DPRD Kota Tegal
Share this on:

Raperda Perlu Memuat Sanksi Tegal

  • Raperda Perlu Memuat Sanksi Tegal
  • Raperda Perlu Memuat Sanksi Tegal

DOKUMEN – Jubir Fraksi PKB Efi Iffanah menyerahkan dokumen ke wali kota, Selasa (8/1) lalu. (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Pemkot Tegal mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pembangunan Industri Kota Tegal 2018-2038. Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal memberikan sejumlah catatan dalam Rapat Paripurna di Gedung Parlemen, Selasa (8/1) lalu.

Di antaranya, raperda agar memuat sanksi bagi kegiatan industri yang menimbulkan dampak negatif. “Perlu untuk memperkuat raperda ini dengan pengaturan mekanisme sanksi yang tegas dan keras bagi industri yang menimbulkan dampak negatif dan mencemari lingkungan,” kata Juru Bicara Fraksi PKB Efi Iffanah.

Selain sanksi bagi industri yang memberikan dampak negatif, dalam Raperda ini juga perlu memuat insentif bagi kegiatan industri yang mendukung usaha-usaha perbaikan kualitas lingkungan dan penggunaan sumber daya yang terbarukan.

“Dalam Raperda ini, perlu ada kejelasan arah pengembangan industri Kota Tegal,” ujar Efi.

Fraksi PKB pada dasarnya memberi apresiasi atas diajukannya Raperda ini oleh Pemkot. Raperda ini, jelas Efi, akan menjadi payung hukum pembangunan industri Kota Tegal.

Payung hukum ini sudah sangat diperlukan, mengingat daya dukung Kota Tegal untuk industri, khususnya industri pengolahan yang sudah semakin terbatas. Seperti keterbatasan lahan, air, tanah, maupun kemampuan untuk menerima limbah industri.

Di sisi lain, saat ini berkembang industri yang lebih hemat dalam penggunaan sumber daya, namun memiliki nilai tambah tinggi seperti industri kreatif. “Melalui Raperda ini, diharapkan pengembangan industri sesuai daya dukung,” ungkap Efi. (nam/ela/zul)


Berita Sejenis

Pelanggaran KTL Masih Banyak Ditemukan

Pelanggaran KTL Masih Banyak Ditemukan

Komisi III DPRD Kota Tegal meninjau Kawasan Tertib Lalu Lintas di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jumat (22/3) kemarin.


LKPj Wali Kota Akan Dibahas 30 Hari

LKPj Wali Kota Akan Dibahas 30 Hari

Usai dibacakan, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Tegal tahun anggaran 2018 akan dibahas di DPRD.


Uyip: Sangat Dimungkinkan Warga Memiliki Tanah Milik Pemkot Tegal

Uyip: Sangat Dimungkinkan Warga Memiliki Tanah Milik Pemkot Tegal

Warga di wilayah RW X dan XI yang saat ini menempati tanah milik Pemkot Tegal sangat dimungkinkan bisa memilikinya.


Pengajuan Penyertifikatan Tanah Warga Dijamin Regulasi

Pengajuan Penyertifikatan Tanah Warga Dijamin Regulasi

Salah satu alasan warga mengajukan permohonan penyertifikatan tanah di wilayah RW X dan XI Kelurahan Mintaragen, Tegal Timur, Kota Tegal adalah nominal sewa yan


Intip Prospek IKM, Pansus XVI Tinjau Rest Area Tol

Intip Prospek IKM, Pansus XVI Tinjau Rest Area Tol

Pembangunan jalan tol diharapkan dapat memberikan peluang bagi Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Tegal dan sekitarnya.


15 Raperda Disetujui Dibahas di 2019

15 Raperda Disetujui Dibahas di 2019

15 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) disetujui untuk di bahas di 2019.


Atasi Banjir, Saluran di RW XI Mintaragen Harus Ditata Ulang

Atasi Banjir, Saluran di RW XI Mintaragen Harus Ditata Ulang

Hujan deras yang melanda wilayah Kota Tegal masih saja menyebabkan rendaman air dan banjir di sejumlah titik.


Wali Kota Tegal Minta Pilpres dan Pileg Sportif dan Aman

Wali Kota Tegal Minta Pilpres dan Pileg Sportif dan Aman

Apel bersama Tiga Pilar dalam rangka Sinergitas TNI/Polri dan Pemerintah dalam rangka menciptakan situasi kammtibmas yang kondusif di Kota Tegal digelar, Jumat


DPRD Segera Panggil Dinkes

DPRD Segera Panggil Dinkes

Ketua DPRD Kota Tegal Edy Suripno menyatakan prihatin atas banyaknya warga Kota Tegal yang terindikasi mengalami gangguan jiwa.


Pansus Soroti Polusi Industri

Pansus Soroti Polusi Industri

Pembahasan Raperda Rencana Pembangunan Industri Kota Tegal (RPIK) 2018-2038 oleh pansus XVI DPRD Kota Tegal.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!