DPRD Kota Tegal
Share this on:

Sosialisasi Retribusi Sampah Harus Periodik

  • Sosialisasi Retribusi Sampah Harus Periodik
  • Sosialisasi Retribusi Sampah Harus Periodik

CEK TPST – Pansus XVII DPRD Kota Tegal mengecek kondisi TPST Margadana, Jumat (22/2) lalu. (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Wakil Ketua Panitia Khusus XVII Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal Rofii Ali mendorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal melakukan sosialisasi retribusi sampah dilakukan secara periodik kepada masyarakat. Hal tersebut agar retribusi sampah dapat diketahui secara menyeluruh dan tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat.

“Perlu saya jelaskan kepada masyarakat, retribusi sebesar Rp2.000 per bulan itu diperuntukan pengangkutan sampah dari TPST ke TPA. Jadi, bukan dari rumah tangga ke TPST,” kata Rofii, Sabtu (23/2).

Menurut Rofii, agar sosialisasi efektif, DLH dapat melakukan melalui radio milik Pemkot Tegal atau media massa. “Kami berharap tidak muncul permasalahan di kemudian hari,” ungkap Rofii.

Wali Kota Tegal Nursholeh menerangkan, retribusi sampah telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum dan Peraturan Wali (Perwal) Kota Tegal Nomor 31 Tahun 2012 tentang Petunjuk Pelaksanaan Retribusi Jasa Umum. Kemudian, diubah dengan Perwal Nomor 16 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Perwal Nomor 31 Tahun 2012.

Hal tersebut disampaikan wali kota saat Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal di Gedung Parlemen, Jalan Pemuda, Kamis (10/1), sebagai jawaban Pemandangan Umum Fraksi Partai Amanat Nasional untuk Nurani Rakyat (Pantura) yang menyinggung persoalan itu dalam rapat paripurna sebelumnya.

“Dalam ketentuan tersebut, diatur bahwa objek retribusi sampah rumah tangga merupakan pelayanan persampahan, atau kebersihan dari TPS ke TPA, sedangkan dari sumber atau rumah tangga ke TPS, merupakan kewajiban masyarakat sendiri,” jelas wali kota. (nam/ela/zul)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Picu Polemik, Pembongkaran Tiga Segitiga Harus Dijelaskan

Picu Polemik, Pembongkaran Tiga Segitiga Harus Dijelaskan

Pembongkaran tiga segitiga di kawasan Alun-alun Kota Tegal menjadi pembicaraan publik.


TPAS Sudah Tak Tepat untuk Atasi Persoalan Sampah

TPAS Sudah Tak Tepat untuk Atasi Persoalan Sampah

Persoalan sampah menjadi momok berkelanjutan bagi Kota Tegal.


Maaf, Sampah dari Luar Daerah Dilarang Masuk ke Kota Tegal

Maaf, Sampah dari Luar Daerah Dilarang Masuk ke Kota Tegal

Kota Tegal kini memiliki Perda Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga yang disahkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD, Rabu (8


Bisa Dipenjara 3 Bulan, Ini Besaran Denda Buang Sampah di Kota Tegal

Bisa Dipenjara 3 Bulan, Ini Besaran Denda Buang Sampah di Kota Tegal

Peraturan Daerah (Perda) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga resmi disahkan.


Raperda Pengelolaan Sampah Disetujui untuk Ditetapkan

Raperda Pengelolaan Sampah Disetujui untuk Ditetapkan

Sesuai target, DPRD Kota Tegal akhirnya menyetujui rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pengelolaan sampah untuk ditetapkan menjadi perda.


Juli, Perda Pengelolaan Sampah Ditetapkan

Juli, Perda Pengelolaan Sampah Ditetapkan

Peraturan daerah (Perda) pengelolaan sampah direncanakan akan ditetapkan Juli mendatang.


Program Rumah Singgah Harus Diikuti Tata Kelola Pemberdayaannya

Program Rumah Singgah Harus Diikuti Tata Kelola Pemberdayaannya

Keberadaan rumah singgah yang telah dibangun Pemerintah Kota Tegal, hendaknya perlu diikuti dengan program pemberdayaan.


Komisi III Lirik Incinerator Desa Kebandingan

Komisi III Lirik Incinerator Desa Kebandingan

Untuk mengurangi persoalan sampah di Kota Tegal, Komisi III DPRD Kota Tegal meninjau langsung penerapan incinerator di Desa Kebandingan Kabupaten Tegal.


PKL di Kota Tegal Harus Naik Kelas

PKL di Kota Tegal Harus Naik Kelas

Rencana penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) oleh Pemerintah Kota Tegal mendapatkan tanggapan dari Ketua DPRD Kota Tegal Edy Soeripno.


Harus Bersikap Progresif dan Revolusioner

Harus Bersikap Progresif dan Revolusioner

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal Edy Soeripno menegaskan, penyelenggara pemerintahan harus bersikap progresif dan revolusioner.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!