Ekonomi
Share this on:

BCA Tak Sasar Semua Segmen KPR

  • BCA Tak Sasar Semua Segmen KPR
  • BCA Tak Sasar Semua Segmen KPR

TANGERANG - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menargetkan pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) tumbuh 10–12 persen tahun ini. Sementara itu, kredit kendaraan bermotor (KKB) diharapkan tumbuh 9–10 persen. Salah satu yang dilakukan perseroan adalah menggelar promo bunga murah.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengungkapkan, pihaknya memang tidak menyasar market menengah ke bawah. Sebab, bank lain seperti PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) telah banyak bermain di segmen tersebut.

”Kami memang tidak mau mengambil semua market,” kata Jahja dalam pembukaan BCA Expoversary 2018, kemarin. Sebagai gantinya, BCA memberikan pinjaman Rp 2 triliun kepada BTN. Hal itu dilakukan untuk memudahkan BTN dalam memasarkan rumah murah untuk masyarakat.

Direktur BCA Finance Petrus Karim menyatakan, pihaknya berharap penyaluran KKB mencapai Rp30 triliun tahun ini. Nilai tersebut dianggap realistis melihat pencapaian perusahaan saat ini.

”Per bulan jumlah kendaraan yang kami fasilitasi mencapai 15.000 unit. Itu kreditnya senilai Rp2,5 triliun,” ungkapnya.

Sementara itu, BCA sampai saat ini belum memutuskan bank mana yang akan diakuisisi. Sejak tahun lalu, rencana akuisisi dua bank kecil sudah mencuat. Namun, rencana tersebut tak kunjung terwujud. Tahun ini BCA pun tetap berencana mengakuisisi dua bank kecil dengan nilai belanja modal Rp4,5 triliun.

”Masih lirik-liriklah, enggak bisa janji mau akuisisi siapa dalam waktu dekat,” kata Jahja. Akuisisi bank tersebut dilakukan untuk membantu Grup BCA dalam menyasar pangsa pasar mikro dan UKM.

Rencananya, dua bank yang diakuisisi dimerger dan menjadi anak usaha BCA. (rin/c25/sof/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Selamat Datang Beras Impor
Selamat Datang Beras Impor

Berita Sejenis

Pasar MPV Medium Jenuh, Segmen SUV Membesar

Pasar MPV Medium Jenuh, Segmen SUV Membesar

Market sport utility vehicle (SUV) diprediksi terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang.


Pelemahan Rupiah Tak Berdampak pada Krisis Ekonomi

Pelemahan Rupiah Tak Berdampak pada Krisis Ekonomi

Rupiah kembali melemah terhadap dollar Amerika, Kamis (4/10).


Wajib Pajak Tak Patuh Bakal Diperiksa

Wajib Pajak Tak Patuh Bakal Diperiksa

Masyarakat diminta tak perlu takut menghadapi pemeriksaan pajak seiring dengan keluarnya Surat Edaran Dirjen Pajak No SE-15/PJ/2018 tentang Kebijakan Pemeriksaa


Proyek EBT Tak Kena Penundaan

Proyek EBT Tak Kena Penundaan

Proyek energi baru terbarukan (EBT) dipastikan jalan terus kendati pemerintah menunda sejumlah proyek strategis nasional (PSN).


Depresiasi Kurs Pacu Ekspor

Depresiasi Kurs Pacu Ekspor

Tidak semua sektor ekonomi terpukul koreksi rupiah terhadap dolar AS. Industri mebel tanah air justru mendapat angin segar dari depresiasi kurs.


Rupiah Tembus Rp14.771 Per Dollar

Rupiah Tembus Rp14.771 Per Dollar

Tekanan ke mata uang rupiah tak kunjung reda. Merujuk data Reuters, kemarin (30/8) kurs rupiah bergerak ke level Rp14.771 per dolar AS (USD).


DP Minim Pacu Penjualan Properti

DP Minim Pacu Penjualan Properti

Ceruk pasar properti premium masih terbuka. Pengembang perumahan pun masih gencar meluncurkan produk anyar untuk segmen tersebut.


Tak Naik, Tarif Listrik RI Kompetitif di ASEAN

Tak Naik, Tarif Listrik RI Kompetitif di ASEAN

Untuk menjaga daya beli masyarakat, Kementerian ESDM memastikan tidak ada kenaikan tarif listrik bagi pelanggan bersubsidi hingga 2019.


Penetrasi E-Commerce Makin Terasa di Daerah

Penetrasi E-Commerce Makin Terasa di Daerah

Perkembangan e-commerce tak hanya terkait dengan besaran transaksi atau volume penjualan.


Realisasi KPR di Jatim Tumbuh

Realisasi KPR di Jatim Tumbuh

Kinerja sektor properti di Jatim pada triwulan kedua tahun ini relatif baik.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!