Ekonomi
Share this on:

Dwelling Time 3 Hari Harus Konsisten

  • Dwelling Time 3 Hari Harus Konsisten
  • Dwelling Time 3 Hari Harus Konsisten

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, meminta dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok, benar-benar riil 3 hari. Menhub menginstruksikan jajarannya untuk bekerja lebih maksimal.

Hal itu supaya tidak ada lagi kontainer yang terlalu lama (long stay) berada di pelabuhan. Sistem Inaportnet yang saat ini sudah diterapkan di Pelabuhan Tanjung Priok, harus benar-benar dimanfaatkan. I

Inaportnet merupakan sistem informasi layanan tunggal secara elektronik berbasis internet untuk mengintegrasikan sistem informasi kepelabuhanan yang standar dalam melayani kapal dan barang dari seluruh Instansi terkait atau pemangku kepentingan di pelabuhan (termasuk sistem layanan Badan Usaha Pelabuhan).

”Aplikasi itu disatukan semua stakeholder. Menghemat waktu. Itu tanpa orang hadir di situ bisa. Seperti di Pelabuhan Tanjung Priok, Sabtu-Minggu saya menginstruksikan pegawai untuk masuk. Kita minta inventarisir apa yang harus dilakukan,” ujar Budi Karya, usai meresmikan sistem Inaportnet Pelabuhan Gresik, Sorong dan Banten, di Command Center Kementerian Perhubungan, kemarin.

”Dengan demikian, pelayanan di pelabuhan yang buka 24 jam dan 7 hari dalam seminggu dapat terjadi,” imbuhnya.

Pihaknya meminta semua pihak untuk konsisten dengan sistem yang telah diterapkan. Lebih lanjut Budi Karya mengatakan, saat ini sebanyak 16 pelabuhan yang ditargetkan go live Inaportnet hingga akhir tahun 2017 sudah tercapai.

Menurutnya, penerapan aplikasi Inaportnet di Pelabuhan Sorong, Menhub menyatakan, merupakan lompatan yang baik. Karena selama ini Pelabuhan Sorong tidak mendapatkan data-data yang akurat.

”Sekarang semua teman-teman di daerah bekerja dengan template yang sama dan saya harap ada kreatifitas sehingga selalu berkembang dan dapat sesuatu yang baru,” ujarnya.

Budi Karya menambahkan, dalam penerapan aplikasi Inaportnet yang harus dijunjung tinggi adalah komitmen. aitu bagaimana seluruh stakeholder yang terlibat dapat patuh terhadap standar operasional prosedur yang berlaku. Tanpa komitmen yang kuat dari seluruh pihak, maka aplikasi Inaportnet tidak akan bisa menjadi sistem yang menjadi rujukan utama untuk pelayanan kapal di pelabuhan.

”Harus ada analisis terhadap kecenderungan barang yang mengalami kenaikan dan penurunan serta apa yang harus dikembangkan,” ujarnya.

Adapun keenam belas pelabuhan yang telah mengaplikasikan Inaportnet tersebut adalah Pelabuhan Belawan, Pelabuhan Palembang, Pelabuhan Teluk Bayur, Pelabuhan Panjang, Pelabuhan Pontianak, Pelabuhan Banjarmasin, Pelabuhan Balikpapan, Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Tanjung Emas, Pelabuhan Tanjung Perak, Pelabuhan Makassar, Pelabuhan Bitung, Pelabuhan Ambon, Pelabuhan Banten, Pelabuhan Gresik, dan Pelabuhan Sorong. (dai/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pemerintah Harus Perbaiki Data Produksi Beras

Pemerintah Harus Perbaiki Data Produksi Beras

Kegaduhan soal impor beras diyakini tidak terlepas dari kurang validnya data jumlah produksi.


Lebih Responsif Genjot Pasar Ekspor

Lebih Responsif Genjot Pasar Ekspor

Indonesia harus lebih responsif menyikapi perang dagang Amerika Serikat dengan Tiongkok.


Rupiah Melemah Lagi, Pelaku Usaha Selektif Ekspansi

Rupiah Melemah Lagi, Pelaku Usaha Selektif Ekspansi

Fluktuasi nilai tukar rupiah membuat pelaku usaha harus menyesuaikan strategi bisnisnya.


Hari Ini, Scuto Tegal Diresmikan

Hari Ini, Scuto Tegal Diresmikan

Setelah hadir di 58 kota di seluruh Nusantara, PT Scuto Indonesia terus berupaya melebarkan sayap usahanya.


Mulai Hari Ini Wajib Biodiesel 20 Persen

Mulai Hari Ini Wajib Biodiesel 20 Persen

Pemerintah mulai hari ini (1/9) mewajibkan perluasan campuran bahan bakar nabati (BBN) atau biodiesel 20 persen (B20).


Turuti WTO, RI Ubah 4 UU

Turuti WTO, RI Ubah 4 UU

Indonesia harus mengubah empat undang-undang (UU) demi memenuhi keputusan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).


PLN Tidak Kurangi Proyek Infrastruktur Listrik

PLN Tidak Kurangi Proyek Infrastruktur Listrik

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) harus mengatur kembali pembiayaan pembangunan proyek ketenagalistrikan.


Tarif Tetap, Subsidi Listrik Bengkak

Tarif Tetap, Subsidi Listrik Bengkak

Depreasi nilai tukar rupiah dan melonjaknya harga minyak harus dibayar mahal.


Berpotensi Gagal Serah Efek

Berpotensi Gagal Serah Efek

KPEI mengklaim akselerasi penyelesaian transaksi bursa dari tiga hari menjadi dua hari (T+2) potensial terjadi gagal serah dan gagal bayar.


Volatilitas Harga Kebutuhan Pokok Terjaga

Volatilitas Harga Kebutuhan Pokok Terjaga

Hasil evaluasi Bank Indonesia Jawa Timur untuk Program Pengendalian Inflasi Periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2018.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!