Ekonomi
Share this on:

Insiden Pemadaman, PLN Wajib Dievaluasi

  • Insiden Pemadaman, PLN Wajib Dievaluasi
  • Insiden Pemadaman, PLN Wajib Dievaluasi

JAKARTA - Insiden pemadaman listrik massal yang terjadi pada 4-5 Agustus 2019 menjadi bahan evaluasi bagi PT PLN (Persero). Hal itu agar tidak terulang kembali.

Apalagi pemadaman listrik total tidak hanya terjadi sekali. Tetapi telah tiga kali terjadi. Pertama di 2019. Kemudian di tahun 1997, yakni terjadi blackout Jawa-Bali. Kemudian, September 2018 di Grati area Paito akibat tegangan ekstra tinggi.

Dalam masalah ini, Koordinator Advokasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI Rizal E. Halim mendesak internal PLN melakukan evaluasi secara menyeluruh.

"Listrik merupakan komoditas strategis, vital dan menyangkut hajat hidup orang banyak. Jadi harus dikelola dengan sebaik-baiknya," ujar Rizal di Depok, Jawa Barat, kemarin (7/8).

Dia mengingatkan, PLN tidak hanya sekadar mengganti kompensasi kepada 22 juta pelanggan yang terdampak mati listrik. Namun juga hal lain, seperti perasaan nyaman, keselamatan, dan ketenangan.

"Hal ini sesuai amanat pasal 4-5 dalam UU 8/1999," kata dia.

Dia menyoroti ada empat pemulihan hak terhadap 22 juta konsumen yang terkena pemadaman listrik massal.

Pertama, pemulihan hak konsumen di luar dana kompensasi sesuai Permen ESDM 27/2017.

Kedua, PLN harus mengidentifikasi kelompok konsumen yang terkena dampak pemadaman listrik seperti mencatat keluhannya, menganalisis dan merespon dengan bijak.

Ketiga, tidak membuat bingung masyarakat dengan pernyataan-pernyataan teknis yang tanpa penjelasan yang dimengerti masyarakat.

Keempat, cepat memberikan respon kepada masyarakat.

Analis Institute For Energy Economics and Financial Analysis (IEEFA) Erlika Hamdi mengatakan, peristiwa blackout yang terus berulang karena tidak adanya pihak yang melakukan audit terhadap PLN.

"Selama ini yang mengaudit dan meregulate PLN? Nggak ada, kalau migas kan ada SKK Migas," kata Erlika, di Jakarta, kemarin (7/8).

Saran dia, PLN harus dilakukan dari hulu hingga hilir alias secara menyeluruh mulai dari perencanaan hingga penyaluran listrik ke pengguna.

"Audit perlu dilakukan secara menyeluruh sistematis dari atas sampai bawah, seperti dari perencanaan, operasional hingga ke keuangan," ucap dia.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan, blackout terjadi bukan hanya disebabkan oleh satu faktor saja seperti disebut-sebut pohon sengon, tetapi banyak faktor.

"Kompleks, sistem Jawa Bali itu sangat kompleks rekan-rekan perlu pahami," kata Inten, di Jakarta, Rabu (7/8).

Inten menegaskan, pemadaman listrik yang terjadi sejabodetabek dan Pulau Jawa tidak disebabkan satu masalah saja.

"Kalau persoalan pemadaman kemarin yang meliputi tiga wilayah tadi, bukan penyebab tunggal," kata dia.

Sampai saat ini, pihaknya masih mencari penyebab sirkuit utara Ungaran-Pemalang sistem Jawa Bali 500 kilo Volt (kV) terputus, yang mengakibatkan sebagian Jawa padam. (fin/ima)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Menteri Keuangan Nilai Teror Tak Pengaruhi Ekonomi Indonesia

Menteri Keuangan Nilai Teror Tak Pengaruhi Ekonomi Indonesia

Sejumlah ekonom sebagian besar menyebutkan insiden penusukan terhadap Menko Polhukam, Wiranto, bakal memengaruhi perekonomian di Indonesia.Sejumlah ekonom sebag


Kabar Gembira Nih! Kompensasi PLN Sudah Cair

Kabar Gembira Nih! Kompensasi PLN Sudah Cair

PLN menyatakan telah memberikan kompensasi kepada pelanggannya terkait insiden padamnya listrik massal atau blackout


PLN Tingkatkan Laba Lewat Program Tambah Daya

PLN Tingkatkan Laba Lewat Program Tambah Daya

Untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis dan laba, PT PLN (Persero) meminta masyarakat agar memanfaatkan program tambah daya.


Promo Gebyar Kemerdekaan 2019, Cara Mudah Tambah Daya Listrik

Promo Gebyar Kemerdekaan 2019, Cara Mudah Tambah Daya Listrik

Merayakan hari kemerdekaan Indonesia ke-74, PLN memberikan kado istimewa bagi pelanggan dan calon pelanggan di seluruh Indonesia


Antisipasi Blackout, PLN Bakal Tanam Kabel Listrik Bawah Laut

Antisipasi Blackout, PLN Bakal Tanam Kabel Listrik Bawah Laut

Untuk antisipasi insiden blackout listrik yang terjadi separuh di Pulau Jawa dan se Jabodetabek pada 4-5 Agustus 2019 lalu, PT PLN (Persero)


Tim Independen PLN Belum Temukan Penyebab Blackout

Tim Independen PLN Belum Temukan Penyebab Blackout

Seminggu sudah berlalu insiden mati listrik massal alias blackout.


Mati Listrik Massal Rontokkan Pendapatan Ojol Hingga 50 Persen

Mati Listrik Massal Rontokkan Pendapatan Ojol Hingga 50 Persen

Pemadaman listrik secara massal yang terjadi di Pulau Jawa dan sejabodetabek bukan hanya dikeluhkan oleh para pelaku usaha besar ataupun UMKM


PLN Gelontorkan Kompensasi Rp865 Miliar

PLN Gelontorkan Kompensasi Rp865 Miliar

PT PLN (Persero) bertanggungjawab atas pemadaman massal di Banten, Jakarta, dan Jawa Barat pada Minggu (4/8).


Listrik Padam, Pelaku Usaha Desak Bos PLN Dicopot

Listrik Padam, Pelaku Usaha Desak Bos PLN Dicopot

Himpunan Pengusaha Muda Muda Indonesia (HIPMI) mendesak kedua menteri terkait yang mengurusi listrik dan PLN, serta direksi PT PLN dicopot.


Listrik Padam 10 Jam, PLN Rugi Rp90 Miliar Lebih Loh

Listrik Padam 10 Jam, PLN Rugi Rp90 Miliar Lebih Loh

PT PLN mengkalkulasi kerugian awal dari peristiwa blackout atau listrik padam di daerah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten, Minggu (4/8).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!