Ekonomi
Share this on:

Ajukan Suntikan Modal Rp1 Triliun

  • Ajukan Suntikan Modal Rp1 Triliun
  • Ajukan Suntikan Modal Rp1 Triliun

JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia Investama (PII) mengajukan suntikan modal Rp 1 triliun kepada induk usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II). Dana taktis tersebut akan dipakai untuk membiayai ekspansi bisnis perusahaan investasi tahun depan.

Direktur Investasi PII Jeffry Haryadi PM mengatakan pihaknya akan lebih agresif mencari perusahaan swasta untuk diakuisisi. Terutama perusahaan bergerak sektor pelabuhan seperti perusahaan bongkar muat, pelayaran, wirehousing, dan logistic. ”Itu penting untuk mendukung performa perusahaan,” tutur Jefrry di Jakarta, Senin (10/12).

Jeffry melanjutkan penyertaan saham di perusahaan swasta bergerak sektor pelabuhan maksimal sekitar 30 persen. Tahun ini, perusahaan akan merampungkan proses ambilalih 30 persen saham satu perusahaan bidang pelabuhan.

Selain mengincar perusahaan swasta, perseroan juga telah melakukan penyertaan saham pada anak usaha Pelindo II. Antara lain pada PT Jasa Armada Indonesia (JAI) dan PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT).

Sedang untuk anak usaha Pelindo II lain, memasuki tahap akhir penyertaan saham yaitu pada PT Pelabuhan Tanjung Priok, PT IPC Terminal Peti Kemas, PT Jasa Peralatan Pelabuhanan Indonesia, PT Pengembang Pelabuhan Indonesia, dan PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama PII Randy Pangalila menambahkan untuk memenuhi kebutuhan investasi tahun depan, pihaknya mempertimbangkan mencari sumber pendanaan eksternal. Misalnya dari pasar modal melalui penerbitan Surat Utang Jangka Menengah (SUJM) atau Medium Term Notes (MTN).

”Pendanaan dari eksternal bisa juga. Dalam pipeline kami ada rencana fund raising dari eksternal seperti MTN,” ucapnya.

Sejatinya, tahun depan perusahaan menargetkan akuisi sekitar lima perusahaan swasta dan sejumlah perusahaan anak usaha IPC belum terealisasi tahun ini. ”Tahun ini sejatinya ada empat perusahaan swasta hanya sudah memasuki tahap penyelesaian baru dua perusahaan dan sisanya kemungkinan akan terealisasi tahun depan,” tukas. (dai/jpg)

Berita Sebelumnya

Sinergi BUMN Wujudkan TOD Tangerang
Sinergi BUMN Wujudkan TOD Tangerang

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Penyaluran KUR Capai 95 Persen

Penyaluran KUR Capai 95 Persen

Realisasi kredit usaha rakyat (KUR) hingga November 2018 telah mencapai Rp 118 triliun atau 95,7 persen dari target Rp 123,8 triliun.


2018, BEI Himpun Dana Rp16,01 Triliun

2018, BEI Himpun Dana Rp16,01 Triliun

Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mengatakan, total dana yang dihimpun selama 2018 dari pasar modal sebesar Rp 16,01 triliun.


Anggaran FLPP Naik Jadi Rp7,1 Triliun

Anggaran FLPP Naik Jadi Rp7,1 Triliun

ahun depan pemerintah meningkatkan dana fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).


SoftBank-Alibaba Suntik USD 1,1 Miliar

SoftBank-Alibaba Suntik USD 1,1 Miliar

Investor global berduyun-duyun menyuntik modal e-commerce Indonesia. Kali ini Tokopedia kembali mendapat injeksi dana USD 1,1 miliar atau sekitar Rp15,9 triliun


Tarik Rencana Investasi Rp210,8 Triliun

Tarik Rencana Investasi Rp210,8 Triliun

Usaha memikat investor dengan pemberian fasilitas libur pajak (tax holiday) mulai menunjukkan hasil.


Pinjaman untuk Besarkan BUMN

Pinjaman untuk Besarkan BUMN

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno kesal utang usaha berpanji merah putih mencapai ribuan triliun.


Bunga Utang Potensial Membengkak

Bunga Utang Potensial Membengkak

Pemerintah memperkirakan pembayaran bunga utang sepanjang tahun ini akan mencapai Rp 258,86 triliun.


Pembayaran Insentif Biodiesel Rp 5,6 Triliun

Pembayaran Insentif Biodiesel Rp 5,6 Triliun

Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mencatat pembayaran selisih harga biodiesel hingga Oktober 2018 mencapai Rp 5,316 triliun.


Laba Tekor Rp30 Triliun

Laba Tekor Rp30 Triliun

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat laba bersih PT Pertamina (Persero) hingga kuartal tiga 2018 hanya mencapai Rp5 triliun.


Utang Riil BUMN Rp2.448 Triliun

Utang Riil BUMN Rp2.448 Triliun

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengklaim jumlah utang 143 perusahaan hingga kuartal tiga 2018 sejumlah Rp2.448 triliun.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!