Ekonomi
Share this on:

Ekspor Manufaktur Masih Teratas

  • Ekspor Manufaktur Masih Teratas
  • Ekspor Manufaktur Masih Teratas

JAKARTA - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada April 2019, ekspor produk manufaktur mencapai USD9,42 miliar atau menyumbang sebesar 74,77 persen dari total ekspor Indonesia. Capaian ini membuat Industri pengolahan nonmigas menjadi kontributor terhadap terhadap nilai ekspor nasional.

Direktur Jenderal Basis Industri Manufaktur Kementerian Perindustrian Panggah Susanto mengatakan,pertumbuhan industri nonmigas, masih positif. Secara kumulatif, volume ekspor Januari-April 2019 meningkat 10,22 persen dibanding setahun yang lalu.

Kami terus mendorong produsen dalam negeri melakukan substitusi impor. Jadi, substitusi impor itu harus ada dari barang yang di dalam negeri dan kami dorong untuk ekspor ke luar negeri," jelas Panggah. Substitusi impor merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menekan defisit neraca perdagangan.

Dijelaskanya, penurunan ekspor nasional saat ini karena permintaan pasar dunia yang juga turun dari imbas perang dagang. Contohnya, produk besi dan baja Indonesia dalam bentuk lembaran (sheet) yang terkena bea masuk cukup tinggi ke Amerika Serikat dan Tiongkok.

Besarnya impor bahan baku dan penolong serta barang modal, itu guna meningkatkan produksi di dalam negeri sehingga nantinya ekspor bisa ikut naik. Tentunya kita akan lihat ekspor pada bulan-bulan depan," tuturnya.

Menurutnya, sejumlah produk manufaktur Indonesia yang masih agresif tembus pasar ekspor, seperti makanan dan minuman, pakaian dan alas kaki, serta kendaraan dan komponennya. Sementara di sektor migas, defisit neraca perdagangan mulai lesu.

Untuk itu Kemenperin tengah berusaha mendongkrak kontribusi industri nonmigas dengan mendorong produksi bahan bakar yang masih ketergantungan pada impor, di antaranya memproduksi green fuel seperti biodiesel B20 dan B30. Bahan bakar tersebut, merupakan bahan bakar diesel campuran minyak nabati dan minyak bumi (petroleum diesel).

Sekarang pemerintah memitigasinya dari sektor industri adalah penggunaan biofuel, bahkan pemerintah akan mendorong penggunaan green fuel, green diesel, green gasoline dan green avtur. Tetapi berproduksi itu membutuhkan waktu, jadi tidak ada yang instan, ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, beberapa waktu lalu.

Airlangga menambahkan, salah satu sumber minyak nabati atau metil ester adalah minyak kelapa sawit (palm oil) yang banyak dimiliki oleh Indonesia, dari sisi bahan baku penggunaan bio fuel tersebut sangat memungkinkan, karena beberapa daerah di tanah air merupakan penghasil sawit terbesar di dunia. (fin/zul/tgr)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Lion Air Tunda Turunkan Tarif

Lion Air Tunda Turunkan Tarif

Keinginan pemerintah meminta maskapai menurunkan tarif tiket tak sesuai harapan. Maskapai penerbangan Lion Air masih menunda penurunan tarif penerbangannya.


Bandel, Maskapai Lion Air Belum Turunkan Tarif

Bandel, Maskapai Lion Air Belum Turunkan Tarif

Keputusan pemerintah menurunkan tiket pesawat sebesar 50 persen dari Tarif Batas Atas (TBA), ternyata masih saja ada maskapai yang bandel


Neraca Perdagangan RI Tekor Rp28 T

Neraca Perdagangan RI Tekor Rp28 T

Neraca perdagangan Indonesia secara kumulatif sampai dengan Mei 2019 masih tekor sebesar Rp2,14 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp28 triliun.


Pemberantasan Kartel Ayam Lambat

Pemberantasan Kartel Ayam Lambat

Para peternak masih menunggu kepastian pemerintah membeli ayam mereka.


Regulasi Blokir Ponsel Ilegal Terbit Agustus 2019

Regulasi Blokir Ponsel Ilegal Terbit Agustus 2019

Pemerintah sampai saat ini masih menggodok regulasi pemblokiran International Mobile Equipment Identity (IMEI) ponsel ilegal.


Mustahil Indonesia Ekspor Beras

Mustahil Indonesia Ekspor Beras

Wacana Indonesia akan mengekspor beras Bulog ke Negara Papua Nugini dan Timor Leste dianggap tidak akan mungkin terjadi.


Investasi Asing Masih Lamban Usai Putusan MK

Investasi Asing Masih Lamban Usai Putusan MK

Suhu politik di Indonesia sudah berangsur turun. Apalagi pascaputusan Mahkamah Konsitusi (MK) telah reda.


Yuni Shara Masih Betah Menjanda

Yuni Shara Masih Betah Menjanda

Sudah sebelas tahun Yuni Shara bercerai dengan Henry Siahaan. Namun dia tidak sedikitpun terusik dan kesepian atas kondisi tersebut.


Efek Perseteruan Dagang, Untungkan RI

Efek Perseteruan Dagang, Untungkan RI

Di tengah perang dagang Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok yang memanas, Indonesia justru punya peluang untuk meningkatkan potensi ekspor.


Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bergerak Tipis

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bergerak Tipis

Kondisi ekonomi global masih belum pulih. Hal ini berimbas pada ekonomi Indonesia di mana diperkirakan akan bergerak naik tipis.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!