Ekonomi
Share this on:

Buka Rekening Efek Tak Sampai Sejam

  • Buka Rekening Efek Tak Sampai Sejam
  • Buka Rekening Efek Tak Sampai Sejam

JAKARTA - Membuka rekening efek kini kian mudah. Bila sebelumnya membutuhkan waktu dua minggu, sekarang pembukaan rekening efek bisa dilakukan kurang dari satu jam. Itu bisa terjadi setelah 106 pelaku industri pasar modal meneken kerja sama dengan Ditjen Dukcapil terkait pemanfaatan nomor induk kependudukan (NIK).

’’Kerja sama ini sebagai salah satu upaya mempercepat dan mempermudah pembukaan rekening pasar modal,’’ ucap Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Friderica Widyasari Dewi kemarin (21/12).

Dari 106 pelaku industri pasar modal yang ikut menandatangani kerja sama, 78 adalah perusahaan efek, 19 manajer investasi, 6 agen penjual reksa dana, dan 3 lembaga penunjang pasar modal. Yaitu, Bursa Efek Indonesia (BEI), KSEI, dan The Indonesia Capital Market Institute (TICMI).

Jumlah investor yang tercatat di industri pasar modal per 17 Desember 2018 mencapai 1.606.481 atau meningkat 43 persen sejak akhir 2017. Investor masih didominasi dari Jawa sebanyak 73,57 persen dengan total nilai aset 96 persen. ’’Diharapkan simplifikasi pembukaan rekening bisa membuat persebaran investor merata,’’ paparnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BEI Jawa Timur Dewi Sriana Rihantyasni mengungkapkan, pasar modal masih menghadapi tantangan berat. Bila dibandingkan dengan seluruh lembaga di bawah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat literasi di pasar modal paling rendah. ’’Melalui galeri investasi, kami coba lakukan sosialisasi dan edukasi tentang pasar modal,’’ ujarnya.

Hingga sekarang, jumlah galeri investasi di Jatim sebanyak 57. Pada 2018, dari target pembukaan 8 galeri investasi, malah terealisasi 11 galeri investasi. ’’Di beberapa kampus malah ada yang dua galeri investasi. Melalui galeri investasi, kami coba lakukan sosialisasi dan edukasi pasar modal,’’ paparnya. Ke depan, pihaknya ingin mengembangkan ke wilayah utara seperti Lamongan dan Bojonegoro.

Selain itu, pihaknya mendorong penambahan jumlah investor baru. ’’Tahun depan kami tidak berharap banyak, tapi selama ini Jatim dan Jabar menyumbang banyak untuk penambahan investor. Kami berharap masyarakat Jatim yang bisa menjadi investor di pasar modal terus bertambah. Syukur-syukur bisa 50 ribu,’’ jelasnya. (nis/res/c17/oki/jpg)

Berita Sebelumnya

Importer Berharap Biaya Logistik Rendah
Importer Berharap Biaya Logistik Rendah

Berita Berikutnya

Anggaran FLPP Naik Jadi Rp7,1 Triliun
Anggaran FLPP Naik Jadi Rp7,1 Triliun

Berita Sejenis

Perizinan di Daerah Masih Tak Sinkron

Perizinan di Daerah Masih Tak Sinkron

Ribetnya perizinan di daerah sampai saat ini masih menjadi penghambat investor masuk di daerah.


Lion Air Tunda Turunkan Tarif

Lion Air Tunda Turunkan Tarif

Keinginan pemerintah meminta maskapai menurunkan tarif tiket tak sesuai harapan. Maskapai penerbangan Lion Air masih menunda penurunan tarif penerbangannya.


Pemerintah Dorong Pelaku Usaha Buka Pasar di Cina

Pemerintah Dorong Pelaku Usaha Buka Pasar di Cina

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong pelaku usaha untuk membuka pasar di Cina.


Neraca Perdagangan RI Tekor Rp28 T

Neraca Perdagangan RI Tekor Rp28 T

Neraca perdagangan Indonesia secara kumulatif sampai dengan Mei 2019 masih tekor sebesar Rp2,14 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp28 triliun.


Lagi, Data Kementerian Tak Sinkron, Impor Garam Berlebih

Lagi, Data Kementerian Tak Sinkron, Impor Garam Berlebih

Setelah persoalan harga ayam telah selesai, kini muncul masalah baru yakni harga garam yang anjlok di tingkat petani.


Tarif Ojol Tak Boleh Jor-joran Beri Promo

Tarif Ojol Tak Boleh Jor-joran Beri Promo

Pemerintah mengimbau perusahaan aplikasi penyedia layanan transportasi untuk tidak jor-joran memberi harga promo atau diskon kepada konsumen.


Regulasi Blokir Ponsel Ilegal Terbit Agustus 2019

Regulasi Blokir Ponsel Ilegal Terbit Agustus 2019

Pemerintah sampai saat ini masih menggodok regulasi pemblokiran International Mobile Equipment Identity (IMEI) ponsel ilegal.


Pemerintah Dinilai Tak Paham Persoalan Maskapai

Pemerintah Dinilai Tak Paham Persoalan Maskapai

Keputusan pemerintah menurunkan harga tarif pesawat untuk kategori maskapai berbiaya rendah atau Low Cost Carrier (LCC) domestik, menuai kritikan.


Efek Perseteruan Dagang, Untungkan RI

Efek Perseteruan Dagang, Untungkan RI

Di tengah perang dagang Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok yang memanas, Indonesia justru punya peluang untuk meningkatkan potensi ekspor.


Perpindahan Bandara dari Bandung ke Kertajati Dinilai Tak Efisien

Perpindahan Bandara dari Bandung ke Kertajati Dinilai Tak Efisien

Perpindahan penerbangan domestik jika biasanya melalui Bandara Internasional Husein Sastaranegara (BDO) menjadi ke Bandara Internasional Kertajati



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!