Ekonomi
Share this on:

Ini Strategi Pemerintah supaya Neraca Dagangnya Surplus

  • Ini Strategi Pemerintah supaya Neraca Dagangnya Surplus
  • Ini Strategi Pemerintah supaya Neraca Dagangnya Surplus

JAKARTA - Neraca perdagangan Indonesia di bulan Januari 2019 menunjukkan defisit hingga 1,16 miliar dolar AS. Terpuruknya neraca dagang ini karena pemerintah belum maksimal menggarap sektor ekspor.

Karenanya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menekankan pentingnya ekspor, dan menyiapkan serta menempuh sejumlah strategi jitu. Inilah yang sedang dilakukan pemerintah untuk mendorong ekspor tumbuh tinggi, sehingga bisa mengatasi persoalan neraca dagang.

Pertama, papar dia, pembangunan infrastruktur akan terus berlanjut. "Infrastruktur menjadi kunci mendukung program pemerintah dalam memenuhi kesejahteraan sosial, termasuk kegiatan perdagangan, ekspor-impor, dan lainnya berjalan lancar," ujar Darmin di Jakarta, Rabu (17/4) kemarin.

Kedua, tambahnya lagi, pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program pendidikan dan vokasi. Program ini untuk menyiapkan SDM yang dapat bersaing di era Industri 4.0. "Selain itu kita juga sedang mempercepat reformasi agraria dan macam-macam," ucap Darmin.

Darmin mengungkapnkan tentunya kebijakan-kebijakan jangka menengah yang pemerintah susun akan terus berlanjut seperti tax holiday, oline single submission (OSS), dan lain-lain. Ketiga, beber Darmin, pemerintah akan mengoptimalkan barang-barang ekspor, misalkan diolah kembali agar bernilai tambah.

Terakhir, pemerintah membuat daftar pasar tujuan ekspor. Jadi akan jelas barang apa saja yang diekspor. "Nah yang kita coba usahakan mengidentifikasi barangnya yang mau diekspor. Jadi tidak bisa main abstrak-abstrak sekarang ini. (Harus jelas) barang persisnya apa? Kita sudah buat listnya," tutur Darmin.

Sejumlah strategi yang dilakukan pemerintah diakui Darmin memang tidak langsung dirasakan, tapi akan dirasakan beberapa tahun ke depan. "Dampaknya bukan sekarang, ya mungkin dua atau tiga tahun lagi," kata Darmin.

Sementara peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda mengatakan, untuk menjaga neraca dagang tetap surplus pemerintah harus menggenjot ekspor dan menjaga impor tetap terkendali. "Salah satu yang paling diharapkan adalah program B20 yang rencananyaakan ditingkatkan kembali," ujar Huda kepada Fajar Indonesia Network (FIN).

Dia melanjutkan, bahwa Impor migas memang menjadi salah satu penyumbang defisit perdagangan terbesar. Nilai Huda, jika impor migas dapat dikurangi dengan program penggunaan Crude Palm Oil (CPO) sebagai bahan bakar kendaraan ataupun industri, maka neraca perdagangan akan terkendali.

"Selain itu, impor barang mentah dan barang setengah jadi perlu diawasi agar tidak merembes ke impor barang konsumsi," pungkas Huda. (din/zul/fin)


Berita Sejenis

Amerika Bikin Surplus, Tiongkok Buat Defisit

Amerika Bikin Surplus, Tiongkok Buat Defisit

Kementerian Perdagangan mencatat terjadi defisit neraca ekspor dan impor April 2019 menunjukkan defisit cukup tinggi sebesar USD 2,5 miliar.


Pemerintah Stop Impor Minyak Mentah

Pemerintah Stop Impor Minyak Mentah

Untuk mendongkrak neraca perdagangan migas, pemerintah berencana akan menghentikan impor minyak mentah.


Pemerintah targetkan Swasembada Bawang Putih 2021

Pemerintah targetkan Swasembada Bawang Putih 2021

Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan swasembada bawang putih akan terjadi pada tahun 2021.


Pemerintah Salah Urus Bawang Putih

Pemerintah Salah Urus Bawang Putih

Kebijakan pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) untuk membenahi persoalan bawang putih selama ini dinilai belum terlihat hasilnya.


Pemerintah Dianggap Belum Mampu Kelola Utang

Pemerintah Dianggap Belum Mampu Kelola Utang

Utang Luar Negeri Indonesia (ULNI) pada kuartal I sebesar 387,6 miliar dolar AS atau setara Rp5.542,6 triliun.


Vo;ume Impor BBM Picu Defisit Migas

Vo;ume Impor BBM Picu Defisit Migas

Defisit neraca perdagangan pada kuartal I 2019, utamanya disebabkan defisit migas sebesar 2,76 miliar dolar AS.


Bandel Tak Turunkan Tarif, Izin Maskapai Bisa Dicabut

Bandel Tak Turunkan Tarif, Izin Maskapai Bisa Dicabut

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan warning kepada maskapai penerbangan jika sampai, Jumat (17/5) hari ini, tidak menurunkan tarif batas atas (TBA).


Utang Negara Bengkak Jadi Rp4.528 Triliun

Utang Negara Bengkak Jadi Rp4.528 Triliun

Akumulasi utang pemerintah mengalami kenaikan sebesar Rp4.528 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp4.180 triliun.


Tiket Kereta Lebaran Sudah Terjual 59 Persen

Tiket Kereta Lebaran Sudah Terjual 59 Persen

Tiga Minggu menjelang Lebaran 2019, tiket kereta yang sudah terjual sejauh ini mencapai 59 persen.


Defisit April Lalu Paling Buruk di Indonesia

Defisit April Lalu Paling Buruk di Indonesia

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis neraca perdagangan sepanjang bulan April 2019 defisit sebesar 2,5 miliar dolar AS.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!