Ekonomi
Share this on:

Jatim Pasar Potensial Asuransi

  • Jatim Pasar Potensial Asuransi
  • Jatim Pasar Potensial Asuransi

SURABAYA - Capaian pertumbuhan ekonomi yang positif menjadikan Jawa Timur sebagai tujuan ekspansi. Misalnya, PT AXA Financial Indonesia (AFI) yang membuka kantor cabang ke-59 di Surabaya. Kantor itu merupakan kantor cabang keenam di Surabaya, lebih banyak daripada Jakarta yang hanya memiliki empat kantor.

Direktur AFI Nina Ong mengungkapkan, Surabaya telah menjadi gerbang utama Provinsi Jatim yang merupakan titik strategis bagi pertumbuhan AFI. ”Kami optimistis pertumbuhan bisnis kami di Jatim sejalan dengan pertumbuhan ekonominya,” katanya.

Pada kuartal II 2017, pertumbuhan ekonomi di Jatim sebesar 5,03 persen. Angka tersebut lebih tinggi daripada capaian pertumbuhan nasional, yakni 5,01 persen.

Sementara itu, CEO AFI Budi Tampubolon menambahkan, Surabaya menjadi sumber pendapatan terbesar kedua setelah Jakarta. Hingga kini, kontribusi Jatim terhadap total pendapatan premi AFI mencapai 21 persen. Dari angka tersebut, kota-kota di luar Surabaya menyumbang kontribusi antara lima sampai delapan persen.

Budi menuturkan, pihaknya bakal terus berekspansi di Jatim karena potensinya yang sangat besar. ”Surabaya saja memiliki enam kantor cabang. Kami juga ingin kota-kota lain di Jatim memiliki banyak kantor cabang,” tandasnya.

Saat ini AFI memiliki 12 kantor cabang dengan nasabah sekitar 65 ribu orang di Jatim. Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, AFI didukung 14 ribu agen dan tenaga pemasar berserifikat.

Selain membuka kantor cabang baru di Surabaya, pada kesempatan yang sama, AFI memberikan bantuan berupa perlindungan asuransi jiwa kepada pejuang Korps Cacat Veteran Republik Indonesia (KCVRI) Surabaya dan keluarganya. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk asuransi jiwa, bantuan dana, dan paket sembilan bahan pokok (sembako) kepada 22 pejuang dan keluarga KCVRI Surabaya.

”Ini adalah sebuah kehormatan bagi kami bisa memberikan perlindungan jiwa kepada para mantan pejuang bangsa Indonesia,” kata Budi. (pus/c25/fal/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Holding Migas Belum Mendesak
Holding Migas Belum Mendesak

Berita Sejenis

Realisasi KPR di Jatim Tumbuh

Realisasi KPR di Jatim Tumbuh

Kinerja sektor properti di Jatim pada triwulan kedua tahun ini relatif baik.


Serap Gula Petani, Siapkan Rp 685 Miliar

Serap Gula Petani, Siapkan Rp 685 Miliar

Bulog Divre Jatim menyiapkan dana untuk menyerap gula petani. Salah satunya, di lingkungan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X.


Dorong Penyebaran Pasar Ekspor Produk Perikanan

Dorong Penyebaran Pasar Ekspor Produk Perikanan

Persentase ekspor produk perikanan ke AS dinilai terlalu besar. Padahal, potensi di berbagai negara lain masih terbuka lebar.


Tekanan terhadap Rupiah Mulai Reda

Tekanan terhadap Rupiah Mulai Reda

Di pasar uang, tekanan terhadap rupiah mulai reda.


Bank Nusumma Jateng Luncurkan Kegiatan “Goyang Pasar”

Bank Nusumma Jateng Luncurkan Kegiatan “Goyang Pasar”

Sejalan dengan misi pertama PT. BPR Nusumma Jateng, yaitu menjadi Bank yang dikenal dekat dengan masyarakat dikarenakan layanan inovatif


Permintaan Mulai Turun, Ada Jumping Kapasitas

Permintaan Mulai Turun, Ada Jumping Kapasitas

Produksi semen di Indonesia menunjukkan angka surplus jika dibandingkan dengan kebutuhan di pasar domestik.


Targetkan Harga Telur Turun Jadi Rp21 Ribu

Targetkan Harga Telur Turun Jadi Rp21 Ribu

Pemerintah mengadakan operasi pasar untuk meredam kenaikan harga telur ayam yang belakangan semakin tak terkendali.


Berpotensi Gagal Serah Efek

Berpotensi Gagal Serah Efek

KPEI mengklaim akselerasi penyelesaian transaksi bursa dari tiga hari menjadi dua hari (T+2) potensial terjadi gagal serah dan gagal bayar.


Pengusahs Sawit Mulai Bidik Pasar Alternatif

Pengusahs Sawit Mulai Bidik Pasar Alternatif

Kebijakan bea masuk tinggi dari sejumlah mitra dagang dinilai menjadi biang kerok jatuhnya ekspor minyak sawit mentah (CPO) Indonesia.


Film Indonesia Tembus Pasar Internasional

Film Indonesia Tembus Pasar Internasional

PT MD Pictures siap go international. Rencananya, production house itu berekspansi ke pasar film Tiongkok, Korea Selatan, dan Hollywood di AS.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!