Ekonomi
Share this on:

Ekspor Lemah karena Tak Ikut Supply Chain

  • Ekspor Lemah karena Tak Ikut Supply Chain
  • Ekspor Lemah karena Tak Ikut Supply Chain

JAKARTA - Presiden Joko Widodo kecewa dengan kinerja ekspor yang masih kalah oleh negara-negara lain. Dia pun menginstruksikan Mendag Enggartiasto Lukita untuk mengevaluasi Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) dan atase perdagangan Indonesia di luar negeri.

Sebab, banyak ITPC maupun atase perdagangan yang tidak produktif. Menkeu Sri Mulyani Indrawati menuturkan, pemerintah maupun pihak terkait harus mampu menggunakan momentum perbaikan ekonomi global untuk mendongkrak ekspor.

”Komoditas ekspor yang berhubungan dengan natural resource (sumber daya alam, Red) melemah. Tapi, tahun lalu mulai ada pembalikan. Yang menjadi tantangan adalah menjaga momentum itu,” katanya saat raker Kemendag 2018 di Hotel Borobudur, Jakarta, kemarin.

Meski begitu, mantan direktur pelaksana Bank Dunia tersebut menuturkan, ada kekhawatiran bahwa Indonesia tidak bisa memanfaatkan momentum itu untuk menggenjot kinerja ekspor. Sebab, banyak industri manufaktur yang berdiri sendiri atau tidak tergabung dalam jaringan rantai pasok.

”Dalam peta perdagangan internasional menjadi bagian dari supply chain untuk menciptakan suatu kepastian terhadap market,” ujarnya. (ken/c11/sof/jpg)

Berita Sebelumnya

Pasar Modal Butuh Dukungan
Pasar Modal Butuh Dukungan

Berita Berikutnya

Harga Beras Pengaruhi Laju Inflasi
Harga Beras Pengaruhi Laju Inflasi

Berita Sejenis

Ekspor Membaik, Surplus USD 1,09 Miliar

Ekspor Membaik, Surplus USD 1,09 Miliar

Kinerja negatif neraca dagang Indonesia tidak berlanjut.


Percepat Orientasi Ekspor

Percepat Orientasi Ekspor

Ekonomi negara-negara tetangga Indonesia mulai menunjukkan perbaikan.


Bea Impor Normal, Pelaku Industri Sawit Optimistis

Bea Impor Normal, Pelaku Industri Sawit Optimistis

Industri kelapa sawit domestik menghadapi tantangan berat. Itu menyusul pengenaan bea impor cukup tinggi negara tujuan ekspor.


Kadin Tuntut Stabilitas Rupiah

Kadin Tuntut Stabilitas Rupiah

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia telah mengantisipasi koreksi rupiah. Karena itu, kalangan pengusaha telah bisa menyesuaikan.


Deposito Dipilih karena Lebih Likuid

Deposito Dipilih karena Lebih Likuid

Investasi di surat utang negara (SUN) bisa jadi tak semenarik tahun-tahun sebelumnya.


Nilai Ekspor Awal Tahun Menjanjikan

Nilai Ekspor Awal Tahun Menjanjikan

Nilai ekspor Indonesia Januari 2018 tercatat USD 14,45 miliar. Angka itu menanjak 7,86 persen dibanding periode sama edisi 2017.


Bulog Tunggu Instruksi Pemerintah

Bulog Tunggu Instruksi Pemerintah

Di tengah kontoversi impor beras di tengah-tengah panen raya nasional, Perum Bulog rupanya tak mau melangkah lebih jauh.


Wajib Pakai Kapal Nasional, Pengusaha Batubara Keberatan

Wajib Pakai Kapal Nasional, Pengusaha Batubara Keberatan

Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) khawatir tentang aturan kewajiban pemakaian kapal nasional untuk ekspor dan impor.


Ekspor-Impor Wajib Pakai Kapal Lokal

Ekspor-Impor Wajib Pakai Kapal Lokal

Kementrian Perdagangan (Kemendag) mewajibkan penggunaan kapal lokal untuk ekspor batu bara, minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO), dan impor beras.


BCA Tak Sasar Semua Segmen KPR

BCA Tak Sasar Semua Segmen KPR

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menargetkan pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) tumbuh 10–12 persen tahun ini.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!