Ekonomi
Share this on:

Infrastruktur Dongkrak Industri Cat

  • Infrastruktur Dongkrak Industri Cat
  • Infrastruktur Dongkrak Industri Cat

MALANG - Gencarnya pembangunan infrastruktur turut mendongkrak pertumbuhan industri cat. Vice President Indana Steven Sugiharto menuturkan, perkembangan industri cat saat ini cukup menjanjikan.

Sebab, bahan bangunan seperti cat merupakan komponen penting dalam pembangunan fisik yang berupa sarana dan prasarana infrastruktur.

”Hingga triwulan keempat tahun ini, penjualan produk kami di Jawa Timur meningkat sekitar 25 persen dari penjualan tahun lalu,” ujar Steven dalam peresmian Jembatan Kaca Ngalam Indonesia di Malang, kemarin.

Salah satu faktor pendorong keberhasilan Indana dalam menaikkan penjualan adalah peningkatan engagement lewat program corporate social responsibility (CSR). Salah satu hasilnya adalah Jembatan Kaca Ngalam Indonesia yang menghabiskan dana sekitar Rp1,2 miliar.

Dia menambahkan, program tersebut juga bisa membangun kepercayaan masyarakat. ”Dengan kami menggelar CSR ini, orang jadi kenal dan tahu seperti apa produk kami. Warnanya, kelebihannya, hingga kualitasnya. Sehingga mendorong penjualan kami, terutama di Jawa Timur,” tegasnya.

Selain itu, kehadiran produk baru menjadi salah satu pendorong peningkatan penjualan.

Steven menegaskan, inovasi pun terus ditingkatkan demi mendorong penjualan. Saat ini Indana sedang mengembangkan produk-produk ramah lingkungan yang berbasis air.

”Target kami, tahun depan kami bisa masuk sepuluh besar jajaran perusahaan cat besar di Indonesia,” ujarnya. (zul/c11/sof/jpnn)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Generasi Millennial Gairahkan Koperasi
Generasi Millennial Gairahkan Koperasi

Berita Sejenis

Industri Pengolahan Nonmigas Ditarget Tumbuh 5,67 Persen

Industri Pengolahan Nonmigas Ditarget Tumbuh 5,67 Persen

Kementrian Perindustrian menargetkan sektor pengolahan non migas tumbuh 5,67 persen pada 2018. Dengan total target investasi Rp345,4 triliun.


Ponsel Selundupan, Pukul Industri HP Nasional

Ponsel Selundupan, Pukul Industri HP Nasional

Beredarnya ponsel selundupan "memukul" industri handphone (HP) nasional. Sebab harga barang black market itu tentu lebih murah.


Pemerintah dan Swasta Harus Bersinergi

Pemerintah dan Swasta Harus Bersinergi

Saat ini pemerintah terus melakukan pengembangan kawasan skala besar seperti permukiman, industri, juga pariwisata.


Perkuat Industri Berbasis Sumber Daya Alam

Perkuat Industri Berbasis Sumber Daya Alam

Ekspor 2017 masih bisa tumbuh 9,09 persen. Namun, kinerja tersebut masih kalah apabila dibandingkan dengan negara-negara tetangga.


Kawasan Industri Strategis Suramadu Mulai Dikembangkan

Kawasan Industri Strategis Suramadu Mulai Dikembangkan

Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) bersama PT Boma Bisma Indra (Persero) sedang menyiapkan kawasan industri strategis Suramadu.


Industri Butuh Jaminan Bahan Baku

Industri Butuh Jaminan Bahan Baku

Kinerja ekspor Indonesia tengah disorot, karena relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan beberapa negara tetangga.


Pasar Modal Butuh Dukungan

Pasar Modal Butuh Dukungan

Dukungan industri teknologi finansial atau financial technology (fintech) untuk pasar modal dinilai masih kurang.


Indonesia Butuh Kawasan Industri Dirgantara

Indonesia Butuh Kawasan Industri Dirgantara

Kementrian Perindustrian mendukung Pembangunan Kawasan Industri Dirgantara.


Industri Digital Tumbuh 11 persen

Industri Digital Tumbuh 11 persen

Kementrian Perindustrian (Kemenperin) memproyeksi industri digital tumbuh di atas 11 persen per tahun. Proyeksi itu mulai terjadi edisi tahun depan.


Perekonomian 2018 Akan Lebih Baik

Perekonomian 2018 Akan Lebih Baik

Anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Benny Pasaribu optimistis prospek ekonomi Indonesia tahun 2018 akan lebih baik dari pada tahun 2017.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!