Ekonomi
Share this on:

Indonesia Didesak Boikot Produk-produk Eropa

  • Indonesia Didesak Boikot Produk-produk Eropa
  • Indonesia Didesak Boikot Produk-produk Eropa

JAKARTA - Pertemuan Indonesia dengan Malaysia serta negara-negara lain terkait diskriminasi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO), mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Salah satunya dari ekonom Institute for Development of Economics (Indef) Bhima Yudhistira yang menilai pertemuan dengan negara-negara gabungan penghasil CPO untuk memperjuangkan produk kelapa sawit dan turunannya akan diperhitungkan.

karena bukan hanya Indonesia saja, tapi ada Malaysia juga di situ yang kita ketahui Indonesia dengan Malaysia mungkin sekitar 80% lebih hasil ekspor sawit terbesar di dunia, kata Bhima kepada Fajar Indonesia Network (FIN), Rabu (10/4).

Lanjut Bhima, dengan adanya komunikasi dan koordinasi yang baik antara Indonesia dengan negara-negara gabungan penghasil CPO, maka akan berdampak tekanan politis kepada Uni Eropa agar kembali merevisi kembali aturan tentang Renewable Energy Directive II, Delegated Act (RED II).

Hasil pertemuan, kata Bhima, harus segera direalisasikan, misalkan antara Indonesia dan Malaysia untuk menyepakati pemboikotan produk-produk asal Eropa, sehingga Uni Eropa akan berpikir kembali berhadapan dengan Indonesia dan Malaysia dalam konflik dagang.

"Karena pasar kedua negara ini kan juga cukup besar. Jadi kalau ada aksi yang bersama bisa juga nanti berujung pada mengangkat isu ini ke PBB maupun isu ini kepada forum ASEAN atau APEC," ujar Bhima.

"Sehingga daya tawar bisa meningkat, dan Indonesia dan Malaysia mungkin juga bisa melakukan somasi, yaitu dengan mengirim lawyer lawyer-nya atau tim ahli rundingnya yang difasilitasi oleh kedua negara melalui profesi ini jadi misinya Saya kira cukup bagus tinggal diteruskan, tambah Bhima.

Terkaitan pernyataan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan yang mengancam akan memboikot produk-produk Uni Eropa di dalam negeri, Bhima, minta jangan hanya menggertak saja, tapi segera dilakukan. "Saya kira Jangan hanya gertak sambal tapi harus ada tindakan. Padahal realisasi bisa saja langsung bisa kan produk-produk dari Eropa bukan hanya pesawat Airbus, tapi juga Wine dan sebagainya itu udah langsung dinaikkan aja bea masuknya. Jadi harus ada langkah-langkah aksi kongkrit, jangan hanya gertak sambal saja" ucap Bhima.

Seperti diketahui, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution memimpin delegasi Indonesia di Brussels, Belgia selama dua hari, 8 hingga 9 April kemarin. Tujuannya adalah menentang diskriminasi CPO. Rombongan Indonesia datang bersamaan delegasi Malaysia.

Mereka melakukan pertemuan dengan komisi, parlemen, Dewan Eropa, dan berbagai stakeholder yang terlibat dalam rantai pasok industri sawit di pasar Uni Eropa. Hasil pertemuan tersebut, Suplemen Resolusi petunjuk Tambahan 2018/2001 Uni Eropa mengenai Energi Terbarukan (Renewable Energy Directive II, Delegated Act).

Isi dari resolusi itu melarang penggunaan minyak sawit yang dipandang CPOPC aturan tersebut sebagai kompromi politik di Uni Eropa yang bertujuan mengisolasi dan mengecualikan minyak kelapa sawit dari sektor energi terbarukan.(ibl/din/zul/fin)


Berita Sejenis

Investor Asing Tunda Berinvestasi di Indonesia

Investor Asing Tunda Berinvestasi di Indonesia

Aksi massa 21 dan 22 Mei yang berujung ricuh membuat investor asing menunda menanamkan modalnya di Indonesia.


Mudik Lewat Tol, Saldo E-Toll Maksimal Rp2 Juta

Mudik Lewat Tol, Saldo E-Toll Maksimal Rp2 Juta

Bank Indonesia bekerjasama dengan Perbankan dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menyediakan lebih dari 100 layanan gerak Uang Elektronik (UE) di sejumlah rest area


BEI Siap Putuskan Kejanggalan Laporan Keuangan Garuda

BEI Siap Putuskan Kejanggalan Laporan Keuangan Garuda

Sejumlah pihak melakukan penelusaran terkait ketidakberesan laporan keuangan Garuda Indonesia.


Ekspor Manufaktur Masih Teratas

Ekspor Manufaktur Masih Teratas

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada April 2019, ekspor produk manufaktur mencapai USD9,42 miliar.


Kapasitas Kursi Kereta Lebaran Ditambah

Kapasitas Kursi Kereta Lebaran Ditambah

Menyambut masa angkut mudik lebaran 2019, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan total 78 kereta api dengan kapasitas 957.282 penumpang.


Pemerintah Dianggap Belum Mampu Kelola Utang

Pemerintah Dianggap Belum Mampu Kelola Utang

Utang Luar Negeri Indonesia (ULNI) pada kuartal I sebesar 387,6 miliar dolar AS atau setara Rp5.542,6 triliun.


Jangan Merakit Terus, Saatnya Industri Elektronik Produksi Sendiri

Jangan Merakit Terus, Saatnya Industri Elektronik Produksi Sendiri

Investasi elektronika dan telematika di Indonesia mulai mengepakan sayapnya, meski belum sebesar industri manufaktur.


Pariwisata Lebih Laku Ketimbang Minyak Sawit

Pariwisata Lebih Laku Ketimbang Minyak Sawit

Menteri Pariwisata Arief Yahya memproyeksikan devisa pariwisata Indonesia mencapai USD 18 miliar atau jauh melampaui minyak sawit (CPO).


Defisit April Lalu Paling Buruk di Indonesia

Defisit April Lalu Paling Buruk di Indonesia

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis neraca perdagangan sepanjang bulan April 2019 defisit sebesar 2,5 miliar dolar AS.


Indonesia Waspadai Kelanjutan Perang Dagang AS dan China

Indonesia Waspadai Kelanjutan Perang Dagang AS dan China

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memperkirakan perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China akan berkelanjutan.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!