Ekonomi
Share this on:

Imlek Dorong Traffic E-Commerce

  • Imlek Dorong Traffic E-Commerce
  • Imlek Dorong Traffic E-Commerce

JAKARTA - Perayaan Imlek tahun ini meningkatkan traffic e-commerce. Tidak tanggung-tanggung, kenaikannya sekitar 70 persen jika dibandingkan dengan rata-rata nilai transaksi harian. Bila dibandingkan dengan tahun lalu, volume transaksi tahun ini meningkat 15 persen.

Shopback, platform aggregator sekitar 200 e-commerce Indonesia, menyatakan bahwa perubahan pola belanja masyarakat menjadi faktor utama peningkatan transaksi online. Masyarakat modern, menurut Shopback, lebih memilih berbelanja jarak jauh alias online.

’’Bukan hanya volume transaksi yang meningkat, tapi juga nominal belanja masyarakat saat Imlek,’’ terang Indra Yonathan, co-founder and country head Shopback Indonesia, kemarin (8/2).

ShopBack menyebutkan, rata-rata nominal belanja masyarakat di e-commerce mencapai Rp 746 ribu per orang. ’’Nominal itu naik 50 persen dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar Rp 480 ribu,’’ ujar Indra.

Menurut Indra, jenis produk yang paling banyak dibeli saat Imlek adalah marketplace. Selanjutnya adalah pulsa, paket wisata, fashion, dan makanan. ’’Shopee, Tokopedia, JD.ID, Blibli, dan Bukalapak adalah lima platform paling sering diakses,’’ ungkap Indra.

Momen khusus dengan berbagai penawaran atau promo menarik memang selalu sukses merangsang minat belanja masyarakat. Harbolnas, misalnya. Akhir tahun lalu, lembaga riset pasar Nielsen Indonesia melaporkan bahwa transaksi Harbolnas mencapai Rp 6,8 triliun di antara target Rp7 triliun.

’’Harbolnas adalah salah satu faktor pendorong perekonomian digital. Kehadiran ekonomi digital ini menjadi potensi untuk mendorong perekonomian Indonesia pada masa depan,’’ tegas Indra. (agf/c14/hep/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Produsen Roda Empat Tahan Harga
Produsen Roda Empat Tahan Harga

Berita Sejenis

Dorong Pertumbuhan Ekonomi 5,6%, Pemerintah Perkuat Investasi

Dorong Pertumbuhan Ekonomi 5,6%, Pemerintah Perkuat Investasi

Pertumbuhan ekonomi ditarget 5,6 persen tahun depan. Karenanya, pemerintah akan merealisasikan tingkat konsumsi rumah tangga, investasi, dan ekspor.


Banjir Produk Impor E-Commerce Tak Signifikan Sumbang Defisit

Banjir Produk Impor E-Commerce Tak Signifikan Sumbang Defisit

Neraca perdagangan Indonesia diketahui defisit sebesar 8,56 miliar dolar AS sepanjang tahun 2018.


E-Commerce Menggeliat, Sektor RiilLesu

E-Commerce Menggeliat, Sektor RiilLesu

Menggeliatnya perusahaan-perusahaan start up di Tanah Air membuat resah para pengusaha di sektor riil.


Harga Tiket Pesawat Dorong Inflasi Maret 2019

Harga Tiket Pesawat Dorong Inflasi Maret 2019

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis catatan inflasi pada Maret 2019 mencapai angka 0,11 persen.


Pencabutan Aturan Pajak E-Commerce Sangat Tepat

Pencabutan Aturan Pajak E-Commerce Sangat Tepat

Pencabutan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 210 Tahun 2018 , dinilai sangat tepat.


Sri Mulyani Melunak Cabut Pajak Transaksi e-Commerce

Sri Mulyani Melunak Cabut Pajak Transaksi e-Commerce

Setelah mendapatkan serangan dari berbagai pihak, akhirnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tak kuasa menahan gempuran itu.


Penerapan Pajak E-Commerce Sebaiknya Ditunda

Penerapan Pajak E-Commerce Sebaiknya Ditunda

Kebijakan mengenai pajak e-commerce akan berlaku 1 April 2019 nanti.


Harga Buah Terkerek Imlek

Harga Buah Terkerek Imlek

Harga bahan pokok di pasar tradisional terpantau kondusif pada saat libur Imlek kemarin (5/2). Memang tidak naik signifikan.


Dorong Bangun SPBU di Luar Jawa

Dorong Bangun SPBU di Luar Jawa

Jumlah lembaga penyalur bahan bakar minyak (BBM) atau sering disebut stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dinilai masih kurang.


Pajak E-Commerce Masih Moderat

Pajak E-Commerce Masih Moderat

Keluarnya PMK Nomor 210/PMK.010/2018 tentang Perlakuan Perpajakan atas Transaksi Perdagangan Melalui Sistem Elektronik diharapkan memberikan kepastian bagi pela



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!