Ekonomi
Share this on:

Incar Kerja Sama Migas di Timteng

  • Incar Kerja Sama Migas di Timteng
  • Incar Kerja Sama Migas di Timteng

JAKARTA - Pemerintah berupaya meningkatkan investasi subsektor minyak dan gas bumi (migas). Salah satunya membidik kerja sama dengan sejumlah negara di kawasan Timur Tengah, yakni Iraq dan Azerbaijan.

Direktur Pembinaan Program Migas Kementerian ESDM Soerjaningsih menyatakan, pemerintah mendapat tawaran eksplorasi lapangan migas di Azerbaijan dan impor minyak mentah. ’’Iraq juga menjadi sasaran utama kerja sama dalam pengembangan industri petrokimia, pembangunan kilang, dan eksplorasi lapangan migas di negara tersebut melalui PT Pertamina (Persero),’’ ujarnya kemarin (13/1).

Menurut dia, Pertamina berminat pada proyek Tuba Oil Field di Iraq. Sekarang masih dalam tahap pembahasan. ’’Kemitraan kedua negara sifatnya masih penjajakan atau negosiasi. Nanti dibahas lebih lanjut dalam pertemuan bilateral antar kedua negara,’’ tuturnya.

Investasi sektor migas di luar negeri bukan hal baru bagi Indonesia. Sepanjang 2018 ada empat kerja sama pokok di sektor migas yang berhasil disepakati. Pertama, RI-Rusia dengan Rosneft membangun kilang GRR Tuban dengan nilai investasi USD 15 miliar–USD 16 miliar. Lalu, RI-Arab Saudi dengan Saudi Aramco mengerjakan proyek RDMP kilang Cilacap dengan nilai investasi USD 5,4 miliar–USD 6 miliar.

Berikutnya RI-Azerbaijan. Yakni, Pertamina dengan SOCAR dalam hal impor minyak mentah dan eksplorasi lapangan migas. Nilai investasinya akan diketahui setelah penandatanganan nota kesepahaman. Yang keempat, RI-Bangladesh serta RI-Pakistan bekerja sama untuk pasokan LNG dengan nilai penerimaan USD 14,3 miliar.

’’Kerja sama dengan berbagai negara ini diharapkan mampu menjaga tren investasi sektor ESDM,’’ katanya.

Realisasi investasi di sektor ESDM pada 2018 mencapai angka USD 32,2 miliar atau setara Rp 462,83 triliun. Dari jumlah tersebut, USD 12,5 miliar merupakan realisasi dari subsektor migas. Perolehan tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan 2017 dengan capaian sektor migas di hulu dan hilir yang mengantongi investasi USD 11 miliar.

Adapun lifting minyak dan gas bumi 2018 hanya mencapai 778 ribu barel minyak per hari dan 1,139 juta barel setara minyak per hari. (vir/c15/fal/jpg)

Berita Sebelumnya

Pajak E-Commerce Masih Moderat
Pajak E-Commerce Masih Moderat

Berita Berikutnya

Jatim Masih Impor Ikan
Jatim Masih Impor Ikan

Berita Sejenis

Buruh Tolak Kebijakan Pro Tenaga Kerja Asing

Buruh Tolak Kebijakan Pro Tenaga Kerja Asing

Pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dengan tegas mendesak pemerintah segera mencabut kebijakan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan


Bukalapak PHK Ratusan Karyawan?

Bukalapak PHK Ratusan Karyawan?

Salah satu perusahaan e-commerce terbesar di Indonesia, Bukalapak dikabarkan telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), sebanyak ratusan karyawannya.


Kartu Pra Kerja Jokowi Bakal Gagal

Kartu Pra Kerja Jokowi Bakal Gagal

Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) siap mengeluarkan Kartu Pra Kerja (KPK).


Kurangi Defisit Migas, Mobil Listrik Tetap Sulit Redam Krisis Energi

Kurangi Defisit Migas, Mobil Listrik Tetap Sulit Redam Krisis Energi

Sampai saat ini pemerintah masih membahas regulasi mobil listrik.


Kelola Sektor Migas Rawan Masuk Bui

Kelola Sektor Migas Rawan Masuk Bui

Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral Ignasius Jonan menyebutkan pengelolaan sektor migas memiliki risiko yang sangat tinggi.


Raksasa Digital Dunia Incar Indonesia

Raksasa Digital Dunia Incar Indonesia

Indonesia tengah kebanjiran tawaran investasi. Kali ini datang dari sektor elektronik.


Sharp Indonesia Persiapkan Lulusan Siap Kerja di Banjarmasin

Sharp Indonesia Persiapkan Lulusan Siap Kerja di Banjarmasin

Keterampilan dan kemandirian siswa lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia masih memerlukan perhatian khusus


Gandeng Google, Telkomsel Perluas Ekosistem Digital

Gandeng Google, Telkomsel Perluas Ekosistem Digital

Telkomsel mengumumkan aliansi strategis dengan GoogleTM. Kerja sama penerapan AndroidTM zero-touch enrollment.


RUU Perkoperasian Disusupi Kepentingan Pribadi

RUU Perkoperasian Disusupi Kepentingan Pribadi

Saat ini Panitia Kerja (Panja) DPR tengah menuntaskan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian.


RUU Perkoperasian Disusupi Kepentingan Pribadi

RUU Perkoperasian Disusupi Kepentingan Pribadi

Saat ini Panitia Kerja (Panja) DPR tengah menuntaskan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!