DPRD Kota Tegal
Share this on:

Wali Kota Diminta Evaluasi Penyebab Penurunan PAD

  • Wali Kota Diminta Evaluasi Penyebab Penurunan PAD
  • Wali Kota Diminta Evaluasi Penyebab Penurunan PAD

TEGAL - Jumlah pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tegal 2018 lalu mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Karenanya, Wali Kota Tegal diminta untuk mengevaluasi penyebab penurunan pendapatan itu.

Juru bicara Fraksi Pantura Abas Thoys Bawazir saat menyampaikan pandangan umum mengatakan jumlah PAD menurun hingga 10,37 persen dibandingkan 2017 silam. Sedangkan pendapatan lainnya terjadi kenaikan,

"Untuk itu menjadi catatan Walikota Tegal yang baru agar bisa mengevaluasi hal-hal apa saja yang menyebabkan penurunan tersebut," katanya.

Sebab, kata Abas, pihaknya bisa melihat potensi-potensi yang bisa digali. Untuk meningkatkan pendapatan asli daerah Kota Tegal.

Menjawab itu, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan terkait adanya penurunan PAD, pihaknya mengungkapkan jika pada 2017 pemerintah kota tegal menerima aset Manajemen unit (AMU) dari Bank Jateng sebesar Rp9.900.000.000,00. Sedangkan di 2018 tidak ada penerimaan amu.

"Selain itu mulai 2018 kewenangan BLUD Akper diampu Pemerintah Pusat sehingga kita tidak memperoleh pendapatan dari sana," ujarnya.

Selain itu, imbuh Wali Kota, pendapatan tahun anggaran 2018 dari RSUD Kardinah mengalami penurunan dibandingkan dengan realisasi tahun anggaran 2017. Untuk mensiasati penurunan PAD dan dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah maka dilaksanakan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak dan retribusi daerah. (muj/zul)


Berita Sejenis

Sah, Ini Nama-nama 30 Caleg Terpilih DPRD Kota Tegal

Sah, Ini Nama-nama 30 Caleg Terpilih DPRD Kota Tegal

Setelah sempat tertunda, penetapan perolehan kursi dan caleg terpilih untuk DPRD Kota Tegal 2019-2024 akhirnya disahkan.


Bantuan Penunggu Pasien Diminta Dialihkan untuk Cover BPJS Kesehatan

Bantuan Penunggu Pasien Diminta Dialihkan untuk Cover BPJS Kesehatan

Rencana Pemerintah Kota Tegal untuk memberikan bantuan bagi keluarga penunggu pasien dinilai tidak tepat.


Tangani Banjir, Pemkot Tegal Diminta Lakukan Kajian Tak Biasa

Tangani Banjir, Pemkot Tegal Diminta Lakukan Kajian Tak Biasa

Penanganan banjir yang selama ini menggunakan program peninggian jalan kerap dikeluhkan warga.


Moncong Putih Desak Pemkot Tegal Buka Seleksi Pejabat Sekda

Moncong Putih Desak Pemkot Tegal Buka Seleksi Pejabat Sekda

Fraksi PDIP mendesak agar Pemerintah Kota Tegal segera membuka seleksi untuk jabatan Sekda Kota Tegal.


Enam Fraksi Setuju Raperda RPJMD Dibahas

Enam Fraksi Setuju Raperda RPJMD Dibahas

Sejumlah Fraksi di DPRD Kota Tegal menyampaikan pandangan umumnya saat Rapat Paripurna, Rabu (17/7) siang.


Picu Polemik, Pembongkaran Tiga Segitiga Harus Dijelaskan

Picu Polemik, Pembongkaran Tiga Segitiga Harus Dijelaskan

Pembongkaran tiga segitiga di kawasan Alun-alun Kota Tegal menjadi pembicaraan publik.


1.932,7 Hektare Lahan di Kota Tegal Tercemar Air Laut

1.932,7 Hektare Lahan di Kota Tegal Tercemar Air Laut

Kota Tegal sangat rentan pada risiko lingkungan hidup berupa bencana seperti abrasi, rob, dan genangan.


Ini Sembilan Isu Strategis Pembangunan di Kota Tegal

Ini Sembilan Isu Strategis Pembangunan di Kota Tegal

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyampaikan sembila isu strategis pembangunan Kota Tegal tahun 2019-2024 mendatang di Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal, Senin


Pemkot Tegal Diminta Kontinyu Atasi PGOT

Pemkot Tegal Diminta Kontinyu Atasi PGOT

Banyaknya Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar (PGOT) di Kota Tegal kembali menjadi sorotan sejumlah Ffraksi DPRD Kota Tegal.


TPAS Sudah Tak Tepat untuk Atasi Persoalan Sampah

TPAS Sudah Tak Tepat untuk Atasi Persoalan Sampah

Persoalan sampah menjadi momok berkelanjutan bagi Kota Tegal.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!