DPRD Kota Tegal
Share this on:

Soal Kenaikan UMK, Dewan Minta Pemkot Tegal Konsekuen

  • Soal Kenaikan UMK, Dewan Minta Pemkot Tegal Konsekuen
  • Soal Kenaikan UMK, Dewan Minta Pemkot Tegal Konsekuen

TEGAL - DPRD menyatakan dukungannya terhadap kenaikan upah minimum kota (UMK) di Kota Tegal. Meski begitu, Dewan meminta Pemkot konsekuen agar bisa diterapkan di lingkungan Pemkot Tegal itu sendiri.

Anggota Komisi II Hendria Priatmana mengatakan pihaknya mendukung kenaikan UMK yang diusulkan Dewan Pengupahan menjadi sebesar Rp1,7 juta. Sebab, itu sudah cukup relevan untuk memenuhi kebutuhan hidup layak (KHL) masyarakat yang bekerja di kota ini.

“Pertumbukan ekonomi sekarang tentunya harus diikuti dengan pendapatan agar bisa memenuhi kebutuhan hidup layak masyarakat,” katanya.

Menurut Hendria, KHL yang dimaksud seperti makanan dan minuman, perumahan dan fasilitas, sandang, kesehatan dan estetika, serta aneka kebutuhan hidup lainnya. Jika itu disepakati, pihaknya meminta Pemkot segera melakukan sosialisasi secara menyeluruh, sehingga kenaikan UMK tersebut bisa dipatuhi perusahaan.

"Komisi II akan mengagendakan mengundang Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin), untuk melakukan pembahasan mengenai penerapan UMK," jelasnya.

Selain itu, Hendria juga meminta Pemkot untuk bisa bersikap konsekuen. Sehingga UMK tidak hanya diberlakukan di perusahaan-perusahaan saja, melainkan juga harus diterapkan di lingkungan Pemkot sendiri.

"Artinya, pegawai di lingkungan Pemkot, terutama yang masih berstatus honorer, agar dipastikan seluruhnya digaji sesuai UMK,” ungkap Hendria. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tangani Banjir, Pemkot Tegal Diminta Lakukan Kajian Tak Biasa

Tangani Banjir, Pemkot Tegal Diminta Lakukan Kajian Tak Biasa

Penanganan banjir yang selama ini menggunakan program peninggian jalan kerap dikeluhkan warga.


Moncong Putih Desak Pemkot Tegal Buka Seleksi Pejabat Sekda

Moncong Putih Desak Pemkot Tegal Buka Seleksi Pejabat Sekda

Fraksi PDIP mendesak agar Pemerintah Kota Tegal segera membuka seleksi untuk jabatan Sekda Kota Tegal.


Enam Fraksi Setuju Raperda RPJMD Dibahas

Enam Fraksi Setuju Raperda RPJMD Dibahas

Sejumlah Fraksi di DPRD Kota Tegal menyampaikan pandangan umumnya saat Rapat Paripurna, Rabu (17/7) siang.


Picu Polemik, Pembongkaran Tiga Segitiga Harus Dijelaskan

Picu Polemik, Pembongkaran Tiga Segitiga Harus Dijelaskan

Pembongkaran tiga segitiga di kawasan Alun-alun Kota Tegal menjadi pembicaraan publik.


1.932,7 Hektare Lahan di Kota Tegal Tercemar Air Laut

1.932,7 Hektare Lahan di Kota Tegal Tercemar Air Laut

Kota Tegal sangat rentan pada risiko lingkungan hidup berupa bencana seperti abrasi, rob, dan genangan.


Ini Sembilan Isu Strategis Pembangunan di Kota Tegal

Ini Sembilan Isu Strategis Pembangunan di Kota Tegal

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyampaikan sembila isu strategis pembangunan Kota Tegal tahun 2019-2024 mendatang di Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal, Senin


Pemkot Tegal Diminta Kontinyu Atasi PGOT

Pemkot Tegal Diminta Kontinyu Atasi PGOT

Banyaknya Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar (PGOT) di Kota Tegal kembali menjadi sorotan sejumlah Ffraksi DPRD Kota Tegal.


TPAS Sudah Tak Tepat untuk Atasi Persoalan Sampah

TPAS Sudah Tak Tepat untuk Atasi Persoalan Sampah

Persoalan sampah menjadi momok berkelanjutan bagi Kota Tegal.


Wali Kota Diminta Evaluasi Penyebab Penurunan PAD

Wali Kota Diminta Evaluasi Penyebab Penurunan PAD

Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tegal 2018 lalu mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.


Maaf, Sampah dari Luar Daerah Dilarang Masuk ke Kota Tegal

Maaf, Sampah dari Luar Daerah Dilarang Masuk ke Kota Tegal

Kota Tegal kini memiliki Perda Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga yang disahkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD, Rabu (8



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!