DPRD Kota Tegal
Share this on:

RTH Belum Steril Sebabkan Terkesan Kumuh

  • RTH Belum Steril Sebabkan Terkesan Kumuh
  • RTH Belum Steril Sebabkan Terkesan Kumuh

BELUM STERIL – Pembatas jalan yang berfungsi RTH di Jalan Taman Sejahtera belum steril, Rabu (10/10). (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Pembatas jalan di Jalan Taman Sejahtera yang merupakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) belum steril dari warung-warung. Persoalan ini kembali menjadi sorotan Komisi III DPRD Kota Tegal. Kondisi ini disayangkan karena RTH tersebut tidak sesuai peruntukannya, dan membuat jalan tersebut tampak kumuh.

“Peruntukan pembatas jalan tersebut adalah RTH. Namun, warung-warung dibiarkan. Di sana, juga untuk tempat rumah burung dan barang rongsok,” kata Sekretaris Komisi III Rofii Ali di Gedung Parlemen, Jalan Pemuda, Rabu (10/10) kemarin.

Selain itu, beber dia, di pembatas jalan tersebut juga sering digunakan untuk tempat mangkal pengemudi ojek dalam jaringan. Warga sebelumnya sudah menyampaikan, akibat dari hal itu, akses jalan di lokasi sering terhambat ketika jam sibuk, karena banyak kendaraan yang parkir di sekitarnya.

Warga berharap Pemkot Tegal dapat menangani permasalahan ini dengan melakukan penertiban. Sehingga, kebersihan dan ketertiban di wilayah tersebut dapat terjaga.

Rofii mengemukakan, pihaknya menyayangkan penertiban pedagang yang telah dilakukan di Jalan Kapten Sudibyo di sebelah Pacific Mall tidak dilakukan juga di pembatas jalan ini. Padahal, lokasinya tidak berjauhan.

“Kami meminta apabila melakukan penertiban tidak setengah-setengah. Seharusnya, bisa sekalian di pembatas jalan di Jalan Taman Sejahtera,” ungkap Rofii.

Rofii menyebut, anggaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) telah ditambah sekitar Rp340 juta pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan untuk penertiban PKL. Anggaran tersebut tidak hanya diperuntukan PKL di Alun-Alun Tegal, melainkan menyeluruh. Rofii juga meminta pasca penertiban di sebelah Pacific Mall agar dirapikan. (nam/ela/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Penanganan Banjir di Kota Tegal Belum Optimal

Penanganan Banjir di Kota Tegal Belum Optimal

Keberadaan kolam retensi dan polder di Kota Tegal belum bisa menangani banjir secara optimal.


Tiket Masuk ke PAI Harus Dibenahi agar Tak Terkesan Mahal

Tiket Masuk ke PAI Harus Dibenahi agar Tak Terkesan Mahal

Pemkot Tegal diminta melakukan pembenahan Objek Wisata Pantai Alam Indah (PAI).


50.394 Orang di Kota Tegal Belum Tercover BPJS Kesehatan

50.394 Orang di Kota Tegal Belum Tercover BPJS Kesehatan

50.394 jiwa di Kota Tegal hingga saat ini belum tercover jaminan kesehatan.


30 Persen Lahan Untuk Taman Belum Terpenuhi

30 Persen Lahan Untuk Taman Belum Terpenuhi

Undang Undang (UU) Nomor 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang mensyaratkan ruang terbuka hijau (RTH) paling sedikit 30 persen dari luas wilayah.


Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik Kurang 8,5 Persen

Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik Kurang 8,5 Persen

UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang mengamanatkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik setiap kabupaten atau kota adalah 20 persen dari luas wilayah.


Rumah Singgah Belum Difungsikan

Rumah Singgah Belum Difungsikan

Pemkot Tegal mendirikan Rumah Singgah yang ditempatkan di bekas gedung SD Negeri Cabawan 1, Jalan Buya Hamka, Kelurahan Cabawan, Kecamatan Margadana.


Tanggul Sungai Gung yang Ambles Belum Tertangani

Tanggul Sungai Gung yang Ambles Belum Tertangani

Tanggul Sungai Gung di Kelurahan Mangkukusuman yang ambles dan sempat ditinjau Komisi III DPRD Kota Tegal serta DPUPR Kota Tegal, sampai saat ini belum tertanga


Terkesan Kumuh dan Penuh Sampah, Saluran Siwatu Dikeluhkan

Terkesan Kumuh dan Penuh Sampah, Saluran Siwatu Dikeluhkan

Saluran Siwatu di Kelurahan Tegalsari Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal dikeluhkan.


Masih Ada yang BAB Sembarangan, Warga Tegal Timur Risih

Masih Ada yang BAB Sembarangan, Warga Tegal Timur Risih

Program jambanisasi Pemkot Tegal melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) belum tuntas seluruhnya.


Jaminan RT/RW Belum Terealisasi

Jaminan RT/RW Belum Terealisasi

Upaya memberikan perlindungan kepada pengurus RT/RW melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, belum dapat terealisasi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!