabat Sekda

Moncong Putih Desak Pemkot Tegal Buka Seleksi Pejabat Sekda

Fraksi PDIP mendesak agar Pemerintah Kota Tegal segera membuka seleksi untuk jabatan Sekda Kota Tegal.


Enam Fraksi Setuju Raperda RPJMD Dibahas

Enam Fraksi Setuju Raperda RPJMD Dibahas

Sejumlah Fraksi di DPRD Kota Tegal menyampaikan pandangan umumnya saat Rapat Paripurna, Rabu (17/7) siang.


Picu Polemik, Pembongkaran Tiga Segitiga Harus Dijelaskan

Picu Polemik, Pembongkaran Tiga Segitiga Harus Dijelaskan

Pembongkaran tiga segitiga di kawasan Alun-alun Kota Tegal menjadi pembicaraan publik.


1.932,7 Hektare Lahan di Kota Tegal Tercemar Air Laut

1.932,7 Hektare Lahan di Kota Tegal Tercemar Air Laut

Kota Tegal sangat rentan pada risiko lingkungan hidup berupa bencana seperti abrasi, rob, dan genangan.


Ini Sembilan Isu Strategis Pembangunan di Kota Tegal

Ini Sembilan Isu Strategis Pembangunan di Kota Tegal

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyampaikan sembila isu strategis pembangunan Kota Tegal tahun 2019-2024 mendatang di Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal, Senin


Pemkot Tegal Diminta Kontinyu Atasi PGOT

Pemkot Tegal Diminta Kontinyu Atasi PGOT

Banyaknya Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar (PGOT) di Kota Tegal kembali menjadi sorotan sejumlah Ffraksi DPRD Kota Tegal.


TPAS Sudah Tak Tepat untuk Atasi Persoalan Sampah

TPAS Sudah Tak Tepat untuk Atasi Persoalan Sampah

Persoalan sampah menjadi momok berkelanjutan bagi Kota Tegal.


Wali Kota Diminta Evaluasi Penyebab Penurunan PAD

Wali Kota Diminta Evaluasi Penyebab Penurunan PAD

Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tegal 2018 lalu mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.


Maaf, Sampah dari Luar Daerah Dilarang Masuk ke Kota Tegal

Maaf, Sampah dari Luar Daerah Dilarang Masuk ke Kota Tegal

Kota Tegal kini memiliki Perda Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga yang disahkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD, Rabu (8



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!