DPRD Kota Tegal
Share this on:

Pemkot Diminta Berkomunikasi dengan Pemkab Tegal

  • Pemkot Diminta Berkomunikasi dengan Pemkab Tegal
  • Pemkot Diminta Berkomunikasi dengan Pemkab Tegal

TERGENANG – Seorang warga melewati genangan air di Pasar Muaraanyar yang kondisinya memprihatinkan, Jumat (11/1) kemarin. (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Kondisi Pasar Muaraanyar yang kian memprihatinkan menjadi perhatian Komisi II DPRD Kota Tegal. Komisi II meminta Pemkot Tegal segera berkomunikasi secara intens dengan Pemkab Tegal, sebagai pemilik tanah pasar berlokasi di Jalan Brawijaya Kelurahan Murareja itu.

“Komunikasi secara intens dengan Pemkab perlu dilakukan. Sehingga, nantinya dihasilkan kesepakatan bersama agar pasar itu bisa direvitalisasi,” kata Sekretaris Komisi II Nur Fitriani di Gedung Parlemen, Jalan Pemuda, Jumat (11/1) kemarin.

Menurut Nur Fitriani, kesepakatan bersama itu misalnya dengan pinjam pakai tanah atau tukar guling. Opsi kedua, sambung Fitriani, Pemkot Tegal mengkaji kemungkinan relokasi ke tanah milik sendiri, yang letaknya tidak jauh dari pemukiman penduduk.

“Kami sudah meninjau ke sana, dan memang, kondisinya semakin memprihatinkan. Mulai dari terkena rob dan bangunan tidak representatif. Bahkan, dapat dikatakan tidak layak sebagai pasar,” beber Fitriani.

Sebelumnya diberitakan, kondisi Pasar Muaranyar memprihatinkan karena banyak kondisi bangunan yang rusak, bahkan jika terkena rob, lapak pedagang menjadi berantakan. Warga, ungkap Lurah Muarareja Zainal Asikin, sudah sering melaporkan kondisi pasar tersebut.

“Dan sudah kami sampaikan ke dinas terkait,” terang Zainal.

Warga dan kelurahan meminta kepada dinas terkait untuk segera melakukan revitalisasi atau minimal diperbaiki. Sementara itu, Kepala Bidang Pasar Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kota Tegal Maman Suherman mengungkapkan, Pasar Muaraanyar tersebut masuk dalam inventarisasi 14 pasar Pemkot Tegal.

Namun, upaya revitalisasi tidak bisa dilakukan karena ternyata tanah tersebut masih milik Pemkab Tegal. Upaya maksimal yang bisa dilakukan hanya perbaikan. (nam/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pelanggaran KTL Masih Banyak Ditemukan

Pelanggaran KTL Masih Banyak Ditemukan

Komisi III DPRD Kota Tegal meninjau Kawasan Tertib Lalu Lintas di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jumat (22/3) kemarin.


LKPj Wali Kota Akan Dibahas 30 Hari

LKPj Wali Kota Akan Dibahas 30 Hari

Usai dibacakan, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Tegal tahun anggaran 2018 akan dibahas di DPRD.


Uyip: Sangat Dimungkinkan Warga Memiliki Tanah Milik Pemkot Tegal

Uyip: Sangat Dimungkinkan Warga Memiliki Tanah Milik Pemkot Tegal

Warga di wilayah RW X dan XI yang saat ini menempati tanah milik Pemkot Tegal sangat dimungkinkan bisa memilikinya.


Pengajuan Penyertifikatan Tanah Warga Dijamin Regulasi

Pengajuan Penyertifikatan Tanah Warga Dijamin Regulasi

Salah satu alasan warga mengajukan permohonan penyertifikatan tanah di wilayah RW X dan XI Kelurahan Mintaragen, Tegal Timur, Kota Tegal adalah nominal sewa yan


Intip Prospek IKM, Pansus XVI Tinjau Rest Area Tol

Intip Prospek IKM, Pansus XVI Tinjau Rest Area Tol

Pembangunan jalan tol diharapkan dapat memberikan peluang bagi Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Tegal dan sekitarnya.


Atasi Banjir, Pemkot Diminta Siapkan Pompa Portabel

Atasi Banjir, Pemkot Diminta Siapkan Pompa Portabel

Masih adanya wilayah yang tergenang air saat turun hujan, mengundang keprihatinan Komisi III DPRD.


Atasi Banjir, Saluran di RW XI Mintaragen Harus Ditata Ulang

Atasi Banjir, Saluran di RW XI Mintaragen Harus Ditata Ulang

Hujan deras yang melanda wilayah Kota Tegal masih saja menyebabkan rendaman air dan banjir di sejumlah titik.


Wali Kota Tegal Minta Pilpres dan Pileg Sportif dan Aman

Wali Kota Tegal Minta Pilpres dan Pileg Sportif dan Aman

Apel bersama Tiga Pilar dalam rangka Sinergitas TNI/Polri dan Pemerintah dalam rangka menciptakan situasi kammtibmas yang kondusif di Kota Tegal digelar, Jumat


DPRD Segera Panggil Dinkes

DPRD Segera Panggil Dinkes

Ketua DPRD Kota Tegal Edy Suripno menyatakan prihatin atas banyaknya warga Kota Tegal yang terindikasi mengalami gangguan jiwa.


Pansus Soroti Polusi Industri

Pansus Soroti Polusi Industri

Pembahasan Raperda Rencana Pembangunan Industri Kota Tegal (RPIK) 2018-2038 oleh pansus XVI DPRD Kota Tegal.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!