DPRD Kota Tegal
Share this on:

Program Rumah Singgah Harus Diikuti Tata Kelola Pemberdayaannya

  • Program Rumah Singgah Harus Diikuti Tata Kelola Pemberdayaannya
  • Program Rumah Singgah Harus Diikuti Tata Kelola Pemberdayaannya

TEGAL - Keberadaan rumah singgah yang telah dibangun Pemerintah Kota Tegal, hendaknya perlu diikuti dengan program pemberdayaan. Sebab, saat ini Pemkot dinilai masih tertinggal dalam penyiapan penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Ketua Komisi I DPRD Eny Yuningsih mengatakan belum lama ini pihaknya telah melakukan kunjungan kerja ke Satpol PP di Kota Surabaya. Disana, penanganan PMKS sesuai dengan target dan sasaran. “Di sana, dinas yang terkait telah terintegrasi dengan baik. Sehingga penanganan sesuai target dan sasaran,” katanya.

Anggota Komisi I Rahmat Raharjo mengungkapkan operasi gabungan dilakukan selama 24 jam. Padahal tidak ada anggaran khusus karena merupakan tupoksi Satpol PP.

“Dengan jumlah ASN sekitar 100 orang dibantu dengan 603 tenaga kontrak, kadang melibatkan TNI-Polri, tupoksi itu dijalankan dengan baik,” ujar Rahmat.

Menurut Rahmat hal lain yang patut dicontoh yakni dalam penanangan hasil operasi. Jika yang terjaring merupakan warga Kota Surabaya, maka akan dilakukan pembinaan oleh Dinsos sesuai dengan permasalahan.

“Kalau anak jalanan maka akan dibina sesuai dengan bakat dan potensi. Sehingga ada yang bisa berprestasi nasional,” tandasnya.

Rahmat melihat Kota Tegal masih tertinggal dalam penyiapan penanganan masalah PMKS. Karenanya, rumah singgah yang telah dibangun hendaknya diikuti dengan pogram-program yang besifat memberdayakan. (muj/zul)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tangani Banjir, Pemkot Tegal Diminta Lakukan Kajian Tak Biasa

Tangani Banjir, Pemkot Tegal Diminta Lakukan Kajian Tak Biasa

Penanganan banjir yang selama ini menggunakan program peninggian jalan kerap dikeluhkan warga.


Picu Polemik, Pembongkaran Tiga Segitiga Harus Dijelaskan

Picu Polemik, Pembongkaran Tiga Segitiga Harus Dijelaskan

Pembongkaran tiga segitiga di kawasan Alun-alun Kota Tegal menjadi pembicaraan publik.


Maaf, Sampah dari Luar Daerah Dilarang Masuk ke Kota Tegal

Maaf, Sampah dari Luar Daerah Dilarang Masuk ke Kota Tegal

Kota Tegal kini memiliki Perda Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga yang disahkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD, Rabu (8


Bisa Dipenjara 3 Bulan, Ini Besaran Denda Buang Sampah di Kota Tegal

Bisa Dipenjara 3 Bulan, Ini Besaran Denda Buang Sampah di Kota Tegal

Peraturan Daerah (Perda) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga resmi disahkan.


Program Kerja Wali Kota Tercermin di RPJMD

Program Kerja Wali Kota Tercermin di RPJMD

Ada sisi yang penting didalam memaknai Rencana pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).


Anggaran Jenguk Lansia Disarankan Dialihkan untuk Rumah Singgah

Anggaran Jenguk Lansia Disarankan Dialihkan untuk Rumah Singgah

Komisi II DPRD Kota Tegal menyarankan anggaran jenguk lansia dialihkan untuk pembangunan rumah singgah.


DPRD Dorong Realisasi Pembangunan Rumah Singgah Lansia

DPRD Dorong Realisasi Pembangunan Rumah Singgah Lansia

DPRD Kota Tegal terus mendorong direalisasikannya pembangunan rumah singgah bagi para lanjut usia (lansia).


PKL di Kota Tegal Harus Naik Kelas

PKL di Kota Tegal Harus Naik Kelas

Rencana penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) oleh Pemerintah Kota Tegal mendapatkan tanggapan dari Ketua DPRD Kota Tegal Edy Soeripno.


Harus Bersikap Progresif dan Revolusioner

Harus Bersikap Progresif dan Revolusioner

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal Edy Soeripno menegaskan, penyelenggara pemerintahan harus bersikap progresif dan revolusioner.


Penyelenggara Pemerintahan Harus Progresif Revolusioner

Penyelenggara Pemerintahan Harus Progresif Revolusioner

Penyelenggara Pemerintahan harus mampu bersikap progresif dan revolusioner, karena selalu menjadi sorotan warga.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!