Ekonomi
Share this on:

China Turunkan Tarif Elektronik dan Tekstil 20 Persen

  • China Turunkan Tarif Elektronik dan Tekstil 20 Persen
  • China Turunkan Tarif Elektronik dan Tekstil 20 Persen
  • China Turunkan Tarif Elektronik dan Tekstil 20 Persen
  • China Turunkan Tarif Elektronik dan Tekstil 20 Persen

** BEIJING** - Menghadapi pengawasan dunia atas praktik perdagangannya, Pemerintah China hari ini, Senin (8/4) mengumumkan akan menurunkan tarif pada beberapa barang konsumen, mulai dari komputer, furnitur dan sepeda.

Dapat diketahui, Beijing dan Washington saling memukul tarif lebih dari USD360 miliar dalam perdagangan dua arah, dalam pertikaian perdagangan mereka. Sementara Eropa, baru-baru ini mengindikasikan akan membawa China kepada dugaan kebijakan perdagangan yang tidak adil.

"Tingkat tarif China untuk barang-barang impor seperti buku, komputer, makanan, furnitur dan obat-obatan akan turun menjadi 13 persen mulai Selasa," kata Komisi Tarif Dewan Negara China.

Menurut kantor berita resmi Xinhua, barang-barang tersebut telah dikenakan pajak pada tingkat 15 persen. Adapun pajak barang impor lainnya seperti barang olahraga, perlengkapan memancing, tekstil, peralatan elektronik dan sepeda juga akan diturunkan menjadi 20 persen dari 25 persen.

Sementara itu, para pemimpin Uni Eropa akan bertemu Perdana Menteri China Li Keqiang minggu ini di KTT di Brussels. Tetapi, harapan mereka untuk memenangkan komitmen yang kuat pada perdagangan tampaknya mengecewakan.

Paslanya, Presiden Donald Trump pada hari Jumat mengatakan, bahwa pembicaraan dengan Beijing dalam mengakhiri perang dagang antara dua ekonomi utama dunia, diprediksi tidak berhasil. (der/cna/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Mudik Lewat Tol, Saldo E-Toll Maksimal Rp2 Juta

Mudik Lewat Tol, Saldo E-Toll Maksimal Rp2 Juta

Bank Indonesia bekerjasama dengan Perbankan dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menyediakan lebih dari 100 layanan gerak Uang Elektronik (UE) di sejumlah rest area


Maskapai Penerbangan Akhirnya Patuhi Tarif Baru

Maskapai Penerbangan Akhirnya Patuhi Tarif Baru

Kementerian Perhubungan melakukan pemantauan penerapan tarif penumpang kelas ekonomi angkutan udara niaga berjadwal.


Kebutuhan Konsumtif Kerek Pinjaman Online Saat Ramadan

Kebutuhan Konsumtif Kerek Pinjaman Online Saat Ramadan

Selama Ramadan dan menjelang Lebaran 2019, diperkirakan permintaan pinjaman melalui fintech Peer-to-Perr (P2P) lending akan terus meningkat.


Bandel Tak Turunkan Tarif, Izin Maskapai Bisa Dicabut

Bandel Tak Turunkan Tarif, Izin Maskapai Bisa Dicabut

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan warning kepada maskapai penerbangan jika sampai, Jumat (17/5) hari ini, tidak menurunkan tarif batas atas (TBA).


Jangan Merakit Terus, Saatnya Industri Elektronik Produksi Sendiri

Jangan Merakit Terus, Saatnya Industri Elektronik Produksi Sendiri

Investasi elektronika dan telematika di Indonesia mulai mengepakan sayapnya, meski belum sebesar industri manufaktur.


Tiket Kereta Lebaran Sudah Terjual 59 Persen

Tiket Kereta Lebaran Sudah Terjual 59 Persen

Tiga Minggu menjelang Lebaran 2019, tiket kereta yang sudah terjual sejauh ini mencapai 59 persen.


Indonesia Waspadai Kelanjutan Perang Dagang AS dan China

Indonesia Waspadai Kelanjutan Perang Dagang AS dan China

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memperkirakan perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China akan berkelanjutan.


31 Mei Diprediksi Puncak Konsumsi BBM

31 Mei Diprediksi Puncak Konsumsi BBM

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memprediksi puncak konsumsi BBM lebaran terjadi, Jumat (31/5) atau H-5 Idul Fitri 1440 H.


China Balas Serangan Pajak Amerika

China Balas Serangan Pajak Amerika

Pemerintah China menyatakan telah mengenakan tarif pajak impor senilai $60 miliar dari Amerika Serikat.


YLKI Ragu Maskapai Turunkan Tarif Pesawat 12-16 Persen

YLKI Ragu Maskapai Turunkan Tarif Pesawat 12-16 Persen

Setelah mendapat tekanan dan protes dari berbagai pihak, akhirnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menurunkan tarif batas atas (TBA) pesawat 12-16 persen.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!