Ekonomi
Share this on:

Izin Online Mayoritas Sektor Perdagangan

  • Izin Online Mayoritas Sektor Perdagangan
  • Izin Online Mayoritas Sektor Perdagangan

JAKARTA - Kian banyak calon investor yang memanfaatkan fasilitas online single submission (OSS). Sejak diluncurkan pada 9 Juli 2018 hingga kemarin (9/8), sebanyak 7.004 investor mengantongi izin usaha lewat OSS.

Total registrasi melalui OSS tercatat 30.505. Di antara jumlah tersebut, ada 12.290 investor yang sudah mendapatkan nomor induk berusaha (NIB). OSS melayani penerbitan dan pelaksanaan perizinan berusaha, reformasi perizinan berusaha per sektor, insentif dan disinsentif usaha, serta penyelesaian permasalahan dan hambatan berusaha.

Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso menyatakan, pemerintah melayani masyarakat yang ingin memanfaatkan OSS, bahkan pada Sabtu dan Minggu. ’’Kami terus membuka layanan ini karena minat masyarakat sangat tinggi,’’ katanya saat diskusi bersama wartawan kemarin.

Dari calon investor yang memanfaatkan OSS, sebanyak 71 persen atau 5.063 perusahaan merupakan penanaman modal dalam negeri (PMDN). Sisanya, 2.031 perusahaan atau 29 persen, adalah penanaman modal asing (PMA). Mayoritas izin usaha yang diterbitkan ditujukan untuk sektor perdagangan sebanyak 3.410 izin. Kemudian, 2.012 izin diterbitkan untuk sektor perindustrian dan 552 izin untuk sektor pertanian.

Korporasi, koperasi, dan firma yang mengajukan izin mencapai 5.267 badan atau 73 persen dari total pengajuan. Investor perseorangan tercatat 1.827 orang atau 25 persen dari total pengajuan. Sisanya, 2 persen, merupakan perwakilan investor asing di Indonesia. Pelaku usaha besar atau non-UMKM mendominasi pelayanan OSS, yakni 67 persen. Adapun pelaku UMKM, porsinya hanya 33 persen.

Pemerintah saat ini masih memperbaiki teknis penyelenggaraan OSS. Sebab, masih banyak pemda yang belum terkoneksi dengan OSS. Selain itu, informasi tentang OSS masih kurang detail sehingga banyak calon investor yang datang ke kantor Kemenko Perekonomian untuk meminta informasi setiap hari.

’’Kebanyakan yang datang bukan untuk daftar. Mereka sudah daftar dan bawa laptop sendiri ke sini. Cuma, kebanyakan masih bingung. Makanya, mereka datang ke layanan konsultasi,’’ ujarnya.

Dia menjelaskan, antrean OSS di Kemenko Perekonomian dibatasi dari 600 menjadi 300 per hari. Namun, informasi mengenai OSS di website dan media akan terus diperbanyak agar calon investor memahami tanpa harus datang berkonsultasi. (rin/c14/oki/jpg)

Berita Sebelumnya

Produksi Seret, Revisi UU Mendesak
Produksi Seret, Revisi UU Mendesak

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Properti-Pariwisata Dongkrak Ekonomi Daerah

Properti-Pariwisata Dongkrak Ekonomi Daerah

Sinergi antara sektor properti dan pariwisata dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah.


Depresiasi Kurs Pacu Ekspor

Depresiasi Kurs Pacu Ekspor

Tidak semua sektor ekonomi terpukul koreksi rupiah terhadap dolar AS. Industri mebel tanah air justru mendapat angin segar dari depresiasi kurs.


Kebijakan Pemerintah Tepat

Kebijakan Pemerintah Tepat

Pakar perdagangan internasional Shanti Ramchand Shamdasani menilai langkah pemerintah Indonesia sudah tepat dalam mengambil kebijakan ekonomi makro.


Kurangi Defisit, Andalkan Pariwisata

Kurangi Defisit, Andalkan Pariwisata

Sektor pariwisata bakal lebih dioptimalkan untuk menurunkan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD).


Turuti WTO, RI Ubah 4 UU

Turuti WTO, RI Ubah 4 UU

Indonesia harus mengubah empat undang-undang (UU) demi memenuhi keputusan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).


Impor Melonjak, Neraca Defisit

Impor Melonjak, Neraca Defisit

Impor yang meningkat tajam kembali membuat neraca perdagangan Indonesia defisit. Pada Juli 2018, neraca perdagangan mengalami defisit USD 2,03 miliar.


Insentif SVLK Cukup di Sektor Hulu

Insentif SVLK Cukup di Sektor Hulu

Pemerintah akan menyubsidi biaya sistem verifikasi legal kayu (SVLK) bagi pengusaha industri kecil dan menengah (IKM).


Pemerintah Akan Permudah Izin Lain bagi Investor

Pemerintah Akan Permudah Izin Lain bagi Investor

Pemerintah akan mempertimbangkan untuk mempertajam kebijakan perizinan online terpadu atau online single submission (OSS).


Realisasi KPR di Jatim Tumbuh

Realisasi KPR di Jatim Tumbuh

Kinerja sektor properti di Jatim pada triwulan kedua tahun ini relatif baik.


Mayoritas Kartu Kredit untuk E-Commerce

Mayoritas Kartu Kredit untuk E-Commerce

Industri kartu kredit mengalami masa fluktuatif.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!