Ekonomi
Share this on:

Digital Teknologi Dongkrak Ekonomi

  • Digital Teknologi Dongkrak Ekonomi
  • Digital Teknologi Dongkrak Ekonomi

JAKARTA - Teknologi berkembang dengan pesat. Nyaris tidak ada ruang bebas dari sentuhan teknologi terkini. Kondisi itu, menjadikan teknologi bermata ganda baik segi positif dan negatif. Yang pasti, teknologi bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi dengan catatan kalau dikelola dengan benar.

”Teknologi menjadi cara baru meningkatkan kesejahteraan banyak orang, termasuk di negara berkembang. Tinggal bagaimana memastikan teknologi bermanfaat untuk pertumbuhan inklusif,” tutur Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10)

Menurutnya, negara yang ekonominya tengah berkembang, harus mampu menghadapi dan beradaptasi dengan disrupsi teknologi. Di Indonesia misalnya, teknologi digital telah menghubungkan sektor ekonomi informal dengan sektor ekonomi formal. Karena itu, Indonesia perlu segera memulai diskusi baru terkait upaya pemberdayaan para pengambil keputusan di negara-negara berkembang.

”Tujuannya, supaya bisa mengkapitalisasi teknologi baru dan mengelola dengan lebih baik disrupsi,” imbuh Any sapaan akrab Sri Mulyani.

Eks Direktur Eksekutif Bank Dunia itu melanjutkan, mengatasi eksklusivitas teknologi digital dan ketidaksetaraan digital merupakan kunci menjadikan teknologi sebagai peluang untuk tumbuh inklusif. Dengan tiga miliar jiwa yang diprediksi akan tetap offline pada 2023 dan semakin banyak gagal memperoleh potensi internet secara penuh, pendekatan bisnis biasa untuk desain dan penyampaian layanan digital, tidak akan mampu menjangkau orang-orang termajinalkan.

”Indonesia negara besar dan tidak semua teredukasi dengan baik. Ini harus ditanggulangi pemerintah. Kami harus memastikan tidak ada yang tertinggal dan memastikan teknologi bisa bermanfaat untuk meningkatkan layanan pendidikan dan kesehatan,” tegasnya.

Sementara pendiri Bill and Melinda Gates Foundation Melinda Gates mengatakan tengah membentuk sebuah komisi berlabel komisi pathways bertujuan menyebarluaskan manfaat positif teknologi. ”Kami berbicara dengan Gojek, tidak hanya pengemudi, tapi juga pedagang. Saya ingin menyampaikan peluang transformasi digital sangat menjanjikan,” tegas istri Bill Gates itu.

Dalam diskusi itu terungkap berbagai risiko dan tantangan terhadap kemajuan teknologi, sekaligus peluang-peluang bisa diciptakan. Sejumlah risiko dan tantangan antara lain ancaman kehilangan pekerjaan, investasi baru pemerintah untuk memenuhi kebutuhan teknologi, dan tata kelola teknologi.

Di sisi lain, kemajuan teknologi akan mampu mendorong perubahan struktural dalam perekonomian serta menciptakan efisiensi, menciptakan peluang-peluang baru dalam ekonomi global hingga menghasilkan cara baru bagi pemerintah dalam berinteraksi dengan masyarakat.

Adapun Pathways for Prosperity adalah sebuah gerakan sosial terdiri dari para pemimpin pemerintahan, pelaku bisnis, dan akademisi berbagai bidang secara aktif membahas dampak teknologi terhadap negara berkembang. Gerakan itu diprakarsai pasangan miliarder Bill dan Melinda Gates, dibantu Oxford University’s Blayatnik School of Government. (dai/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

14 BUMN Teken Kontrak Kerja Sama
14 BUMN Teken Kontrak Kerja Sama

Berita Sejenis

Pacu Ekspor, Perkuat Daya Saing

Pacu Ekspor, Perkuat Daya Saing

Sektor perikanan dan kelautan disebut-sebut sebagai salah satu pilar ekonomi. Menambah devisa dan mensejahterakan masyarakat.


Maksimalkan Produk Unggulan untuk Pemerataan Ekonomi

Maksimalkan Produk Unggulan untuk Pemerataan Ekonomi

Pemerintah berharap perhutanan sosial dimanfaatkan secara maksimal. Pemanfaatan lahan kawasan hutan negara itu bisa lebih produktif.


Akhir 2018 Industri Kreatif Rp1.000 Triliun

Akhir 2018 Industri Kreatif Rp1.000 Triliun

Badan Ekonomi Kreatif ( Bekraf) optimistis industri ekonomi kreatif dipengujung tahun ini berkontribusi pada produk domestik bruto (PDB) sebesar Rp1.000 triliun


Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Program Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga dianggap efektif meningkatkan perekonomian warga.


SDM IT Topang Ekonomi Digital

SDM IT Topang Ekonomi Digital

Pasar ekonomi digital di Indonesia diprediksi mampu tumbuh sampai angka USD 200 miliar dalam kurun 20 tahun mendatang.


Implementasi Butuh Payung Hukum

Implementasi Butuh Payung Hukum

Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital, pemerintah diharapkan dinamis dalam mengembangkan regulasi untuk memayungi implementasi teknologi.


Porsi E-Commerce Makin Besar

Porsi E-Commerce Makin Besar

Pelaku usaha ritel masih optimistis bisnis offline bisa terus tumbuh menghadapi era disrupsi digital.


Pelemahan Rupiah Tak Berdampak pada Krisis Ekonomi

Pelemahan Rupiah Tak Berdampak pada Krisis Ekonomi

Rupiah kembali melemah terhadap dollar Amerika, Kamis (4/10).


Ritel Topang Pertumbuhan Ekonomi

Ritel Topang Pertumbuhan Ekonomi

Kinerja sektor ritel belum sepenuhnya pulih.


Pengusaha Pemula Harus Jeli

Pengusaha Pemula Harus Jeli

Entrepreneur atau wirausaha baru di Indonesia terus tumbuh seiring dengan kemudahan akses informasi dan teknologi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!