Ekonomi
Share this on:

Ekonomi Global Melambat, Ekspor Karet Anjlok

  • Ekonomi Global Melambat, Ekspor Karet Anjlok
  • Ekonomi Global Melambat, Ekspor Karet Anjlok

JAKARTA - Di tengah kondisi perekonomian global yang melambat, dan ditambah perang dagang antara Cina dan Amerika Serikat yang tak kunjung mereda, menyebabkan sektor nonmigas seperti karet menurun drastis.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Pieter Abdullah menilai kondisi demikian akan terus berlanjut hingga tahun depan. Di mana resesi atau kemerosotan ekonomi di beberapa negara bisa menurunkan pertumbuhan ekonomi, termasuk di Indonesia. Bahkan saat ini sudah ada yang kena resesi.

"Saya kira ke depan dengan kondisi global yang masih dalam tren perlambatan, maka permintaan dan harga karet masih akan rendah. Sehingga sulit untuk mendorong ekspor karet ketika permintaan dan harga global masih terus rendah," ujar Piter kepada Fajar Indonesia Network (FIN), kemarin (3/10).

Tak hanya itu, menurut Pieter, persoalan lainnya adalah pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen terhadap produk perkebunan membuat tekanan terhadap ekspor karet semakin besar.

"Dengan adanya PPN, ekspor kecenderungannya akan dibebankan ke petani di mana harga di tingkat petani akan lebih rendah. Kalau kondisi ini terus terjadi produksi juga akan menurun. Ekspor karet akan semakin turun," kata dia.

Terpisah, Ketua Umum Dewan Karet Indonesia (Dekarindo) Azis Pane memerkirakan kinerja ekspor karet dan barang karet masih akan melandai pada kuartal IV tahun 2019. Hal itu karena kinerja pertumbuhan global yang melambat, khususnya Jepang dan Cina.

Saat ini, kata dia, kinerja manufaktur Jepang terkoreksi sangat signifikan, yakni hingga 1,2 persen, sehingga memengaruhi permintaan bahan baku untuk produksi otomotif.

Tak hanya Jepang, lanjut dia, Cina juga pertumbuhan ekonominya turun hingga 5 persen.

"Artinya permintaan ekspor tidak akan tumbuh secara signifikan, bahkan ada potensi resesi," ujar dia, kemarin (3/1).

Dia juga mengingatkan kepada pemerintah dengan kabinet yang baru agar memenuhi usulannya dalam penghapusan PPN 10 persen. Karena PPN 10 persen juga sebagai penghambat ekspor.

"Kami minta penghapusan PPN 10 persen dan belum direalisasikan," ucap dia.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Januari - Agustus 2019 nilai ekspor karet dan barang dari karet mencapai 4,13 dolar AS miliar.

Realisasi itu menurun sekitar 6,25 persen, karena pada periode yang sama tahun lalu nilai ekspornya mencapai 4,40 miliar dolar AS. (din/fin/ima)


Berita Sejenis

Ekspor Minyak Kelapa Sawit Mulai Bergairah

Ekspor Minyak Kelapa Sawit Mulai Bergairah

India dan Malaysia bersitegang dagang. Dimana India mengurangi impor minyak kelapa sawit dari Malaysia.


Perlambatan Ekonomi Global, Pertumbuhan Masih Stabil?

Perlambatan Ekonomi Global, Pertumbuhan Masih Stabil?

Ketua Komisi XI DPR Dito Ganinduto mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sampai dengan Semester 1 tahun 2019 masih stabil pada angka 5,06 persen.


Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini! Jadi Berapa?

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini! Jadi Berapa?

Saat ini harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk pada Rabu (6/11) tercatat Rp750 ribu per gram


Sri Mulyani Yakin Pertumbuhan Ekonomi Masih di Atas 5 Persen

Sri Mulyani Yakin Pertumbuhan Ekonomi Masih di Atas 5 Persen

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyakini pertumbuhan ekonomi di kuartal III/2019 masih di atas 5 persen atau sekitar 5,05 persen.


Genjot Ekspor, Menperin Ingin Batik Tampil di New York Hingga Tokyo

Genjot Ekspor, Menperin Ingin Batik Tampil di New York Hingga Tokyo

Memeringati Hari Ulang Tahun ke-25 Yayasan Batik Indonesia


Moneter dan Ekonomi Menguat, Kredit Baru Diprediksi Meningkat

Moneter dan Ekonomi Menguat, Kredit Baru Diprediksi Meningkat

Pertumbuhan kredit pada kuartal III/2019 mengalami pelemahan. Namun, Bank Indonesia (BI) memproyeksikan di kuartal IV/2019 kredit baru akan meningkat.


Mangga Cirebon Diekspor ke Negara Eropa dan Timur Tengah

Mangga Cirebon Diekspor ke Negara Eropa dan Timur Tengah

Bupati Cirebon, Jawa Barat, Imron Rosyadi melepas secara simbolis ekspor mangga gedong gincu ke beberapa negara di Timur Tengah.


Ekspor Hasil Industri Tekstil dan Alas Kaki Sumbang Hampir USD19 Miliar

Ekspor Hasil Industri Tekstil dan Alas Kaki Sumbang Hampir USD19 Miliar

Industri tekstil, kulit dan alas kaki merupakan salah satu sektor penyumbang devisa negara yang cukup signfikan.


Pemerintah Didesak Tutup Celah Kebijakan Rokok

Pemerintah Didesak Tutup Celah Kebijakan Rokok

Terkait sejumlah pihak baik asosiasi, pengamat ekonomi dan pegiat antikorupsi menyebutkan adanya celah kebijakan cukai


Ekonomi Global Diproyeksikan Turun, Indonesia Terjaga di 5 Persen

Ekonomi Global Diproyeksikan Turun, Indonesia Terjaga di 5 Persen

Dana Moneter Internasional (IMF) kembali memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global turun dari 3,5 persen menjadi 3 persen pada 2019.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!