Ekonomi
Share this on:

Industri Tekstil Dapat Insentif

  • Industri Tekstil Dapat Insentif
  • Industri Tekstil Dapat Insentif

JAKARTA - Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) akan diidentifikasi untuk meningkatkan kapasitas produksi. Baik untuk kebutuhan dalam negeri sebagai substitusi impor maupun ekspor. Pemerintah siap memberikan kemudahan dan fasilitas kepada perusahaan-perusahaan tersebut.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan, itulah salah satu bagian dari upaya menggenjot produktivitas industri nasional TPT. ’’Fasilitas tersebut, antara lain, kemudahan untuk mendapatkan mesin dan barang modal yang lebih cepat, kemudian jaminan akses terhadap ketersediaan bahan baku,’’ ujarnya kemarin (12/2).

Untuk menggenjot produktivitas industri TPT, Airlangga kembali menyinggung penerapan skema insentif fiskal berupa super deductible tax atau pengurangan pajak di atas 100 persen. Fasilitas itu diberikan kepada industri yang terlibat dalam program pendidikan vokasi serta melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang) untuk menghasilkan inovasi.

’’Skema yang diusulkan adalah pengurangan pajak 200 persen bagi industri yang terlibat dalam pelatihan dan pendidikan vokasi. Lalu, 300 persen bagi industri yang melakukan kegiatan litbang atau inovasi,’’ katanya.

Industri TPT nasional dinilai perlu membangun kemampuan produksi agar mampu memenuhi permintaan pakaian fungsional di pasar domestik maupun ekspor. Sebab, dengan pertumbuhan ekonomi saat ini, terjadi pergeseran permintaan dari pakaian dasar (basic clothing) menjadi pakaian fungsional seperti baju olahraga dan sebagainya. ’’Pemerintah juga berupaya membuat perjanjian kerja sama ekonomi yang komprehensif dengan Amerika Serikat dan Uni Eropa untuk memperluas pasar ekspor TPT lokal,’’ ungkap Airlangga.

Sebab, produk TPT negara tetangga seperti Vietnam bisa masuk ke pasar Amerika dan Uni Eropa dengan tarif bea masuk 0 persen. Sebaliknya, impor produk tekstil dari Indonesia masih dikenai bea masuk bertahap, mulai 5 persen hingga 20 persen. ’’Karena itu, perlu adanya bilateral agreement tersebut,’’ tuturnya.

Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat mengakui, pelaku industri TPT lokal masih sulit memperoleh bahan baku lokal yang kompetitif. ’’Impor kain dan benang terus meningkat karena harga benang dan kain di dalam negeri cukup tinggi akibat bea masuk antidumping untuk produk bahan baku benang, yakni polyester staple fibre dari Taiwan, Tiongkok, dan India, yang mencapai 5–28 persen,’’ terangnya. (agf/c14/oki/jpg)

Berita Sebelumnya

Tambah Dana Pasang Listrik Gratis
Tambah Dana Pasang Listrik Gratis

Berita Berikutnya

Pertamina Siap Turunkan Harga Avtur
Pertamina Siap Turunkan Harga Avtur

Berita Sejenis

Kembangkan Kawasan Industri Halal

Kembangkan Kawasan Industri Halal

Pembangunan kawasan industri halal di dalam negeri terus diakselerasi.


Tarif Listrik untuk Industri dan Bisnis saat Lebaran Didiskon

Tarif Listrik untuk Industri dan Bisnis saat Lebaran Didiskon

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberikan diskon tarif listrik untuk kalangan industri dan bisnis.


Boeing 737 Max Kembali Beroperasi Awal Juli

Boeing 737 Max Kembali Beroperasi Awal Juli

Pesawat Boeing 737 Max dapat kembali beroperasi pada awal Juli atau Agustus, setelah dilarang terbang sejak Maret lalu.


Pengguna Gas Bumi Merosot

Pengguna Gas Bumi Merosot

Banyaknya industri yang menurunkan produksi membuat penggunaan gas bumi merosot pada masa Lebaran.


Iuran PBI Naik Atasi Defisit BPJS

Iuran PBI Naik Atasi Defisit BPJS

Tahun ini merupakan tahun ke lima BPJS Kesehatan berdiri. Namun dapat dipastikan lembaga tersebut mengalami defisit.


Jangan Merakit Terus, Saatnya Industri Elektronik Produksi Sendiri

Jangan Merakit Terus, Saatnya Industri Elektronik Produksi Sendiri

Investasi elektronika dan telematika di Indonesia mulai mengepakan sayapnya, meski belum sebesar industri manufaktur.


Pakaian Impor China Mulai Gerus Produk Dalam Negeri

Pakaian Impor China Mulai Gerus Produk Dalam Negeri

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat memasuki bulan suci Ramadan penjualan produk makanan minuman dan produk tekstil mengalami peningkatan.


Indonesia Tunggu Portotipe Mobil Listrik

Indonesia Tunggu Portotipe Mobil Listrik

Penyusunan Peraturan Presiden (Perpres) percepatan pengembangan kendaraan listrik masih terganjal fasilitas insentif fiskal dan infrastruktur.


Ekspor Batik Dibidik Naik 8 Persen

Ekspor Batik Dibidik Naik 8 Persen

Ekspor batik Nusantara menjadi salah satu dari sekian banyak komoditi tekstil penyumbang devisa negara.


Indonesia Produsen Alas Kaki Terbesar ke-4 di Dunia

Indonesia Produsen Alas Kaki Terbesar ke-4 di Dunia

Kementerian Perindustrian mencatat tren laju pertumbuhan kelompok industri alas kaki meningkat setiap tahunnya.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!