DPRD Kota Tegal
Share this on:

Uyip: Sengketa Pasar Sore, Wanprestasinya Pemkot Tegal di Mana?

  • Uyip: Sengketa Pasar Sore, Wanprestasinya Pemkot Tegal di Mana?
  • Uyip: Sengketa Pasar Sore, Wanprestasinya Pemkot Tegal di Mana?

Ketua DPRD Kota Tegal Edy Soeripno.

TEGAL - Hingga saat ini sengketa Pasar Sore antara Pemkot Tegal dengan pengembang masih menunggu putusan Kasasi dari Mahkamah Agung. Kondisi ini menjadikan pimpinan DPRD geram.

Pasalnya, dalam beberapa kali persidangan di tingkat sebelumnya, Pemkot Tegal selalu kalah dari investor. Padahal, seharusnya persoalan itu bisa diselesaikan bersamaan dengan penyelesaian Pasar Pagi.

Ketua DPRD Kota Tegal Edy Soeripno mengatakan Pasar Sore di Jl. Letjend Soeprapto merupakan warisan masa lalu, yang belum terselesaikan dengan PT Sinar Permai. Persoalan ini bermula saat Pemkot Tegal mengadakan kerjasama dengan investor untuk melakukan perjanjian kontrak usaha rumah dan toko di Jl. Letjend Suprapto 1991 silam.

"Pemkot Tegal menyediakan lahan, kemudian investor membangun rumah dan toko (ruko). Perjanjian itu berlangsung selama 22 tahun," kata Edy.

Kemudian, tambah Edy, setelah perjanjian selesai, pada 2013 Pemkot Tegal membuat draft berita acara penyerahan ruko pasar sore dari investor ke Pemkot Tegal. Namun investor tidak mau hadir. Pemkot Tegal pun sudah mengupayakan negosiasi sejak 2013-2017.

"Pada 2016 BPK Jateng memberikan laporan hasil pemeriksaan yang menyatakan terdapat kehilangan potensi daerah atas pemakain 23 kios pasar sore yang belum terbayarkan sejumlah Rp2.459.179.119," jelas Edy.

Investor, kata pria yang akrab di sapa Uyip ini, pada 2017 justru menggugat ke Pengadilan Negeri (PN) Tegal dengan nomor perkara 45/Perdata.G/2017/PN Tegal untuk perpanjangan sertifikat HGB selama 30 tahun ke depan. Pada 22 Februari 2018, PN mengabulkan gugatan penggugat, di mana Pemkot Tegal berkewajiban memperpanjang kerjasama sewa kontrak hingga 20 tahun mendatang.

"Terhadap putusan PN itu, pada 7 Maret 2018 Pemkot Tegal mengirimkan memori banding dan pada 16 Agustus 2018 melalui putusan nomor 291/PDT/2018/PT.SMG majelis hakim banding memperkuat putusan PN," jelasnya.

Menurut Edy, Pemkot Tegal kemudian mengajukan kasasi ke MA yang sampai hari ini belum ada keputusannya. Terkait persoalan itu, DPRD menyayangkan konflik yang sama, antara Pemkot Tegal dengan investor terulang.

Seharusnya, ungkap dia, saat penyelesaian persoalan pasar pagi dapat diselesaikan pula secara bersamaan persoalan pasar sore. "Karena ketika penyelesain pasar pagi, seharusnya, perjanjian pasar sore juga sudah selesai. Inilah akibat carut marutnya kondisi pemerintahan di Kota Tegal saat itu," terangnya.

Edy menegaskan saat ini DPRD sedang mengkonsolidasikan persoalan itu. Sebab, jika melihat substansi materi pokoknya, ada kelemahan putusan pengadilan yang tidak mempertimbangkan "secara utuh" objek sengketa.

Apalagi jika dianggap Pemkot Tegal telah melakukan wanprestasi, maka kejanggalan terhadap putusan pengadilan sangat kentara. "Tanahnya milik Pemkot Tegal, perjanjian dibangun dimanfaatkan. Kemudian selama 20 tahun dimanfaatkan investor, tidak membayar sewa dan pajak. Sekarang mau diambil tidak bisa. Ini kan aneh. Wanprestasinya di mana?" tanya Edy. (muj/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Pendapatan Daerah Direncanakan Meningkat 3,49 Persen

Pendapatan Daerah Direncanakan Meningkat 3,49 Persen

Pemerintah Kota Tegal merencanakan kenaikan pendapatan daerah pada APBD perubahan 2019 sebesar 3,49 persen.


Silpa 2018 Rp156 Miliar, Dewan Minta Pemkot Tegal Pastikan Capaian

Silpa 2018 Rp156 Miliar, Dewan Minta Pemkot Tegal Pastikan Capaian

DPRD meminta Pemkot Tegal memastikan capaian pelaksanaan anggaran.


1.200 Bidang Tanah Pemkot Tegal Akan Disertifikat

1.200 Bidang Tanah Pemkot Tegal Akan Disertifikat

Kabar gembira bagi warga yang saat ini menempati lahan milik Pemkot Tegal.


Edy Soeripno Terpilih Aklamasi sebagai Ketua IPSI Kota Tegal

Edy Soeripno Terpilih Aklamasi sebagai Ketua IPSI Kota Tegal

Tanpa melalui proses yang berbelit, Ketua DPRD Edy Soeripno terpilih menjadi ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Tegal.


Banyaknya Plt Membuat Kinerja Pemkot Tegal Loyo

Banyaknya Plt Membuat Kinerja Pemkot Tegal Loyo

Pemerintah Kota Tegal diminta segera melaksanakan pengisian jabatan sekretaris daerah (Setda) dan Eselon II.


Dewan Setujui Perda LPP 2018 untuk Disahkan

Dewan Setujui Perda LPP 2018 untuk Disahkan

DPRD Kota Tegal menyetujui rancangan peraturan daerah (raperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) Anggaran 2018 untuk disahkan menjadi peratu


Raih Suara Terbanyak, Uyip Ungguli Habib Ali

Raih Suara Terbanyak, Uyip Ungguli Habib Ali

Dari 30 caleg terpilih yang ditetapkan KPU, petahana yang juga Ketua DPRD Edy Soeripno berhasil meraih suara terbanyak


Sah, Ini Nama-nama 30 Caleg Terpilih DPRD Kota Tegal

Sah, Ini Nama-nama 30 Caleg Terpilih DPRD Kota Tegal

Setelah sempat tertunda, penetapan perolehan kursi dan caleg terpilih untuk DPRD Kota Tegal 2019-2024 akhirnya disahkan.


Bantuan Penunggu Pasien Diminta Dialihkan untuk Cover BPJS Kesehatan

Bantuan Penunggu Pasien Diminta Dialihkan untuk Cover BPJS Kesehatan

Rencana Pemerintah Kota Tegal untuk memberikan bantuan bagi keluarga penunggu pasien dinilai tidak tepat.


Tangani Banjir, Pemkot Tegal Diminta Lakukan Kajian Tak Biasa

Tangani Banjir, Pemkot Tegal Diminta Lakukan Kajian Tak Biasa

Penanganan banjir yang selama ini menggunakan program peninggian jalan kerap dikeluhkan warga.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!