Ekonomi
Share this on:

Dijegal Uni Eropa, Ekspor CPO Malah Naik

  • Dijegal Uni Eropa, Ekspor CPO Malah Naik
  • Dijegal Uni Eropa, Ekspor CPO Malah Naik

JAKARTA - Di tengah diskriminasi atau boikot yang dilakukan Uni Eropa terhadap produk minyak sawit (Crude Palm Oil/CPO) Indonesia, kinerja ekspor CPO menunjukkan tren memuaskan.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Joko Supriyono menyebutkan, volume ekspor CPO dan turunannya hingga Juli lalu mencapai 17,76 ton.

"Sementara di periode yang sama 2018 (year on year/yoy) tercatat 16,97 juta ton atau mengalami kenaikan 4,7 persen, ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, kemarin (17/9).

Lebih jauh Joko mengatakan, kenaikan ekspor disumbang oleh Cina sebesar 46,7 persen (yoy), disusul negara-negara di Afrika sebesar 20,11 persen (yoy) dan beberapa negara Asia, khususnya Jepang dan Malaysia.

"Ini adalah keberhasilan Kementerian Perdagangan (Kemendag) dalam melakukan promosi ke negara-negara Afrika, " kata Joko.

Sementara penurunan ekspor masih terjadi di India sebesar 19,86 persen (yoy), Amerika Serikat 14,3 persen (yoy), serta Pakistan dan Bangladesh.

"Penurunan ekspor ke India dikarenakan pengenaan tarif impor yang tinggi 54 persen untuk produk olahan dan 40 persen untuk produk CPO," ucap dia.

Namun kabar baik datang dari India, karena negara ini akan menurunkan tarif impor untuk produk olahan sawit Indonesia menjadi 45 persen sehingga sama dengan tarif yang dikenakan kepada produk olahan sawit Malaysia.

"Tentu ini karena negoisasi yang terus menerus dilakukan oleh Kemendag dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) kepada Pemerintah India," ungkap Joko.

Mengenai diskriminasi yang dilakukan Uni Eropa, Joko mengatakan pemerintah Indonesia masih terus melakukan lobi dengan disertai ancaman retaliasi beberapa produk impor dari Uni Eropa.

Sampai dengan Juli, devisa ekspor dari produk sawit (di luar biodiesel dan oleochemical) mencapai USD 9,8 miliar.

"Angka ini turun 18 persen dibanding periode yang sama tahun 2018, yaitu sebesar USD 11,9 miliar," kata Joko.

Saat ini, kata Joko, harga CPO di pasar internasional menjukkan tren kenaikan. Hal ini akan ada arah kebaikan pada neraca perdagangan hingga akhir tahun nanti.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Piter Abdullah mengatakan, tren penguatan ekspor CPO merupakan hal bagus. Artinya Indonesia tidak membutuhkan Uni Eropa.

"Sangat bagus (ekspor CPO meningkat). Berarti kita tidak butuh Eropa. Kita bisa lebih tegas menghadapi kebijakan Eropa yg diskriminatif," pungkas dia. (din/fin/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ekonomi Global Melambat, Ekspor Karet Anjlok

Ekonomi Global Melambat, Ekspor Karet Anjlok

Di tengah kondisi perekonomian global yang melambat, dan ditambah perang dagang antara Cina dan Amerika Serikat yang tak kunjung mereda


Kenaikan Tarif 18 Ruas Tol Bisa Dibatalkan

Kenaikan Tarif 18 Ruas Tol Bisa Dibatalkan

Hingga akhir tahun 2019 tarif 18 ruas tol diusulkan akan naik.


Perang Dagang AS-Eropa Gerus Pertumbuhan Ekonomi RI

Perang Dagang AS-Eropa Gerus Pertumbuhan Ekonomi RI

Perang dagang antara Cina dan Amerika Serikat (AS) belum selesai, sudah muncul perang dagang baru, antara AS dan Eropa.


Permendag No 29/2019 Cacat Hukum

Permendag No 29/2019 Cacat Hukum

Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 29 Tahun 2019 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Hewan dan Produk Hewan kembali menuai protes keras.


Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp5.542,10 T

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp5.542,10 T

Bank Indonesia (BI) menyebutkan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir Juli 2019 tercatat sebesar USD 395,3 miliar atau setara Rp5.542,10 triliun.


Hapus Label Halal, Pemerintah Timbulkan Kegaduhan

Hapus Label Halal, Pemerintah Timbulkan Kegaduhan

Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 29 Tahun 2019 tentang ketentuan Ekspor dan Impor Hewan dan Produk Hewan


Cukai Rokok Naik, Produsen Hingga Petani Tembakau Protes

Cukai Rokok Naik, Produsen Hingga Petani Tembakau Protes

Produsen hingga petani tembakau keberatan terkait rencana pemerintah menaikkan cukai rokok pada tahun depan sebesar 23 persen


Ekspor Kerajinan Tangan Lesu

Ekspor Kerajinan Tangan Lesu

Pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) Bali, mengeluhkan ekspor produk kerajinan tangan mengalami kelesuan


Iuran BPJS Kesehatan Tak Jadi Naik September

Iuran BPJS Kesehatan Tak Jadi Naik September

Puan Maharani menyebutkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan akan diberlakukan pada 1 September 2019, ternyata dibantah oleh pihak istana.


Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai 1 September 2019

Iuran BPJS Kesehatan Naik Mulai 1 September 2019

Pemerintah akan memberlakukan kenaikan BPJS Kesehatan mulai 1 September 2019.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!