Ekonomi
Share this on:

Industri Halal Potensi Besar Ekonomi Indonesia

  • Industri Halal Potensi Besar Ekonomi Indonesia
  • Industri Halal Potensi Besar Ekonomi Indonesia

JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) terus menggenjot pelaksanaan sertifikasi halal. Salah satu cara penerapannya adalah melalui sosialisasi di lingkungan perguruan tinggi.

Kepala BPJPH, Sukoso mengatakan, akan mengajak perguruan tinggi untuk melakukan sosialisasi. Dosen perguruan tinggi akan diundang BPJPH ntuk dijadikan auditor halal atau calon penyedia halal.

"Dia (dosen) adalah pendamping-pendamping untuk memahami konsep halal yang ada di kampus-kampus," jelasnya, dalam acara seminar nasional yang diselenggarakan Universitas Gunadarma, Depok, Jawa Barat, Jumat (5/4) kemarin.

Sukoso berpendapat, alasan BPJPH menggandeng perguruan tinggi karena tidak mungkin BPJPH bergerak sendiri, harapannya, dengan masuk ke pengurangan tinggi, BPJPH bisa mengembangkan dan memberikan pemahaman sertifikasi halal secara bersama-sama. Dengan begitu akan lebih memudahkan masyarakat dalam membuat sertifikasi syariah.

Terpisah, Safri Haliding, Ketua Umum MG Islamic Finance Forum (MIFF), yang juga Wakil Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DKI Jakarta mengatakan, sertifikat halal untuk produk sangat penting khususnya produk makanan dan minuman hal ini terkait dengan banyak makanan dan minuman yang beredar menggunakan bahan yang terindikasi non halal.

"BPJPH harus kita dukung sebagaimana amanat UU Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal," kata Safri kepada Fajar Indonesia Network (FIN), Jumat (5/4).

Menurut Safri, BPJPH memainkan peran sangat penting untuk masa depan industri halal di Tanah Air. Sebab BPJPH bertugas mengeluarkan sertifikasi halal dan melakukan pengawasan terhadap produk halal.

Menjadi hal yang menggairahkan untuk para pelaku ekonomi ketika melihat fakta jumlah penduduk muslim dunia saat ini mencapai 1.8 miliar orang, dan Indonesia sebagai salah satu negara dengan populasi penduduk terbanyak 80 persen lebih penduduknya beragama Islam.

Berdasarkan data Majlis Global, jumlah penduduk muslim global pada 2012 sebanyak 1,8 miliar jiwa, pada 2030 diproyeksikan jumlah penduduk muslim dunia mencapai 2,2 miliar jiwa.

Thomson Reuters (2015) memperkirakan pada 2019 pasar makanan halal bernilai 2,537 miliar dolar AS (21 persen dari pengeluaran global), pasar kosmetik halal menjadi 73 miliar dolar AS (6,78 persen dari pengeluaran global), dan kebutuhan personal yang halal yaitu 103 miliar dolar AS.

Sementara dalam bidang konsumsi,Indonesia menempati peringkat pertama sebagai konsumen terbesar produk halal pada sektor makanan dan minuman sebesar 155 miliar dolar AS.

"Sebagai seorang muslim, salah satu kebutuhan utama umat Islam adalah makanan dan minimum yang halal, semakin besar jumlah muslim maka semakin besar kebutuhan akan makanan dan minuman halal, sehingga sangat penting sertifikasi halal diterapkan pada makanan dan minuman dan hal ini juga merupakan peluang bisnis dan potensi ekonomi yang besar," pungkas Safri. (ibl/zul/din/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Inflasi saat Ramadan Diprediksi 0,47 Persen

Inflasi saat Ramadan Diprediksi 0,47 Persen

Bank Indonesia (BI) memprediksi inflasi bulan Ramadan atau Minggu Keempat Mei 2019 ini di berada di kisaran 0,47 persen.


Investor Asing Tunda Berinvestasi di Indonesia

Investor Asing Tunda Berinvestasi di Indonesia

Aksi massa 21 dan 22 Mei yang berujung ricuh membuat investor asing menunda menanamkan modalnya di Indonesia.


Selama Lebaran Diprediksi Rp200 Triliun Uang Berputar

Selama Lebaran Diprediksi Rp200 Triliun Uang Berputar

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan libur Ramadan dan lebaran menjadi momentum bagi upaya pemerataan ekonomi masyarakat.


Kawasan Bisnis Tanah Abang Lumpuh, Sehari Rugi Rp60 Miliar

Kawasan Bisnis Tanah Abang Lumpuh, Sehari Rugi Rp60 Miliar

Rusuh aksi massa menolak hasil Pemilu 2019 di kawasan Jalan Thamrin hingga Tanah Abang, Rabu (22/5) dinihari berdampak lumpuhnya kegiatan ekonomi di sekitar lok


Aksi 22 Mei Picu Pelemahan Rupiah

Aksi 22 Mei Picu Pelemahan Rupiah

Pengamat ekonomi memperkirakan aksi massa 22 Mei memicu nilai tukar rupiah melemah semakin dalam.


Mudik Lewat Tol, Saldo E-Toll Maksimal Rp2 Juta

Mudik Lewat Tol, Saldo E-Toll Maksimal Rp2 Juta

Bank Indonesia bekerjasama dengan Perbankan dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menyediakan lebih dari 100 layanan gerak Uang Elektronik (UE) di sejumlah rest area


BEI Siap Putuskan Kejanggalan Laporan Keuangan Garuda

BEI Siap Putuskan Kejanggalan Laporan Keuangan Garuda

Sejumlah pihak melakukan penelusaran terkait ketidakberesan laporan keuangan Garuda Indonesia.


Maskapai Penerbangan Akhirnya Patuhi Tarif Baru

Maskapai Penerbangan Akhirnya Patuhi Tarif Baru

Kementerian Perhubungan melakukan pemantauan penerapan tarif penumpang kelas ekonomi angkutan udara niaga berjadwal.


Kapasitas Kursi Kereta Lebaran Ditambah

Kapasitas Kursi Kereta Lebaran Ditambah

Menyambut masa angkut mudik lebaran 2019, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan total 78 kereta api dengan kapasitas 957.282 penumpang.


Pemerintah Dianggap Belum Mampu Kelola Utang

Pemerintah Dianggap Belum Mampu Kelola Utang

Utang Luar Negeri Indonesia (ULNI) pada kuartal I sebesar 387,6 miliar dolar AS atau setara Rp5.542,6 triliun.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!