Ekonomi
Share this on:

Ekspor CPO Bakal Semakin Anjlok

  • Ekspor CPO Bakal Semakin Anjlok
  • Ekspor CPO Bakal Semakin Anjlok

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menerbitkan kebijakan baru berupa penyederhaanan proses ekspor minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan produk turunannya. Kebijakan yang diambil tersebut dinilai bisa memperburuk nilai ekspor CPO.

Kebijakan tersebut tertuang dalam ekspor kelapa sawit, CPO, dan produk turunannya sebagaimana telah diubah dengan Pememendag No. 90/2015 tentang perubahan atas Pememendag No. 54/2015 tentang Verifikasi atau Penelusuran Teknis Terhadap Ekspor Kelapa Sawit, CPO, dan produk turunannya.

Selain untuk meningkatkan efektivitas, pencabutan Permendag ini untuk melaksanakan hasil keputusan rapat koordinasi bidang perekonomian di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian beberapa waktu lalu, ujar Direktur Jenderal Perdagangan Luar, Negeri Oke Nurwan dalam keterangan persnya, Selasa (19/3).

Permendag tersebut berlaku setelah tujuh hari diundangkan, yaitu pada 28 Februari 2019.

Adapun sebelumnya, dalam Permendag 54/2015 Jo Permendag 90/2015, setiap pelaksanaan ekspor kelapa sawit, CPO dan produk turunannya, diwajibkan dilakukan verifikasi atau penelusuran teknis yang dilakukan oleh surveyor sebelum muat barang.

Verifikasi oleh surveyor meliputi verifikasi administratif dan fisik, penentuan jenis dan spesifikasi teknis, serta kualitas barang melalui analisa di laboratorium.

Selanjutnya untuk ekspor komoditas ini akan mengikuti ketentuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 22/2019 tentang Ekspor Kelapa Sawit, CPO, Dan Produk Turunannya. PMK ini mulai berlaku tujuh hari sejak diundangkan yaitu pada 1 Maret 2019.

Sementara peneliti Indef Nailul Huda menilai, keputusan yang diambil oleh pemerintah keputusan yang terlalu berani dan berisiko.

"Sebuah keputusan berani sekaligus nekat dari pemerintah hanya untuk mengejar angka ekspor yang saat ini sedang terpuruk," kata Nailul Huda kepada Fajar Indonesia Network (FIN).

Nailul Huda melanjutkan, harga CPO meskipun naik hari ini (walaupun tipis) tetap ada potensi besar untuk terus turun.

"Terbukti pada bulan lalu rendahnya harga CPO berpengaruh terhadap kinerja ekspor yang jeblok. Dengan harga yang relatif rendah saat ini, mempermudah ekspor bisa jadi akan menjadi boomerang bagi harga CPO," ujar Nailul Huda.

Alhasil, menurut Nailul Huda, nilai ekspor CPO akan tidak akan meningkat, masih dalam posisi stagnan.

"Bahkan bisa jadi ekspor hanya akan naik secara volume namun secara nilai akan stagnan ataupun naik namun tidak signifikan," pungkas dia. (din/fin/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

BBM Pertamax Bakal Disubsidi
BBM Pertamax Bakal Disubsidi

Berita Sejenis

Negoisasi Gagal, Pemerintah Bentuk Satgas Batalkan Pelarangan CPO RI

Negoisasi Gagal, Pemerintah Bentuk Satgas Batalkan Pelarangan CPO RI

Negosiasi pemerintah Indonesia dengan Dewan Negara Produsen Sawit (CPOPC) di Brussels, Belgia, Selasa (9/4) silam, tidak membuah hasil.


Investor Asing Diyakini Bakal Banjiri Indonesia

Investor Asing Diyakini Bakal Banjiri Indonesia

Pesta demokrasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 berjalan dengan damai dan aman.


Pembentukan Holding Penerbangan Masih Dikaji

Pembentukan Holding Penerbangan Masih Dikaji

Pemerintah bakal membentuk holding penerbangan. Perkembangan terbaru, masih dilakukan pengkajian yang mendalam.


Ekspor Naik, Impor dari Tiongkok Masih Terbesar

Ekspor Naik, Impor dari Tiongkok Masih Terbesar

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis kenaikan ekspor Indonesia sebesar 11,71 persen.


Indonesia Didesak Boikot Produk-produk Eropa

Indonesia Didesak Boikot Produk-produk Eropa

Pertemuan Indonesia, Malaysia, serta negara-negara lain terkait diskriminasi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO), mendapat apresiasi dari berbagai kalangan


Bayar Utang Negara, Malaysia Bakal Jual Pulau

Bayar Utang Negara, Malaysia Bakal Jual Pulau

Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad megatakan, bahwa tak menutup kemungkinan untuk menjual lebih banyak aset-aset negara, termasuk pulau, demi mengurangi


Kurangi Ekspor, Indonesia Berharap Harga Karet Membaik

Kurangi Ekspor, Indonesia Berharap Harga Karet Membaik

Indonesia akan mulai mengurangi ekspor karet 98.160 ton untuk mendongkrak harga karet di pasaran dunia.


Harga Gabah Merosot Tajam

Harga Gabah Merosot Tajam

Beberapa hari terakhir terjadi gejolak harga gabah. Saat musim panen di sejumlah daerah, harga gabah kering panen malah anjlok menjadi Rp2.500 per kg.


Publik Risau, Tiket Pesawat Semakin Mahal

Publik Risau, Tiket Pesawat Semakin Mahal

Tak sabar, masyarakat pun kian risau dengan harga tiket pesawat yang tinggi.


Penurunan PPh Korporasi Bisa Bikin Anjlok Penerimaan Pajak

Penurunan PPh Korporasi Bisa Bikin Anjlok Penerimaan Pajak

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mau menurunkan pajak korporasi alias Pajak Penghasilan (PPh) Badan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!