Ekonomi
Share this on:

Industri Digital Tumbuh 11 persen

  • Industri Digital Tumbuh 11 persen
  • Industri Digital Tumbuh 11 persen

JAKARTA - Kementrian Perindustrian (Kemenperin) memproyeksi industri digital tumbuh di atas 11 persen per tahun. Proyeksi itu mulai terjadi edisi tahun depan. Pemicunya, seluruh nusantara akan terhubung jaringan internet.

Sejak enam tahun terakhir, industri digital tumbuh 9,98-10,7 persen per tahun. Kondisi itu dua kali lipat dibanding pertumbuhan ekonomi nasional. Sejumlah perusahaan startup e-commerce dirintis generasi milenial.

”Generasi milenial perlu didorong supaya secara bisnis bisa bertahan lama,” tutur Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto belum lama ini.

Merujuk riset terbaru Google dan Temasek, nilai investasi masuk startup mencapai USD 12 miliar sepanjang 2016 hingga kuartal III tahun 2017. Dari total dana itu, 34 persen atau USD 4,08 miliar masuk Indonesia.

Diperkirakan, nilai investasi semakin besar, setelah kuartal III 2017 sudah ada dana USD 7 miliar mengalir Asia Tenggara. Mayoritas investasi masuk startup menyandang status Unicorn atau memiliki valuasi lebih dari USD 1 miliar. Keempat Unicorn Indonesia itu adalah Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak.

Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) mencatat, terdapat 305 perusahaan jasa industri digital domestik dengan beragam jenis core business. Jenis industri digital meliputi industri perbankan, advertising, trading, dailydeals, directory, infrastruktur digital, sistem operasi, mesin pencarian, konsultan IT, marketplace, online retail, payment gateway, dan travel.

Pemerintah tenagh berusaha menarik lebih banyak minat investor. Beragam cara dilakukan mulai pembangunan infrastruktur hingga fasilitas perizinan. Pelaku industri kecil dan menengah (IKM) juga dirangkul untuk mengembangkan era digital macam kemajuan teknologi artificial intelligent, robotic, dan 3D printing.

”Kami sudah menyiapkan pembangunan Nongsa Digital Park (NDP) di Batam, sebagai basis pelaku industri kreatif di bidang digital,” imbuhnya.

Sejauh ini, Kemenperin telah mengimplementasi ekonomi digital, antara lain melakukan pemilihan sektor industri menuju sistem Industri 4.0. Sektor itu meliputi industri makanan dan minuman (mamin), elektronik, dan otomotif. Kemudian telah mencanangkan program e-Smart IKM supaya tidak tertinggal.

Program itu memanfaatkan platform digital melalui fasilitasi kerja sama antara IKM dengan perusahaan start-up khususnya bergerak di bidang e-commerce dan perusahaan ekspedisi. ”Kami optimistis populasi besar menjadi modal berharga era ekonomi digital,” ungkapnya. (far/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ekonomi Global Diproyeksikan Turun, Indonesia Terjaga di 5 Persen

Ekonomi Global Diproyeksikan Turun, Indonesia Terjaga di 5 Persen

Dana Moneter Internasional (IMF) kembali memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global turun dari 3,5 persen menjadi 3 persen pada 2019.


Pertumbuhan Ekonomi Digital Bantu Geliatkan Investasi

Pertumbuhan Ekonomi Digital Bantu Geliatkan Investasi

Perkembangan ekonomi digital di Tanah Air cukup tumbuh secara signifikan. Hal itu bisa mendorong investor asing menanamkan modalnya ke Indonesia.


Masuk Kuartal Keempat, Geliat Ekonomi Masih di Level 5 Persen

Masuk Kuartal Keempat, Geliat Ekonomi Masih di Level 5 Persen

Kuartal ketiga akan segera berakhir, dan segera memasuki kuartal keempat 2019, namun pertumbuhan ekonomi belum menunjukkan geliat yang menggembirakan


Inflasi Lebih Rendah dari Bulan Lalu, Kenapa?

Inflasi Lebih Rendah dari Bulan Lalu, Kenapa?

Bank Indonesia (BI) mengumumkan hasil survei pemantauan harga (SPH) di sejumlah wilayah, tercatat inflasi minggu kedua Oktober 2019 sebesar 0,04 persen.


Kenaikan Cukai Rokok Gerus Pendapatan Negara

Kenaikan Cukai Rokok Gerus Pendapatan Negara

Industri Hasil Tembakau (IHT) memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Karenanya, cukai rokok selama ini dapat mengerek pendapatan negar


Deflasi September 2019 0,27 Persen, Faktor Harga Komoditas Turun

Deflasi September 2019 0,27 Persen, Faktor Harga Komoditas Turun

Anggapan September 2019 mengalami deflasi 0,27 persen disebabkan penurunan daya beli adalah tidak tepat.


Karhutla Turunkan Jumlah Penumpang Pesawat 5,9 Persen

Karhutla Turunkan Jumlah Penumpang Pesawat 5,9 Persen

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan menimbulkan kerugian materil


Terancam PHK, Buruh Tembakau Tolak Kenaikan Cukai Rokok

Terancam PHK, Buruh Tembakau Tolak Kenaikan Cukai Rokok

Rencana kenaikan cukai rokok sebesar 23 persen dan Harga Jual Eceran (HJE) sebesar 35 persen, tidak pernah reda dari sorotan berbagai pihak.


Kenaikan Cukai Rokok, 254 Pabrik Rokok Terancam Gulung Tikar

Kenaikan Cukai Rokok, 254 Pabrik Rokok Terancam Gulung Tikar

Pengusaha rokok mengeluhkan kenaikan cukai rokok yang terlalu tinggi sebesar 23 persen dan Harga Jual Eceran (HJE) 35 persen.


Suku Bunga Acuan Turun Jadi 5,25 Persen

Suku Bunga Acuan Turun Jadi 5,25 Persen

Bank Indonesia (BI), kembali menurunkan suku bunga acuan BI 7 Daya Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!