Ekonomi
Share this on:

Investor Panen Hasil Investasi

  • Investor Panen Hasil Investasi
  • Investor Panen Hasil Investasi

JAKARTA - Otoritas pasar modal mengklaim investor tengah menikmati 'panen' hasil inveatasi. Modal yang ditanam edisi 2015-2016 lalu, tahun ini diprediksi menuai untung jumbo.

"Tahun ini saatnya panen menyusul pertumbuhan ekonomi positif,” tutur Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio, di Jakarta, kemarin.

Tidak hanya itu bilang Tito, kinerja positif emiten menambah keuntungan berinvestasi di pasar modal. “Ekonomi stabil, tata kelola fiskal, dan currency stabil menjadi modal sangat berharga,” imbuhnya.

Otoritas bursa tahun depan mematok kapitalisasi pasar (market cap) saham menembus rekor tertinggi hingga Rp10.000 triliun. Menanjak 43,8 persen dibanding akhir tahun lalu sebesar Rp6.952 triliun. Dipengujung 2019 porsi kapitalisasi pasar bursa diharap mencapai 64 persen dari produk domestic bruto (gross domestic product/GDP) Indonesia.

Tahun 2016, kapitalisasi pasar terhadap GDP mencapai 47 persen yaitu USD434 miliar. Lalu, pada 2017 nilai naik 50 persen menjadi USD 502 miliar terhadap GDP USD 1.011 miliar.

“Jadi, indonesia masih ketinggalan di banding Thailand dan Singapura kapitalisasi pasarnya telah melewati 100 persen dari GDP,” tukas Tito. (far/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Bulog Tunggu Instruksi Pemerintah
Bulog Tunggu Instruksi Pemerintah

Berita Sejenis

Aktif Gaet Investor Pemula

Aktif Gaet Investor Pemula

Bursa Efek Indonesia (BEI) berusaha menggaet lebih banyak investor pemula. Salah satu upayanya, menggandeng berbagai komunitas.


Dorong Investor Aktif Transaksi

Dorong Investor Aktif Transaksi

Jumlah investor yang aktif bertransaksi di lantai bursa masih rendah.


Target Pertumbuhan Lebih Rendah

Target Pertumbuhan Lebih Rendah

Pemerintah menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi 5,3 persen dalam RAPBN 2019 masuk akal. Pertumbuhan tersebut akan bersumber dari konsumsi dan investasi.


Indonesia-Korsel Sepakati Tambah Nilai Investasi

Indonesia-Korsel Sepakati Tambah Nilai Investasi

Realisasi kerja sama ASEAN Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) bakal dipercepat.


Rupiah Terpuruk, Investasi Melambat

Rupiah Terpuruk, Investasi Melambat

Gejolak nilai tukar membuat realisasi investasi tumbuh melambat.


Peraturan Panel Surya Atap Hambat Investasi

Peraturan Panel Surya Atap Hambat Investasi

Kementerian ESDM berencana mengeluarkan aturan tentang penggunaan panel surya atap (solar rooftop).


Dorong Porsi Investor Lokal Suntik Start-up

Dorong Porsi Investor Lokal Suntik Start-up

Porsi investor lokal belum cukup signifikan menyuntikkan dana ke perusahaan rintisan (start-up).


Tawarkan Investasi Infrastruktur ke Tiongkok

Tawarkan Investasi Infrastruktur ke Tiongkok

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menawarkan investasi berskema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) kepada calon investor di Tiongkok.


Pemerintah Ingin Tarik Lebih Banyak Investor Jepang

Pemerintah Ingin Tarik Lebih Banyak Investor Jepang

Tren investasi Jepang ke Indonesia menunjukkan perlambatan dalam kurun tiga tahun terakhir.


Izin Online Mayoritas Sektor Perdagangan

Izin Online Mayoritas Sektor Perdagangan

Kian banyak calon investor yang memanfaatkan fasilitas online single submission (OSS).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!