DPRD Kota Tegal
Share this on:

DPRD Segera Panggil Dinkes

  • DPRD Segera Panggil Dinkes
  • DPRD Segera Panggil Dinkes

PIMPIN RAPAT - Ketua DPRD Kota Tegal Edy Suripno memimpin Rapat Paripurna di Gedung Parlemen. Edy prihatin dengan banyaknya ODGJ. (k. anam syahmadani/radar tegal)

DPRD - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal Edy Suripno menyatakan prihatin atas banyaknya warga Kota Tegal yang terindikasi mengalami gangguan jiwa, atau disebut Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). DPRD akan segera memanggil Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk meminta penjelasan terkait persoalan tersebut.

Keprihatinan ini menggambarkan kinerja pemerintahan belum maksimal. DPRD akan meminta penjelasan kepada Dinkes terkait pelaksanaan program dan kegiatan di bidang kesehatan, serta penanganan atas indikasi tersebut, kata Edy Suripno, Rabu (27/2). Seperti telah diberitakan Radar Tegal, Dinkes mencatat sebanyak 545 warga terindikasi gangguan jiwa.

Jumlah tersebut, merupakan capaian Riset Kesehatan Daerah yang dilakukan sepanjang Januari 2018 hingga Januari 2019 dengan kategori berat dan 13 di antaranya masih hidup terpasung. "DPRD mendorong pelayanan kesehatan dan proteksi terhadap masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah, untuk terus ditingkatkan," ungkap Edy.

Capaian Riset Kesehatan Daerah dipaparkan Dinkes dalam Rapat Koordinasi Jejaring Kesehatan Jiwa Masyarakat 2019 di Ruang Rapat Lantai II Setda Kota Tegal, Komplek Balai Kota Tegal, Jalan Ki Gede Sebayu, Selasa (26/2). Kepala Dinkes dr Sri Primawati Indraswari mengatakan, jumlah temuan ODGJ kategori berat dan berstatus warga Kota Tegal dipicu beberapa faktor.

Di antaranya, peningkatan sistem surveilans epidemiologi, adanya peningkatan jejaring layanan dan penggerakan peran serta masyarakat, khususnya kader ODGJ.

Data temuan ODGJ, sifatnya tentatif karena kader kesehatan jiwa masyarakat di semua puskesmas masih terus melakukan pemetaan, terang Prima dalam paparannya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Yuli Prasetya menambahkan, upaya penanganan ODGJ terus digencarkan Dinkes dalam pengendalian kesehatan jiwa masyarakat. Antara lain dengan peningkatan kapasitas pelayanan puskesmas sebagai fasyankes terdepan, digencarkannya sosialisasi kesehatan jiwa masyarakat bagi kader.

Kemudian, optimalisasi edukasi dan pemahaman tentang kesehatan jiwa bagi anak sekolah. Selain itu, pembentukan kader kesehatan jiwa masyarakat, dan peningkatan surveilans jiwa bagi petugas.

"Yang terpenting, edukasi kesehatan jiwa bagi keluarga penderita juga dilakukan untuk memotivasi keluarga sekaligus berobat secara teratur dan merubah stigma negatif," jelas Yuli. (nam/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Pansus Soroti Polusi Industri
Pansus Soroti Polusi Industri

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

DPRD Imbau Warga Waspadai Penyakit Musim Kemarau

DPRD Imbau Warga Waspadai Penyakit Musim Kemarau

Memasuki musim kemarau, warga diimbau untuk mengantisipasi adanya suhu dingin yang terjadi beberapa hari ini di Kota Tegal..


Revitalisasi Jalan Pancasila Jangan Hilangkan Kesan Sejarah

Revitalisasi Jalan Pancasila Jangan Hilangkan Kesan Sejarah

Rencana Pemkot Tegal merevitalisasi kawasan Jalan Pancasila mendapatkan sorotan dari DPRD.


Butuh Kajian Sulap Jalan A. Yani Jadi Malioboronya Tegal

Butuh Kajian Sulap Jalan A. Yani Jadi Malioboronya Tegal

Rencana Pemkot Tegal menata kawasan Jalan Ahmad Yani menjadi Malioboro-nya Kota Tegal mendapat tanggapan DPRD.


Anggaran Jenguk Lansia Disarankan Dialihkan untuk Rumah Singgah

Anggaran Jenguk Lansia Disarankan Dialihkan untuk Rumah Singgah

Komisi II DPRD Kota Tegal menyarankan anggaran jenguk lansia dialihkan untuk pembangunan rumah singgah.


DPRD Dorong Realisasi Pembangunan Rumah Singgah Lansia

DPRD Dorong Realisasi Pembangunan Rumah Singgah Lansia

DPRD Kota Tegal terus mendorong direalisasikannya pembangunan rumah singgah bagi para lanjut usia (lansia).


Komisi III Lirik Incinerator Desa Kebandingan

Komisi III Lirik Incinerator Desa Kebandingan

Untuk mengurangi persoalan sampah di Kota Tegal, Komisi III DPRD Kota Tegal meninjau langsung penerapan incinerator di Desa Kebandingan Kabupaten Tegal.


Pengangguran Tinggi, Dewan Minta Pemkot Tegal Gandeng Swasta

Pengangguran Tinggi, Dewan Minta Pemkot Tegal Gandeng Swasta

DPRD meminta Pemkot Tegal bekerjasama dengan sektor wisata untuk mengatasinya, apalagi Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sudah 7,94 persen.


PKL di Kota Tegal Harus Naik Kelas

PKL di Kota Tegal Harus Naik Kelas

Rencana penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) oleh Pemerintah Kota Tegal mendapatkan tanggapan dari Ketua DPRD Kota Tegal Edy Soeripno.


Capaian Misi Fluktuatif, Komisi-komisi DPRD Ajak OPD Diskusi

Capaian Misi Fluktuatif, Komisi-komisi DPRD Ajak OPD Diskusi

Progres capaian misi pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2014-2018 masih fluktuatif.


Predikat KLA Agar Ditingkatkan

Predikat KLA Agar Ditingkatkan

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal mendorong agar Predikat Kota Layak Anak (KLA) terus ditingkatkan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!