DPRD Kota Tegal
Share this on:

Maaf, Sampah dari Luar Daerah Dilarang Masuk ke Kota Tegal

  • Maaf, Sampah dari Luar Daerah Dilarang Masuk ke Kota Tegal
  • Maaf, Sampah dari Luar Daerah Dilarang Masuk ke Kota Tegal

TINJAUAN – Sodik Gagang memimpin tinjauan tentang pengelolaan sampah ke daerah sekitar, Mei lalu. (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Kota Tegal kini memiliki Peraturan Daerah (Perda) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga yang disahkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Rabu (8/7) lalu. Perda tersebut sebagai landasan hukum bagi Pemerintah Daerah dalam mengelola sampah.

Dalam Perda yang terdiri dari 16 Bab dan 44 Pasal tersebut, diatur larangan terkait pengelolaan sampah. Larangan tersebut termuat dalam Bab 9, meliputi setiap orang dilarang memasukkan sampah dari luar daerah ke dalam wilayah daerah, mencampur sampah dengan limbah bahan berbahaya dan beracun, mengelola sampah yang menyebabkan pencemaran lingkungan.

Setiap orang juga dilarang mengotori, merusak, membakar, atau menghilangkan tempat sampah yang disediakan. Kemudian, dilarang membuang sampah tidak pada tempat yang disediakan, melakukan penanganan sampah dengan pembuangan terbuka di TPA, dan membakar sampah yang tidak sesuai persyaratan teknis.

Apabila setiap orang melanggar larangan tersebut, sesuai perda dikenakan denda mulai dari Rp125 ribu sampai Rp2,5 juta. Ketua Panitia Khusus XVII DPRD Sodik Gagang mengatakan, dalam perda juga terdapat pengaturan kewajiban PKL yang diwajibkan menyediakan tempat sampah memadai untuk menampung seluruh sampah yang dihasilkan, juga kewajiban melakukan pembersihan, pengumpulan, dan pengangkutan sampah yang dihasilkan.

Tujuan ditetapkannya perda ini adalah meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan, serta mendorong terciptanya kesadaran seluruh elemen dalam pengelolaan berbagai jenis sampah secara benar. “Tata cara penggunaan hak orang perorangan, sekelompok orang, atau Badan Hukum dalam pengelolaan sampah akan diatur lebih detail dalam Peraturan Wali Kota,” ungkap Sodik. (nam/zul/ela)


Berita Sejenis

Tanpa Rincian Anggaran, Nota Pengantar RAPBD Kota Tegal 2020 Dinilai Terburuk

Tanpa Rincian Anggaran, Nota Pengantar RAPBD Kota Tegal 2020 Dinilai Terburuk

Rapat paripurna DPRD dengan agenda penyampaian pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2020, Rabu (13/11) siang, di warnai aksi interupsi.


APBD 2020 Kota Tegal Direncanakan Defisit

APBD 2020 Kota Tegal Direncanakan Defisit

APBD Kota Tegal 2020 diperkirakan mengalami defisit, menyusul jumlah belanja daerah yang lebih besar dari pendapatan yang direncanakan.


Akhiri Polemik Retribusi Pasar Pagi dengan Ganti Perwal

Akhiri Polemik Retribusi Pasar Pagi dengan Ganti Perwal

Setelah mendapatkan aduan dari sejumlah pedagang pasar pagi blok A, Komisi II DPRD Kota Tegal melakukan kajian Perda yang menjadi dasar retribusi kios.


DPRD Minta Pematangan Lahan TPA Dipercepat

DPRD Minta Pematangan Lahan TPA Dipercepat

Pekerjaan pematangan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) pengelolaan sampah bokong semar dinilai terlambat.


Pasar Cinde Senilai Rp4,045 Miliar Ditarget Selesai Akhir Desember

Pasar Cinde Senilai Rp4,045 Miliar Ditarget Selesai Akhir Desember

Pembangunan Pasar Cinde di Jalan Sawo Kelurahan Kraton Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal ditarget selesai akhir Desember mendatang.


Komisi II Minta Waktu Selesaikan soal Pasar Pagi Tegal

Komisi II Minta Waktu Selesaikan soal Pasar Pagi Tegal

Usai menggelar aksi unjuk rasa, pedagang Pasar Pagi Tegal Blok A menemui Komisi II DPRD Kota Tegal, Senin (4/11) siang.


Lama Vakum, Kusnendro Terpilih Pimpin PBVSI Kota Tegal

Lama Vakum, Kusnendro Terpilih Pimpin PBVSI Kota Tegal

Pengurus l Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Tegal, periode 2019-2024 resmi dikukuhkan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Minggu (27/10).


Rancangan KUA PPAS 2020 Disepakati Pemkot dan DPRD Kota Tegal

Rancangan KUA PPAS 2020 Disepakati Pemkot dan DPRD Kota Tegal

Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 rampung dibahas Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)


Puskesmas Memprihatinkan, Pelayanan Kesehatan Dipindahkan

Puskesmas Memprihatinkan, Pelayanan Kesehatan Dipindahkan

Kondisi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kaligangsa Kota Tegal memprihatinkan. Beberapa bangunan tampak mulai rusak.


Rusak 92 Persen, Studio Radio Milik Pemkot Tegal Memprihatinkan

Rusak 92 Persen, Studio Radio Milik Pemkot Tegal Memprihatinkan

Bangunan yang saat ini difungsikan sebagai tempat siaran radio milik Pemerintah di Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Tegal sangat memperhatikan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!